Everpro

14 Cara Beriklan di TikTok Shop dengan Mudah & Cocok untuk Pemula

Daftar Isi:

Ada cara iklan di TikTok Shop dengan mudah, mulai dari planning, set up ads, hingga evaluasi. 

Bicarain aplikasi hiburan yang lagi hype, TikTok pasti ada di deretan teratas. Secara TikTok  jadi salah satu raksasa aplikasi di dunia dengan basis 1 miliar pengguna aktif setiap harinya. 

Karena itu juga TikTok bikin platform belanja online yaitu TikTok Shop yang potensial banget untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah bagi para pebisnis online. 

Di platform ini, pengguna sampai content creator bisa promosi dan jualan produk mereka dengan bebas. Tapi, biar bisa sukses iklan di TikTok Shop, nggak bisa cuma sekedar posting iklan aja. 

Iklan yang efektif itu bisa terwujud dari kolaborasi antara paham sama kinerja TikTok Ads dan kreativitas. Nah, karena itu artikel ini bakal bahas cara beriklan di TikTok Shop dengan mudah. 

Manfaat Beriklan di TikTok Shop

Terlepas dari TikTok Shop yang emang efektif banget buat cari cuan, sebagai pengiklan kamu juga harus paham apa saja manfaat beriklan di Tiktok. Ini beberapa manfaatnya: 

  • Jangkauan Iklan yang Luas dan Beragam 

TikTok itu ibarat pasar malam yang rame banget, penuh sama berbagai tipe orang. Dari anak muda sampai orang dewasa, semuanya ada di TikTok. 

Nah, dengan beriklan di TikTok Shop, produk atau jasa kamu bisa dilihat banyak banget orang dari berbagai kalangan. Jadi, peluang produk kamu dilirik dan dibeli jadi makin besar!

  • Konten Kreatif yang Menarik 

Di TikTok, konten video pendek yang kreatif dan unik biasanya yang paling banyak dilihat. Kamu bisa bikin iklan yang nggak ngebosenin dan bikin orang penasaran sama produk atau jasa kamu. 

Misalnya, konten cara pake produk atau colab sama content creator lain. Cara ini bikin iklan kamu nggak berasa kayak iklan, tapi lebih ke konten biasa yang pengen ditonton audiens sampai selesai. 

  • Fitur Keranjang Kuning yang Memudahkan Pembeli

TikTok Shop sendiri punya fitur yang bikin pengguna bisa langsung belanja dari video yang mereka tonton. Ya, tak lain dan tak bukan adalah fitur keranjang kuning. 

Bayangin aja, kalau iklan kamu efektif dan nyampe ke target audiens, mana iklan kamu menarik terus penonton juga penasaran sama produknya. 

Mereka tinggal klik keranjang kuning dan langsung deh beli produk kamu. 

Baca Juga: 3 Cara Menambahkan Keranjang Kuning di Tiktok Tanpa Ribet

  • Ada Tools Analisis Data yang Mendalam

Kalau ngiklan di TikTok Shop, kamu bisa dapetin data yang lengkap tentang performa iklan kamu. Mulai dari berapa orang yang lihat, yang like, yang komen, sampai yang akhirnya beli produk. 

Nah, data ini bakal berguna banget buat kamu evaluasi dan strategi ulang biar iklan kamu makin efektif ke depannya.

  • Biaya Iklan yang Fleksibel 

Salah satu kelebihan iklan di TikTok Shop adalah biaya yang fleksibel. Kamu bisa atur budget iklan sesuai kemampuan kamu. 

Mau budget kecil atau besar, tetap bisa beriklan. Jadi, bisnis kecil pun bisa coba-coba beriklan tanpa takut tekor.

Baca Juga: Cara Cek Resi TikTok Shop di Aplikasi dan Website, Akurat!

