everpro

Tips! Memilih Influencer Marketing yang Tepat

Influencer Marketing

Membangun usaha pastilah menggunakan berbagai strategi yang unik dan menarik, salah satunya bisa dengan menggunakan influencer marketing.

Di dunia modern yang di sebut dengan influencer ini contohnya seperti artis, selebgram, youtuber, blogger, dan sebagainya, yang di pilih berdasarkan popularitas, keahlian, atau reputasinya.

Contohnya seperti artis yang seringkali terlibat dalam penggunaan tas brandid, dan memiliki followers sampai jutaan, maka sebagai pengusaha di bidang yang sama, mungkin bisa kolaborasi yang memberikan barang endorse untuk di promosikan di statusnya.

Hal ini bisa di lakukan agar para followers nya bisa mengenal produk yang di tawarkan dan kemungkinan besar produk tersebut akan memiliki banyak peminat.

Agar lebih tahu arti dan makna dari influencer marketing, yuk simak informasi berikut ini:

Baca juga: Worth it! SEM sebagai Teknik Digital Marketing Terbaik

Arti dari Influencer Marketing

Influencer marketing adalah sebuah strategi pemasaran di mana perusahaan atau merek bekerja sama dengan individu yang di kenal sebagai “influencer” yang memiliki pengaruh besar di kalangan tertentu untuk mempromosikan produk atau layanan mereka.

Influencer dapat berupa selebriti, blogger, atau akun media sosial dengan jumlah pengikut yang besar.

Tujuannya adalah untuk mencapai audiens yang lebih luas melalui pengaruh yang di terima oleh influencer tersebut.

Everpro

Pemasaran melalui influencer dapat di lakukan melalui berbagai cara seperti penayangan iklan, review produk, atau konten yang di ciptakan oleh influencer tersebut.

Hal yang Perlu di Ketahui Influencer Marketing

Influencer Marketing
Sumber: Pexels.com

Kelebihan Influencer Marketing

Kelebihan dari influencer marketing adalah:

Mencapai Audiens yang Lebih Luas:

Influencer memiliki jumlah pengikut yang besar di media sosial, sehingga mereka dapat mencapai audiens yang lebih luas daripada perusahaan atau merek yang bekerja sendiri.

Meningkatkan kepercayaan konsumen:

Influencer di anggap sebagai sumber informasi yang terpercaya dan di akui oleh konsumen, sehingga mereka dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk atau layanan yang di promosikan.

Menciptakan konten yang menarik:

Influencer dapat menciptakan konten yang menarik dan berkualitas tinggi yang dapat di gunakan untuk mempromosikan produk atau layanan.

Meningkatkan brand awareness:

Influencer dapat membantu perusahaan atau merek untuk meningkatkan brand awareness mereka di kalangan audiens yang di tuju.

Mempermudah targeting audiens:

Influencer dapat membantu perusahaan atau merek untuk menargetkan audiens yang tepat dengan cara menjangkau komunitas pengikut yang sesuai dengan produk atau layanan yang di tawarkan.

Kekurangan Influencer Marketing

Kekurangan dari influencer marketing adalah:

  • Biaya yang tinggi: Bekerja sama dengan influencer dapat menjadi mahal, terutama jika influencer tersebut memiliki jumlah pengikut yang besar.
  • Kurangnya kontrol atas konten: Influencer memiliki kebebasan untuk menciptakan konten yang mereka inginkan, sehingga perusahaan atau merek mungkin kurang dapat mengontrol konten yang di terbitkan.
  • Kekurangan transparansi: Beberapa influencer mungkin tidak jujur tentang jumlah pengikut atau interaksi yang mereka miliki, sehingga perusahaan atau merek mungkin kesulitan dalam mengevaluasi efektivitas kampanye.
  • Risiko negatif: Bekerja sama dengan influencer yang memiliki reputasi yang buruk atau konten yang tidak sesuai dapat merusak reputasi perusahaan atau merek.
  • Kekurangan dalam pengukuran: Memperoleh data yang menyeluruh dan akurat tentang dampak kampanye influencer marketing dapat menjadi sulit.

Baca juga: Yuk Update Istilah! Shipped Artinya, Manfaat, dan Kategorinya

Jobdesk yang di Lakukan oleh Influencer Marketing

Influencer Marketing
Sumber: Pexels.com

Beberapa jobdesk yang di lakukan oleh influencer marketing dapat di jabarkan sebagai berikut:

  • Mencari influencer yang sesuai

Mencari influencer yang sesuai dengan produk atau layanan yang akan di promosikan dan memiliki audiens yang sesuai dengan target pasar perusahaan atau merek.

  • Rancang kampanye

Merancang kampanye pemasaran dengan menggabungkan produk atau layanan yang di promosikan dengan keahlian dan gaya konten influencer.

  • Negosiasi kontrak

Negosiasi kontrak dengan influencer yang di pilih untuk mempromosikan produk atau layanan perusahaan atau merek.

  • Memantau kampanye

Memantau kampanye pemasaran melalui influencer, mengevaluasi hasilnya dan melakukan perubahan yang di perlukan.

  • Analisis data

Analisis data yang di peroleh dari kampanye pemasaran melalui influencer untuk mengevaluasi efektivitas kampanye dan menentukan langkah selanjut

Tips Memilih Influencer Marketing 

Beberapa cara untuk memilih influencer marketing yang tepat adalah:

Identifikasi Target Pasar

Identifikasi target pasar perusahaan atau merek dan cari influencer yang memiliki audiens yang sesuai dengan target pasar tersebut.

Pertimbangkan Niche

Pertimbangkan niche atau topik yang di bahas oleh influencer dan pastikan itu sesuai dengan produk atau layanan yang akan di promosikan.

Lihat Jumlah Pengikut

Lihat jumlah pengikut yang di miliki oleh influencer dan pastikan bahwa jumlah tersebut sesuai dengan tujuan pemasaran perusahaan atau merek.

Analisis Interaksi

Analisis interaksi yang di lakukan oleh pengikut influencer dengan konten yang di terbitkan oleh influencer tersebut.

Evaluasi Reputasi

Evaluasi reputasi influencer yang di pilih dan pastikan bahwa reputasi tersebut positif dan sesuai dengan perusahaan atau merek yang akan di promosikan.

Negosiasi Kontrak

Setelah menemukan influencer yang cocok dengan kriteria yang di tentukan, lakukan negosiasi kontrak dengan influencer tersebut untuk memastikan kesepakatan yang sesuai

Cukup sekian informasi yang di bahas pada artikel kali ini. Nantikan informasi update lainnya di Everpro.id!

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Telegram
Artikel Terkait
Open chat
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?