everpro

Kenali Arti Likuiditas yang Sebenarnya!

Everpro

Semua perusahaan pastilah memiliki sisi kelebihan maupun sisi kekurangan, termasuk salah satunya di likuiditas perusahaan.

Mungkin perusahaan besar yang ada di kota tampak dari luar begitu megah dan kokoh.

Namun siapa sangka jika ternyata di manajemen perusahaannya memiliki banyak hutang piutang yang harus di bayar.

Hampir semue perusahaan memiliki hutang dalam bisnisnya, namun tidak menutup kemungkinan jika ada yang memiliki hutang yang begitu sedikit.

Biasanya perusahaan yang baru saja di bangun, memperlukan modal yang mau tidak mau harus meminjam dulu ke perusahaan lain.

Bahkan bagi perusahaan yang bergerak di bidang farmasi dan frozen food, mereka lebih berani mengambil resiko untuk memilih melakukan perjanjian tempo.

Hal ini di lakukan agar mereka tak perlu menyediakan modal di awal namun sudah mulai bisa berjalan penjualan produknya.

Namun dengan resiko wajib membayar hutang sesuai waktu tempo yang telah di tentukan.

Jika tidak membayar tepat waktu, maka pihak perusahaan lain akan berkurang kepercayaannya untuk bekerjasama di masa depan.

Perusahaan yang maju akan senantiasa menyeimbangkan likuiditas di perusahaannya.

Everpro

Tahukah anda apa itu likuiditas?

Agar tetap mendapatkan ilmu terupdate tentang bisnis, berikut penjelasan tentang likuiditas:

Baca juga: Ketahuilah! Istilah Bisnis 2023 : Benchmarking adalah

Definisi: Likuiditas

Likuiditas
Sumber: pexels.com

Likuiditas adalah kemampuan atau daya dari suatu perusahaan untuk membayar kewajiban utang dan jangka pendek.

Seperti memiliki hutang jangka pendek ialah pajak, utang usaha, dividen, dan lain sebagainya.

Kemampuan ini biasanya menjadi alat untuk mengantisipasi apabila ada kebutuhan dana yang mendesak atau tiba-tiba.

Bagi perusahaan yang bergerak dalam bidang keuangan atau finansial, dapat memudahkan nasabah yang hendak melakukan pinjaman atau penarikan dana.

Pentingkah Likuiditas di Perusahaan?

Likuiditas juga di sebut sebagai rasio, rasio ini sangatlah penting karena jika perusahaan megalami kegagalan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya dapat menyebabkan menurunnya suatu nilai perusahaan atau dapat menurunkan minat para investor.

Bila sebuah perusahaan tidak likuid, ia menjadi kesulitan untuk menjual atau mengubah aset yang mereka miliki menjadi uang tunai. Sementara, perusahaan memiliki kewajiban untuk membayar karyawan, melakukan produksi, dan membayar utang.

Sehingga likuiditas sangat di perlukan pada sebuah perusahaan.

Jenis-jenis Likuiditas

1) Rasio Likuiditas menggambarkan kemampuan perusahaan untuk menyelesaikan kewajiban jangka pendeknya.

2) Rasio Solvabilitas menggambarkan kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka panjangnya atau kewajiban-kewajibannya apabila perusahaan dilikuidasi.

Baca juga: Penting! Istilah Bisnis : Arti Sponsorship yang Sebenarnya

Pengukuran Likuiditas

Likuiditas
Sumber: pexels.com
  • Rasio Lancar (Current Ratio)

Rasio ini digunakan untuk mengukur kemampuan suatu perusahaan untuk membayar kewajibannya dalam jangka pendek atau disebut juga sebagai hutang yang jatuh tempo.

Rumusnya yaitu Aset lancer di bagi hutang lancar, sehingga akan menghasilkan current ratio.

  • Rasio Cepat (Quick Ratio atau Acid Test)

Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan membayar kewajiban jangka pendek dengan aktiva lancar tanpa memperhitungkan nilai persediaan.

Rumus perhitungannya adalah Aset lancar di kurangi persediaan lalu di bagi dengan data hutang lancar sehingga akan memperoleh quick ratio

  • Rasio Kas (Cash Ratio)

Rasio ini sebagai alat yang di gunakan untuk mengukur seberapa besarkah uang kas perusahaan yang tersedia untuk membayar utang.

Rumusnya adalah Kas ditambah dengan setara kas lalu di bagi dengan hutang lancar sehingga menghasilkan cash ratio.

Sekian artikel istilah bisnis yang di sampaikan. Nantikan artikel yang bermanfaat dan inspiratif lainnya di Everpro.id!

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Telegram
Artikel Terkait
Open chat
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?