everpro

Biaya Marginal Adalah: Definisi, Rumus dan Cara Menghitungnya

biaya marginal adalah

Biaya marginal adalah faktor yang penting dalam proses produksi barang. Apakah itu? Simak pengertian hingga rumus biaya marginal berikut ini.

Hampir semua hal dalam proses menjalankan bisnis memiliki biaya. Baik itu berupa waktu, uang, usaha, dan lainnya yang merupakan harga untuk membuat atau menjalankan proses tertentu.

Salah satu yang perlu perusahaan perhatikan adalah biaya marjinal yang merupakan aspek penting pada proses produksi. Pihak perusahaan tentu perlu mengetahui biaya dalam satu siklus produksi dengan baik.

Misalnya, saat menetapkan batas produksi, namun perlu memproduksi lebih dari ketetapan artinya muncul marginal cost

Baca ulasan artikel ini lebih lanjut untuk memahami apa itu biaya marginal.

Pengertian Biaya Marginal

biaya marginal adalah
Sumber: pexels.com

Biaya marginal adalah peningkatan biaya total yang berasal dari produksi satu unit output. Contohnya, perusahaan biasa memproduksi 1.000 unit, kemudian ada biaya tambahan untuk meningkatkan output menjadi 1.001, maka biaya tambahan tersebut adalah biaya marginal.

Jadi, biaya marginal adalah biaya tambahan yang pihak perusahaan keluarkan untuk membuat setiap unit tambahan dari produk yang mampu dihasilkan perusahaan.

Cara menghitung biaya marjinal bisa memperolehnya dari biaya produksi tetap maupun biaya variabel. Biaya produksi variabel pasti akan masuk pada perhitungan biaya marjinal.

Sedangkan biaya tetap hanya akan masuk perhitungan jika perlu membuat produk tambahan.

Everpro

Sebagai contoh, suatu perusahaan menghabiskan biaya produksi sebesar Rp 1 juta untuk memproduksi 5 tas. Untuk membuat 10 tas, memerlukan biaya tambahan sebesar Rp 100 ribu. Maka, biaya marjinal dari produksi tas tersebut adalah Rp 100 ribu.

Baca juga: GNP Adalah: Pengertian, Rumus, dan Perbedaannya dari GDP

Fungsi Perhitungan Biaya Marjinal

fungsi marjinal cost
Sumber: pexels.com

Fungsi utama dari melakukan analisis biaya marjinal adalah untuk menentukan dari titik mana perusahaan mampu mencapai skala ekonomi. Skala ekonomi itu sendiri merupakan nilai keuntungan yang perusahaan dapatkan saat produksi lebih efisien.

Dengan memaksimalkan efisiensi biaya produk, dapat memaksimalkan sistem operasional secara menyeluruh. Untuk menghitung biaya marjinal, tentukan tentukan biaya tetap serta biaya variabel dari suatu produksi.

Komponen Biaya Marjinal

komponen marjinal cost
Sumber: pexels.com

Cara menghitung biaya marginal adalah dengan menentukan biaya tetap dan biaya variabel yang merupakan komponennya. 

Biaya tetap merupakan biaya yang tidak akan berubah meski ada peningkatan maupun penurunan produksi. Sementara itu, biaya variabel memiliki kondisi yang sebaliknya.

Fixed Cost

Fixed cost atau biaya tetap adalah suatu biaya yang konstan berapapun pengeluaran produksi lainnya dan ada atau tidaknya hasil output. Biaya yang termasuk pada biaya tetap meliputi biaya gaji, sewa, asuransi, serta perlengkapan kantor.

Variable Cost

Variable cost atau biaya variabel merupakan biaya yang tergantung dari hasil produksi dan merupakan jumlah tetap per unit yang perusahaan akan produksi.

Ketika volume produksi dan output meningkat, maka biaya variabel juga akan meningkat. Contohnya seperti komisi penjualan, bahan baku, dan lainnya.

