Kesulitan ngatur pesanan yang masuk di bisnis kamu? Tenang, simak artikel ini untuk mengetahui cara cepat catat pesanan yang efektif!
Saat ini pasti udah banyak seller yang sadar akan diversifikasi channel. Mereka biasanya sudah melepas ketergantungan dengan marketplace dengan membuka toko online di platform lain seperti TikTok Shop, WhatsApp, Instagram hingga website sendiri.
Cara ini memang efektif membuat penjualan meningkat tapi kalau nggak siap operasional bisa terganggu dan berantakan. Operasional yang berantakan ini bisa membuat kamu sebagai seller pasti keteteran.
Pesanan yang menumpuk tadi harus dikelola dan diatur dengan baik. Nggak sedikit seller yang mengalami kesulitan dalam hal operasional seperti chat order yang kecampur, salah input alamat, resi tertukar hingga CS yang kewalahan dengan banyaknya chat yang masuk.
Semakin banyaknya channel yang digunakan untuk jualan online maka akan semakin penting sistem pengelolaan order untuk membuat pesanan jadi lebih rapi.
Pada artikel ini kami akan membahas bagaimana cara cepat catat pesanan dan mengelola pesanan yang masuk agar operasional tidak terganggu. Simak informasi selengkapnya hanya di bawah ini!
Kenapa Seller Sekarang Mulai Jualan di Banyak Channel?

Ada beberapa alasan kenapa kini banyak seller yang mulai jualan di channel lain selain di marketplace. Berikut beberapa alasan kenapa seller sekarang mulai jualan di banyak channel:
- Biaya Marketplace Naik: Membuat banyak seller mulai berpikir untuk menjual di channel lain agar margin keuntungan bisa lebih sehat.
- Seller Diversifikasi Channel: Dengan menerapkan cara ini seller bisa lebih mengontrol bisnisnya sendiri karena punya kuasa dalam setiap hal.
- Social Commerce Berkembang: Karena hal ini seller bisa membangun kepercayaan, memaksimalkan daya tarik dan memotong alur belanja.
- Ingin Punya Customer Sendiri: Berjualan tanpa marketplace memungkinkan seller untuk mempunya data customer sendiri.
- Traffic Datang dari Banyak Platform: Dengan memaksimalkan channel lain, seller bisa mendapatkan banyak traffic dari platform lain.
Srategi multi channel selling kini menjadi strategi umum seller online moder di era digital saat ini dan isu kebijakan yang berubah-ubah dari marketplace.
Masalah yang Mulai Muncul Saat Order Datang dari Banyak Platform
Order banyak yang datang memang membuat seller senang, tapi disamping itu seller harus sadar jika ini bisa memunculkan masalah juga bagi bisnis. Apalagi kalau seller jualan di multi channel. Berikut masalah yang mulai muncul saat order datang dari banyak channel:
- Order Masuk dari Banyak Tempat: Berbeda dengan single channel, pesanan bisa datang dari mana saja dan pastinya ini bikin seller buka tutup aplikasi yang ngabisin waktu.
- Admin Copy Paste Manual: Admin pasti jadi orang yang paling capek karena mereka akan mengerjakan banyak hal salah satunya copy paste resi secara manual.
- Rawan Human Error: Banyak pesanan pasti menimbulkan risiko human error yang bisa membuat bisnis jadi berantakan.
- Proses Fulfillment Melambat: Banyak channel berarti semakin berat juga beban seller dalam hal proses fulfillment yang bisa melambat karena banyak orderan.
- Human Error Meningkat Tanpa Sistem: Pekerjaan yang dilakukan secara manual tanpa sistem membuat human error bisa terjadi.
Buat seller modern masalah yang sering mereka hadapi terkadang bukan bagaimana mencari order tapi bagaimana menjaga operasional tetap stabil saat order mulai ramai.
Cara Cepat Catat Pesanan & Kelola Pesanan dari Banyak Channel Agar Lebih Rapi
Pesanan dalam volume besar memang mendatangkan kebahagiaan tapi kalau tidak di kelola dengan baik akan berbahaya bagi bisnis. Simak cara kelola pesanan dari banyak channel agar lebih rapi:
1. Gunakan Sistem Order yang Terpusat
Kelola pesanan dari semua channel dalam satu dashboard dapat membantu sistem operasional berjalan menjadi lebih mudah. Ini menjadi cara cepat catat pesanan sehingga bisa terindar dari human error.
