everpro

Aktuaria Adalah: Penjelasan Arti, Fungsi, Hingga Tugasnya

aktuaria

Aktuaria adalah suatu cabang ilmu yang cukup asing untuk sebagian lalu apakah itu? Simak penjelasan tentang Aktuaria selengkapnya disini.

Setiap profesi pasti memiliki cabang ilmu yang menjadi dasar untuk menjalankan pekerjaan tersebut. Seperti misalnya seorang Akuntan, maka mempelajari ilmu Akuntansi.

Begitupun dengan Aktuaris yang untuk bisa menjadi profesi ini perlu menguasai ilmu Aktuaria. Seiring dengan dinamika sosial, ekonomi, serta regulasi di Indonesia, peran Aktuaris diperlukan untuk pengelolaan risiko dari Sistem Jaminan Sosial.

Namun, sayangnya saat ini Indonesia hanya memiliki 536 Aktuaris. Padahal negeri ini membutuhkan setidaknya 3000 Aktuaris.

Salah satu alasannya adalah masih banyak yang belum paham dan ingin mendalami tentang Aktuaria. 

Melalui artikel ini akan dibahas mengenai apa itu Aktuaria hingga prospek gaji seorang Aktuaris. Jadi, baca sampai selesai ya!

Baca juga: Ice Breaking Adalah: Arti, Manfaat, dan Contoh Permainan Seru

Pengertian Aktuaria Adalah?

aktuaria
Sumber: pexels.com

Aktuaria adalah suatu ilmu yang mengaplikasikan metode matematika serta statistika untuk mengukur risiko dalam asuransi, produk keuangan, dan industri serta profesi lainnya.

Jadi secara umum, ilmu Aktuaria adalah dengan menerapkan matematika guna menafsirkan hal-hal yang tidak pasti. Sedangkan Aktuaris adalah profesi dari seseorang yang bergerak di bidang ini. 

Everpro

Pada awalnya, ilmu Aktuaria menerapkan beberapa model deterministik dengan alat bantu berupa premi dan tabel-tabel. 

Kemudian pada tahun 1980, ilmu ini mengalami revolusi dengan semakin cepatnya perkembangan komputer, serta menggabungkan penggunaan model stokastik dengan teori keuangan modern.

Agar dapat menilai risiko yang berhubungan dengan kondisi finansial seseorang, seorang aktuaris akan menggunakan berbagai metode pengukuran. 

Beberapa metode pengukuran banyak perusahaan asuransi gunakan adalah seperti Morbidity Table, Annuity Table, Mortality Table, serta berbagai model statistika lainnya.

Apa Itu Aktuaria Berdasarkan Fungsinya di Industri Asuransi?

aktuaria adalah
Sumber: pexels.com

Fungsi utama dari Aktuaria adalah untuk menerjemahkan risiko, menilai risiko, menaksir, serta memperhitungkan kemungkinan terjadinya risiko. Jadi, dalam proses aktuaria perlu melakukan beberapa hal, seperti berikut ini:

  1. Harus memastikan nasabahnya membayar premi yang sepadan dengan risikonya.
  2. Harus memastikan bahwa premi yang terkumpul telah cukup untuk membayar klaim yang nantinya akan terjadi dan mampu menutupi berbagai biaya operasional perusahaan.
  3. Perlu memastikan premi yang terkumpul memiliki nilai wajar dan kompetitif.

Melansir informasi dari Macquarie University Sydney, Australia (CRICOS Provider Code 00002 J), aktuaria adalah sebuah proses yang berkaitan dengan investasi.

Seringkali, Aktuaria dikaitkan dengan investasi dan valuasi aset, manajemen risiko, asuransi, serta dana pensiun. 

Hal ini karena tugas utama dari seorang aktuaris yaitu melakukan perhitungan rinci terkait berbagai risiko keuangan yang mungkin terjadi dari suatu aktivitas ekonomi.

Jadi, aktuaris bukan merupakan sesuatu yang mistis terkait cara kerja menafsir dan meramalkannya. Karena aktuaris meramal dengan menggunakan pendekatan yang sistematis dan statistik, serta pertanggungjawabannya dapat diakui dengan risiko dan angka.

Perhitungan Risiko Aktuaria

aktuaria
Sumber: pexels.com

Risiko adalah sebuah dampak atau konsekuensi tidak baik atau buruk dari proses yang sedang berlangsung, dan kemungkinan akan terjadi di waktu mendatang.

Karena bisnis asuransi dan keuangan adalah suatu bisnis yang berorientasi pada profit, maka risiko di industri ini adalah setiap hal yang dapat membuat perusahaan mengalami kerugian.

Maka dari itu, dalam dunia asuransi risiko sering berkaitan dengan kondisi yang dialami oleh objek asuransi.

Sedangkan dalam industri perbankan, risiko tersebut berkaitan dengan kemungkinan terjadinya kredit macet dari pihak debitur. 