Persiapan Awal Ngiklan di TikTok Shop

1. Bikin Akun TikTok Shop

Kalau kamu mau pasang iklan di TikTok Shop, yang pertama kali harus kamu lakukan pastinya yaitu bikin akun TikTok Shop. Untuk buat akun TikTok Shop, kamu bisa ikuti langkah-langkah berikut ini: 

  • Buka aplikasi TikTok, lalu masuk ke menu “Profile”
  • Klik ikon titik tiga, lalu klik “Creator Tools”
  • Di bagian Monetization, aktifkan “TikTok Shop”
  • Klik “Setuju” untuk syarat dan ketentuan yang muncul 
  • Klik “Apply” di bagian akhir syarat dan ketentuan
  • Tunggu sebentar hingga proses verifikasi dari TikTok 
  • Ikon TikTok Shop akan muncul di profil kamu 
  • Keluar dari aplikasi, lalu masuk ke website seller-id.tiktok.com
  • Unggah data yang diperlukan seperti foto KTP
  • Tunggu hingga TikTok mereview dan verifikasi akun kamu
  • Kalau sudah diterima jadi seller TikTok, isi nama untuk pencairan dana atau komisi
  • Tambahkan produk yang kamu jual dan saatnya beriklan 

2. Atur Profil Bisnis dengan Jelas

Nggak sampai di bikin akun TikTok Shop doang, sebelum ngiklan kamu juga harus lengkapi profil bisnis kamu, mulai dari nama bisnis, logo, tagline jika ada, dan katalog produk. 

Kamu juga bisa kasih informasi singkat tentang keuntungan bisnis kamu agar lebih menarik perhatian audiens. Ingat, profil yang jelas harus benar-benar menggambarkan bisnis kamu ya!

Baca Juga: 3 Cara Mengubah Nama Toko di Tiktok Shop, Simpel dan Praktis!

Saatnya Rancang Konten Iklan

1. Menentukan Tujuan Iklan

Konten iklan yang bagus itu nggak boleh asal bikin aja. Kamu harus merancang dan mikirin apa sih tujuan iklan yang mau kamu buat. 

Apakah untuk ningkatin penjualan, menjangkau target pasar yang lebih luas lagi, atau tujuan-tujuan iklan lainnya. Nah, dengan begitu kamu bisa nyesuain sama isi konten iklannya. 

2. Menyusun Konten Kreatif

Baru deh kamu susun tuh konten kreatif yang menarik dan relevan sama tujuan iklan. Intinya, pastikan 3 detik pertama dari konten kamu itu bikin penasaran audiens. 

Nggak cuma itu, kamu perlu update sama tren TikTok yang lagi populer dan selalu nyesuain konten dengan panduan TikTok. 

Ada banyak contoh konten iklan kreatif yang sukses di TikTok. Contohnya, mungkin kamu udah nggak asing lagi sama iklan brand skincare Somethinc yang ada aja idenya dan bikin penasaran. 

3. Memilih Format Iklan

Selanjutnya saatnya pilih format iklannya. Kalau dari pengalaman beberapa imers di Everpro, format iklan yang paling efektif buat TikTok Ads itu short video. 

Tapi, kamu juga perlu tahu beberapa jenis iklan TikTok ads, diantaranya: 

  • Takeover 

Format iklan takeover ini tampilannya hampir full satu layar atau mendominasi semua area tampilan di TikTok saat pengguna pertama kali buka aplikasi dengan durasi 3-5 detik. 

  • Top View

Nah hampir mirip kayak iklan format takeover, format top view ini juga muncul pertama kali pas audiens buka aplikasi. Tapi, durasi iklannya lebih panjang yaitu 5 sampai 60 detik. 

  • In-Feed Ads

In-Feed Ads ini format iklan TikTok Shop yang munculnya di tengah-tengah konten organik yang ada di feed utama. Iklan ini keliatan kayak video pendek biasa, padahal sebenarnya termasuk ads. 

  • Branded Hashtag Challenge

Kalau format branded hashtag challenge ini lebih menekankan ke potensi user-generated content.

Contohnya, kamu punya brand pakaian dan pasang iklan dengan tagar #ootdhariini dan menantang pengguna untuk posting ootd mereka. 