2. Pisahkan Alur Chat dan Operasional
Cara cepat catat pesanan dan kelola banyak pesanan berikutnya adalah dengan memisahkan alur chat dan operasional. Cara ini membuat CS bisa fokus closing sedangkan admin fokus proses order. Workflow antara keduanya juga jadi lebih jelas sebagai bentuk manajemen pesanan WhatsApp yang profesional.
Everpro Chat bisa jadi pilihan tepat bagi seller untuk bantu tim CS jadi lebih cepat dengan menggunakan satu nomor WA saja.
3. Gunakan Multi Ekspedisi dalam Satu Sistem
Multi ekspedisi menawarkan fleksibilitas pada bisnis apalagi bisa dikontrol dalam satu sistem. Tracking jadi lebih mudah dan nggak perlu bolak-balik platform untuk sekedar cek ongkir atau tracking.
Layanan Everpro Shipping hadir sebagai solusi bagi seller yang masih kesulitan mengelola pengiriman dari banyak channel dalam satu dashboard. Penggunaan Everpro Shipping adalah salah satu cara cepat catat pesanan.
4. Rapikan Data Customer dan Order
Data customer berupa kontak dapat berguna untuk berbagai keperluan bisnis. Data ini bisa dimanfaatkan untuk menghubungi customer terkait informasi produk agar repeat order. Selain itu data ini juga bisa digunakan untuk validasi orderan agar terhindar dari fake order dan percepat closing di WA.
Simpan semua data customer dan order dengan rapi seperti histori pembelian. Ini menjadi aset penting bagi seller online makanya kamu harus tahu cara cepat catat pesanan.
5. Gunakan Automation untuk Operasional Berulang
Cara mengelola pesanan dari banyak channel yang bisa dicoba berikutnya adalah dengan menggunakan automation.
Fitur ini bisa digunakan untuk mengerjakan tugas berulang seperti membalas chat, auto reminder, notifikasi customer hingga update resi otomatis. Operasional jadi lebih cepat dan efisien tanpa harus nambah admin.
Kenapa Seller Multi-Channel Perlu Sistem Operasional yang Lebih Matang?

Jika kamu merasa order meningkat lebih cepat, customer datang dari berbagai channel, workflow yang makin kompleks, itu tandanya bisnis kamu membutuhkan sistem operasional yang lebih matang.
Masalah operasional sangat penting untuk menjaga bisnis terus bertumbuh. Apalagi kalau kamu ingin scale up bisnis menjadi lebih baik lagi.
Jualan multi-channel membuka peluang pertumbuhan bisnis yang lebih besar lagi namun semakin banyak channel penjualan, semakin penting juga sistem operasional yang terorganisir.
Seller modern perlu mulai membangun workflow yang lebih scalable agar bisnis bisa berkembang tanpa bikin operasional carut marut.
Marketplace Tetap Penting, Tapi Seller Kini Tidak Hanya Bergantung pada Marketplace
Marketplace memang masih menjadi platform yang bisa dimanfaatkan untuk menarik traffic. Platform tersebut bisa dimanfaatkan sebagai etalase untuk bisnis kamu.
Selain itu, mulai bangun bisnis di channel lain seperti TikTok, WA dan website agar bisnis makin berkembang. Jangan terlalu bergantung pada satu channel saja untuk mengoptimalkan bisnis.
Multi channel menjadi strategi jangka panjang untuk para seller modern yang ingin mengembangkan bisnisnya. Semua channel punya manfaatnya masing-masing dalam membangun bisnis.
Multi channel membuka peluang pertumbuhan bisnis yang lebih besar lagi namun tanpa sistem yang rapi, operasional bisnis bisa berdampak buruk saat orderan banyak masuk. Seller modern perlu mulai membangun workflow order dan fulfillment yang lebih scalable.
Jangan buat operasional terganggu saat order masuk dari banyak jalur seperti marketplace, TikTok, WhatsApp hingga website dengan penggunaan sistem pengelolaan bisnis yang baik.
Operasional yang tertata rapi dan profesional dapat membuat proses fulfillment jadi lebih mudah untuk menjaga kepuasan pelanggan.
Gunakan sistem pengelolaan dari Everpro Shipping yang membantu pengelolaan order multi-channel jadi nggak ribet. Konsultasikan dan daftar gratis Everpro Shipping sekarang untuk bangun kerajaan bisnis kamu sendiri!