Karena suatu risiko bersifat belum pasti atau uncertain, maka industri asuransi juga keuangan mempunyai seorang yang ahli dalam perhitungan risiko yang dapat terjadi dengan menghitungnya secara ilmiah melalui berbagai perhitungan matematis.

Di Indonesia, industri asuransi telah banyak menggunakan jasa profesi aktuaris. Namun, terdapat juga beberapa yang bekerja pada dana pensiun sebagai konsultan di bidang asuransi.

Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 426/KMK.06/2003 Bab III Pasal 16, menjelaskan bahwa perusahaan asuransi jiwa wajib mengangkat seorang aktuaris sebagai aktuaris perusahaan yang telah memiliki klasifikasi mumpuni.

Serta aktuaris tersebut telah menjadi anggota dalam Persatuan Aktuaris Indonesia atau asosiasi yang sejenis lainnya dan terdaftar secara penuh sebagai anggota International Association of Actuaries.

Tugas Seorang Aktuaris

tugas aktuaris
Sumber: pexels.com

Dalam pembahasan fungsi aktuaris, telah menyebutkan tugas seorang aktuaris yaitu membuat dan menetapkan suatu harga produk asuransi dengan menggunakan tingkatan investasi, mortalita, morbidita, klasifikasi risiko, skala biaya, dan penjualan.

Selain itu, aktuaris juga perlu membuat estimasi risiko yang akan menjamin kesehatan keuangan serta memasukkan kewajiban perusahaan yang telah cukup.

Tak hanya itu, mereka juga perlu membuat forecast dan analisa teknis perkembangan perusahaan. Seperti membuat analisis kemampuan memenuhi pemasukan dan kewajiban, meninjau ulang kemampuan tingkatan investasi, mortalita, dan morbidita.

Kemudian aktuaris juga perlu meninjau ulang risiko yang ada dengan kewajarannya, kemampuan dan kewajaran berbagai biaya, serta review harga dari penjualan dengan volume penjualan.

Gaji Aktuaris

gaji aktuaris
Sumber: pexels.com

Saat ini aktuaris masih menjadi profesi yang cukup langka di Indonesia. Oleh karena itu, ketersediaan aktuaris masih sedikit sedangkan kebutuhannya terus meningkat.

Maka tak heran jika profesi aktuaris memiliki gaji yang cukup tinggi, dengan tahapan seperti berikut ini:

  1. Karis seorang aktuaris bermula dengan menjadi Actuarial Analyst, gaji di tahap ini yaitu mulai dari Rp 4 juta hingga Rp 7 juta per bulannya.
  2. Jika sudah lulus 5 ujian sertifikasi, maka seorang Actuarial Analyst akan meningkat menjadi Associate yang telah memenuhi ASAI (Associate Societies Actuary Indonesia), gaji pada profesi ini adalah Rp 10 juta hingga Rp 25 juta setiap bulannya.
  3. Kemudian seorang Associate nantinya akan naik tingkat menjadi Manager Actuary, yang akan memperoleh gaji sekitar Rp 38 juta per bulan.
  4. Selanjutnya akan menjadi Fellow ke posisi Appointed Actuary, yang nantinya akan mendapatkan gelarnya dari Fellow Societies Actuary Indonesia. Pada tahap ini gaji seorang aktuaris adalah Rp 50 juta per bulan.
  5. Kemudian akan naik level lagi menjadi Chief Actuary dengan gaji yang akan setara dengan gaji direktur di perusahaan besar.

Baca juga: Cashback Adalah: Arti, Keuntungan, dan Perbedaan dari Diskon

Cara Menjadi Aktuaris

aktuaria
Sumber: pexels.com

Karena kebutuhan yang besar dan minimnya ketersediaan orang yang ahli di profesi ini, maka tak heran jika gaji seorang aktuaris cukup tinggi. Hal tersebut juga dapat menjadi peluang untuk anda berkarir di profesi ini.

Kini beberapa universitas di Indonesia telah menyediakan jurusan aktuaria untuk tingkat strata, salah satunya ada di Universitas Indonesia. Di beberapa universitas lainnya, aktuaria menjadi satu dengan ilmu matematika dan statistika.

Untuk dapat menjadi seorang aktuaris, terdapat persyaratan untuk lulus ujian pada kuliah yang disyaratkan oleh IAI atau Ikatan Aktuaris Indonesia.

Beberapa tahapan ujian dalam ilmu aktuaria meliputi dasar ilmu akuntansi, teori ekonomi, probabilitas dan statistik, matematika asuransi, asuransi jiwa, dan sebagainya.

Demikian penjelasan mengenai Aktuaria mulai dari pengertian, fungsi, tugas seorang aktuaris, gaji, hingga cara menjadi seorang aktuaris.

Semoga informasi dari artikel ini bermanfaat untuk anda. Simak juga berbagai artikel informatif lainnya hanya dari Evepro!

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Telegram
Artikel Terkait