  • Branded Effect

Terakhir adalah jenis iklan branded effect, yaitu iklan yang ada di filter, lensa, atau stiker khusus yang bisa dipakai pengguna.

Nah, biar kamu lebih gampang pilih jenis iklan yang bakal dipakai, yuk simak kelebihan dan kekurangannya berikut ini: 

Format Iklan  Kelebihan Kekurangan
Takeover
  • Jumlah tayangan iklan lebih tinggi
  • Cocok untuk ningkatin popularitas brand 
  • Kurang interaksi dari audiens (like, komen, share, dan lainnya)
Top View
  • Pesan iklan lebih tersampaikan karena durasinya lebih panjang
  • Jumlah tayangan iklan lebih tinggi 
  • Cocok untuk ningkatin popularitas brand 
  • Mudah dikenali sebagai iklan
  • Kurang interaksi dari audiens (like, komen, share, dan lainnya)
In-Feed Ads
  • Mudah menarik minat audiens karena mirip dengan konten organik
  • Bisa raih interaksi (like, komen, & share) yang tinggi 
  • Bisa cantumin tombol CTA
  • Tingkat persaingan konten dengan iklan lain  lebih tinggi
  • Tantangan memikat audiens dalam 3 detik pertama
Branded Hashtag Challenge 
  • Bisa raih interaksi (like, komen, & share) yang tinggi 
  • Mengundang kreativitas pengguna secara organik 
  • Tantangan untuk menciptakan konten yang bisa ajak pengguna melakukan sesuatu 
Branded Effect 
  • Bisa raih interaksi (like, komen, & share) yang tinggi 
  • Mengundang kreativitas pengguna secara organik 
  • Tidak ada jaminan iklan bisa viral dan efektif

Baca Juga: 10 Cara FYP di Tiktok dengan Cepat & Jam Posting Terbaik! 

Penargetan dan Pengaturan Iklan

Kalau udah nentuin tujuan sampai format iklan yang mau dipake, selanjutnya kamu harus nentuin penargetan sampai pengaturan iklannya. 

1. Pahami Target Audiens

Pertama-tama kamu perlu tahu dulu siapa yang bakal liat iklan kamu. Ini juga ada kaitannya sama siapa yang bakal beli produk kamu atau biasa dibilang target pasar. 

Nah, saatnya kamu manfaatin data demografi dan minat pengguna. Misalnya, kalau kamu jualan produk makeup, pastiin iklan kamu nyasar ke penggemar kecantikan di TikTok. 

2. Harus Pintar Atur Anggaran & Jadwal Posting 

Lanjut, kita urus soal duit dan waktu posting. Setel dulu berapa duit yang mau kamu habisin tiap hari dan totalnya untuk ngiklan di TikTok Shop. Jangan lupa pilih waktu posting yang pas. 

Kalau berdasarkan riset dari Cosmos, dengan kamu posting di waktu terbaik, ini bakal kasih peluang besar supaya konten iklan kamu menarik perhatian sebanyak mungkin orang. 

Baca Juga: Jadwal FYP TikTok & Jam Terbaik Upload Agar Viral 2024

3. Pakai Tools Analitik TikTok

Last but not least, pantengin terus hasil iklan kamu pake TikTok Ads Manager. Biar kamu bisa tahu seberapa efektif iklanmu. Selain itu, kamu juga bisa bikin dashboard manual pake spreadsheet. 

Soalnya, data di ads manager kadang suka terjadi perubahan gitu, jadi dashboard sendiri ini buat jaga-jaga supaya kamu punya data yang lebih rinci dan akurat. 

Nah dengan tools ini, kalau ada yang kurang oke, kamu bisa cepat-cepat nge-rem dan ngubah strateginya. 

Baca Juga: Pelajari Cara TikTok Ads Manager Membuat & Mengelola Iklan

Peluncuran Iklan

1. Proses Pengajuan Iklan 

Gimana sih cara nge-upload iklan di TikTok? Gampang banget! Kamu tinggal ikutin langkah-langkahnya. 

