everpro

Untuk Menguji Kelayakan Usaha Diperlukan? Ini Jawabannya!

untuk menguji kelayakan usaha diperlukan

Sebagai pelaku bisnis sering terlintas pertanyaan untuk menguji kelayakan usaha diperlukan apa? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Perkembangan dunia digital yang terus berkembang berpengaruh pada semakin banyaknya yang memulai usaha atau bisnis.

Hal ini karena perkembangan digital memudahkan proses bisnis menjadi lebih efisien. Namun hal tersebut juga berdampak pada persaingan bisnis yang semakin ketat. 

Maka dari itu, pelaku bisnis perlu menguji kelayakan usaha sebelum memulainya agar mampu bersaing di pasaran. 

Jadi, untuk menguji kelayakan usaha diperlukan apa? Baca ulasan artikel ini sampai selesai untuk mendapatkan jawabannya.

Untuk Menguji Kelayakan Usaha Diperlukan: Analisis SWOT

untuk menguji kelayakan usaha diperlukan
Sumber: google.com

Sebagai pelaku bisnis perlu memastikan kelayakan usaha terlebih dahulu. Untuk menguji kelayakan usaha diperlukan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat). 

Analisis SWOT pada umumnya adalah suatu teknik perencanaan strategis untuk mengkaji kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari bisnis, baik itu rencana baru maupun yang sudah ada.

Agar dapat membuat analisis SWOT yang tepat untuk usaha, perlu memahami mengenai pengertian, fungsi, dan cara membuatnya terlebih dahulu.

Baca juga: Contoh Barang Bebas: Arti dan Perbedaan dari Barang Ekonomis

Everpro

Pengertian SWOT

pengertian swot
Sumber: google.com

SWOT merupakan singkatan dari Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat. Keempat kata sifat ini merupakan faktor-faktor analisis untuk menguji kelayakan usaha.

Menurut Freddy (2013), analisis SWOT adalah suatu analisis yang berdasar pada logika dan fakta untuk bisa mengoptimalkan kekuatan (Strength) dan peluang (Opportunity), namun juga dapat meminimalisir kelemahan (Weakness) dan ancaman (Threats) secara bersamaan.

Dengan melakukan pengkajian terkait kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dapat berguna untuk mengembangkan strategis. Adapun penjelasan dari keempat faktor tersebut adalah berikut ini:

1. Kekuatan (Strength)

Komponen pertama dari analisis SWOT adalah kekuatan atau strength. Pelaku bisnis perlu melihat apa saja yang menjadi kelebihan dan kekuatan bisnis serta seberapa jauh faktor yang menjadi kekuatan dalam bisnis.

Kekuatan adalah kelebihan yang perusahaan miliki, seperti menjual produk yang bervariasi dengan model kekinian, stok selalu lengkap, dan sebagainya.

2. Kelemahan (Weakness)

Faktor yang kedua ini merupakan kebalikan dari faktor yang pertama. Kelemahan atau weakness merupakan sisi apa saja yang menjadi kekurangan dari bisnis.

Pelaku bisnis perlu melakukan analisa kelemahan terkait beberapa faktor yang ada di dalam tubuh organisasi, proyek, maupun konsep.

Dalam menganalisa kelemahan atau weakness sebagai bentuk cara untuk menguji kelayakan usaha adalah dengan melihat kekurangan dari bisnis itu sendiri. Contohnya adalah belum memiliki toko online, pengelolaan tenaga kerja yang belum terstruktur, dan lainnya.

3. Peluang (Opportunity)

Peluang atau opportunity merupakan suatu kondisi yang menguntungkan atau kesempatan berkembang di masa yang akan datang. 

Dalam hal usaha, peluang tersebut meliputi peluang dari proyek, konsep, serta jenis bisnis yang bisa berasal dari kompetitor, kebijakan pemerintah, dan kondisi lingkungan sekitar.

Jadi, peluang bisnis merupakan hal atau kondisi yang berasal dari luar dan dapat menguntungkan bisnis. Misalnya, kebijakan pemerintah, semakin banyak influencer yang review produk, dan sebagainya.

4. Ancaman (Threat)

Komponen atau faktor yang terakhir dalam analisis SWOT adalah ancaman atau threat. Untuk menguji kelayakan usaha diperlukan analisis terkait ancaman yang berasal dari luar.

Ancaman merupakan kondisi yang dapat mengganggu organisasi, proyek, atau konsep usaha untuk mengembangkan bisnis. Contohnya adalah, kebijakan kenaikan jumlah pajak, banyak reseller yang menjual produk serupa secara online.