Rumus Biaya Marginal 

biaya marginal adalah
Sumber: pexels.com

Setelah memahami pengertian biaya marjinal, yang merupakan biaya tambahan dari peningkatan produksi, maka penting untuk mengetahui rumus cara menghitungnya.

Berikut adalah rumus biaya marginal:

Biaya Marjinal = (Perubahan Biaya) / (Perubahan Kuantitas)
  • Perubahan Biaya

Perubahan biaya adalah meningkat atau menurunnya biaya produksi dari setiap tingkat produksi selama kurun waktu tertentu.

Khususnya, jika ada kebutuhan untuk memproduksi lebih sedikit atau lebih banyak. Jika terdapat perekrutan pekerja, peningkatan biaya bahan baku, pasti menyebabkan adanya perubahan biaya.

Jadi agar dapat mengidentifikasi adanya biaya yang berubah, caranya adalah dengan mengurangi biaya produksi yang mengalami peningkatan produksi dengan biaya produksi di gelombang sebelumnya.

  • Perubahan Kuantitas

Pada beberapa tingkatan produksi, hal yang lumrah jika jumlah produksi barang mengalami peningkatan maupun penurunan. 

Untuk mengetahui perubahan kuantitas, lakukan perhitungan pada jumlah produksi pertama yang dikurangi dengan volume output pada produksi selanjutnya.

Cara Menghitung Biaya Marginal

biaya marginal adalah
Sumber: pexels.com

Dengan memahami rumus biaya marginal maka akan memudahkan dalam proses perhitungannya. Hanya terdapat tiga langkah untuk menghitung biaya marjinal.

Berikut adalah cara menghitung biaya marginal:

  • Tentukan Perubahan Kuantitas

Langkah pertama untuk menghitung biaya marjinal adalah dengan mengetahui seluruh biaya yang dibutuhkan untuk membuat satu unit produk atau jasa yang dapat perusahaan hasilkan.

Biaya tetap wajib sama pada seluruh analisis biaya. Oleh karena itu, langkah pertama untuk menghitung marginal cost adalah dengan menentukan di titik mana biaya tetap akan berubah nantinya.

  • Menghitung Perubahan Biaya

Setelah mengetahui perubahan kuantitas produksi, maka langkah selanjutnya adalah menghitung perubahan biaya.

Cara memperoleh perubahan biaya adalah melalui pengurangan total biaya produksi lama dengan biaya produksi baru.

Mendapatkan nilai total biaya produksi adalah dengan menjumlahkan seluruh biaya tetap dan biaya variabel. 

Biaya tetap adalah biaya yang nilainya tidak berubah selama periode tertentu, yang mencakup biaya sewa tempat, biaya alat, dan lain-lain.

Sedangkan biaya variabel, biasanya akan mengalami peningkatan seiring perubahan jumlah produksi, meliputi bahan baku, gaji karyawan, dan lainnya. Cara mendapatkan variable cost adalah melalui interval jumlah produksi.

Setelah mengetahui nilai biaya produksi tetap dan variabel, maka dapat menjumlahkannya untuk mendapatkan total biaya produksi. 

  • Membagi Perubahan Biaya dengan Perubahan Kuantitas

Biaya marginal adalah sejumlah biaya yang diperlukan untuk dapat membuat satu unit produk tambahan. Artinya, dengan menghitung biaya marjinal dapat mengetahui adanya kenaikan biaya pada setiap tambahan unit produksi.

Cara menghitung biaya marginal adalah dengan membagi nilai perubahan biaya dengan perubahan kuantitas, sesuai rumusnya yaitu MC=TC/Q.

MC adalah marginal cost atau biaya marjinal, TC adalah perubahan biaya, dan Q merupakan perubahan kuantitas produk.

Baca juga: Media Promosi dan Contoh yang Efektif untuk Kembangkan Bisnis

Demikian penjelasan mengenai biaya marginal adalah suatu biaya untuk menambah setiap tambahan item produksi.

Semoga informasi dari artikel ini bermanfaat untuk anda. Simak berbagai artikel informatif lainnya hanya di Everpro!

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Telegram
Artikel Terkait
Open chat
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?