Fungsi SWOT Dalam Bisnis

untuk menguji kelayakan usaha diperlukan
Sumber: pexels.com

Dari pembahasan sebelumnya dapat kita simpulkan bahwa SWOT berfungsi untuk menguji kelayakan usaha. Namun, sebenarnya masih terdapat banyak manfaat lainnya.

Analisis SWOT bermanfaat untuk menjadi strategi penentu dalam hal operasional perusahaan dan keberlangsungan bisnis kedepannya. Melalui SWOT, perusahaan juga dapat menjalankan strategi untuk mencapai tujuan atau visi.

Berdasarkan informasi dari buku Analisis SWOT dengan Metode Kuesioner oleh Afif Salim dan Agus B. Siswanto, fungsi SWOT dalam bisnis adalah sebagai berikut:

  • Mempermudah Pemetaan Faktor Penting

Keempat komponen dalam analisis SWOT dapat memudahkan dalam mengidentifikasi serta memetakan faktor apa saja yang penting dalam membuat sebuah strategi.

  • Memprediksi Masalah

Dengan melakukan analisis SWOT memungkinkan perusahaan untuk mengetahui potensi apa saja yang dapat memicu permasalahan.

Dari informasi tersebut, perusahaan dapat membuat strategi jika permasalahan tersebut muncul.

  • Mengetahui Posisi Perusahaan

Penggunaan analisis SWOT juga berguna untuk mengetahui posisi perusahaan serta untuk menganalisa kompetitor dan melakukan perbandingan. 

Hal tersebut tentu bermanfaat untuk bisa bersaing dengan kompetitor, dan menjadi lebih unggul dari pesaing.

  • Dapat Mengembangkan Usaha Lebih Cepat

Dengan melakukan analisis SWOT yang maksimal dan tepat, dapat memudahkan bisnis untuk semakin berkembang. 

Karena perusahaan dapat lebih fokus dengan mengoptimalkan kekuatan dan peluang yang ada, sembari meminimalisir kelemahan dan dampak ancaman.

  • Memudahkan Pengambilan Keputusan

Untuk menguji kelayakan usaha diperlukan analisis SWOT karena berfungsi untuk menjadi perencanaan strategis serta dasar untuk menyelesaikan masalah.

Dari informasi terkait strength, weakness, opportunity, dan threat pelaku bisnis dapat lebih mudah dalam mengambil keputusan penting.

Baca juga: Kunci Peluang Usaha Sebenarnya Terletak Pada? Simak!

Cara Membuat SWOT pada Perusahaan

cara membuat swot
Sumber: pexels.com

Setelah memahami pengertian serta fungsi dari analisis SWOT untuk menguji kelayakan usaha, pelaku bisnis dapat mulai membuat analisis SWOT dengan dua langkah utama sebagai berikut:

  1. Menguraikan keempat komponen dalam analisis SWOT di perusahaan.
  2. Membuat strategi bisnis berdasarkan matriks SWOT.

Adapun cara menguraikan keempat komponen SWOT adalah seperti berikut ini:

Kekuatan (Strength)

  • Sumber daya apa saja yang terdapat di perusahaan?
  • Keunikan apa yang ada di bisnis atau perusahaan?
  • Apa yang menyebabkan perusahaan memperoleh penjualan?
  • Keunggulan apa yang perusahaan miliki dibandingkan kompetitor?

Kelemahan (Weakness)

  • Faktor apa saja yang dapat menyebabkan penjualan berkurang?
  • Apa yang perlu ditingkatkan dari bisnis?
  • Apakah bisnis memiliki sumber daya yang terbatas?
  • Apakah lokasi bisnis kurang strategis?

Peluang (Opportunity)

  • Potensi apa saja yang terdapat di target pasar?
  • Bagaimana persepsi konsumen terhadap bisnis dan produk?
  • Apakah akan ada pertumbuhan pasar dalam jangka waktu tertentu?
  • Apakah ada kebijakan pemerintah yang dapat menguntungkan bisnis

Ancaman (Threat)

  • Siapa saja kompetitor bisnis?
  • Apa kelebihan dari kompetitor?
  • Faktor apa saja yang dapat membahayakan bisnis?
  • Adakah kenaikan biaya bahan baku?

Itulah penjelasan analisis SWOT sebagai cara untuk menguji kelayakan usaha diperlukan perusahaan. 

Semoga informasi dari artikel ini bermanfaat untuk anda. Sebarkan juga artikel ini agar manfaatnya semakin bertambah.

Simak berbagai artikel informatif lainnya hanya di Everpro!

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Telegram
Artikel Terkait