Mulai dari masuk ke akun iklan TikTok, pilih format iklan yang kamu mau, sampe nge-set targeting dan budget. Begitu udah, tinggal klik “Submit” dan tunggu iklanmu tayang!

2. Harus Patuh Sama Kebijakan TikTok 

Nah, ini penting! Pastiin iklanmu sesuai sama aturan mainnya TikTok. Jangan sampe melanggar kebijakan, bisa-bisa iklanmu ditolak.

Kamu bisa baca dan pahami betul pedoman dan kebijakan TikTok. Biar iklanmu lancar tayang dan kasih dampak yang bagus untuk bisnis kamu. 

Pantau dan Optimalkan Iklan

Kalau iklannya udah meluncur, saatnya untuk kamu pantau dan mengoptimalkan iklan berdasarkan hasil yang ada. Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan: 

1. Analisis Kinerja Iklan

Buat tahu seberapa ngaruh iklannya, kamu bisa cek pake tools analisis data di TikTok Ads Manager.

Kalau masih pemula di TikTok Ads ini, kamu nggak perlu bingung kok, cek aja jumlah tayangan atau views, klik, dan konversinya.

Nah dari situ, kamu bisa tahu iklan mana yang paling bikin orang-orang penasaran. 

2. Optimalkan Iklan Berdasarkan Data

Setelah tahu kinerja iklannya, langkah berikutnya adalah dengan mengoptimalkan. TIpsnya, coba deh utak-atik gimana caranya supaya iklan jadi lebih menarik. 

Misalnya, ubah caption, konten iklan, hashtag, target audiens, atau mungkin memang perlu evaluasi dari produknya. Apakah benar-benar dibutuhin sama target pasar kamu? 

3. A/B Testing

Buat nemu iklan yang paling jitu, pengiklan emang harus ngelakuin A/B testing. Kamu bisa bikin 2 versi iklan yang beda, terus liat iklan mana yang lebih berhasil. 

Misalnya, bedain dari segi isi kontennya, hashtagnyu, caption, atau backsoundnya. 

Baca Juga: Tiktok Shop Seller Center, Bikin Jualan Online Cepat Laku di Tahun 2024!

Studi Kasus Imers yang Ngiklan di TikTok Shop

Nah, kali ini Everpro bakal kasih kamu contoh pengalaman nyata imers di Everpro yang berhasil ngiklan di TikTok. Namanya mas Abdul, pebisnis online yang fokus produknya pakaian Muslim.

Mas Abdul ini baru menggeluti TikTok Ads sejak awal tahun 2023. Karena nerapin strategi ngiklan dengan serius, sekarang mas Abdul bisa raih omset yang berkali-kali lipat lebih gede tiap bulannya. 

Pernah dalam satu bulan, mas Abdul pasang budget iklan di TikTok Shop itu Rp2 juta. Bayangin, dari budget segitu, mas Abdul ternyata bisa raih omset sampai Rp30 juta lebih.

Selain mas Abdul, banyak cerita para internet marketers yang berhasil running iklan di TikTok Ads. Kamu bisa jadiin keberhasilan ini sebagai motivasi dan insight buat nentuin strategi iklannya. 

Tapi nggak semua imers juga punya pengalaman bagus kayak mas Abdul, yang ngerasain gagal sebelum akhirnya berhasil juga pasti ada. Misalnya, udah spending budget yang lumayan buat ngiklan, tapi omsetnya malah ga ada nyampe target. 

Kalau case nya kayak gini, ada banyak hal yang bisa jadi pelajaran. Nah, pengiklan bisa belajar dari data di TikTok Ads Manager plus,  uji coba iklan yang lebih menarik, atau evaluasi produknya lagi. 

Tips Jitu Ngiklan di TikTok Shop yang Anti Gagal

Uji coba ngiklan dengan banyak formula emang bisa bikin kamu sampai di titik iklan yang perform dan ngasilin banyak keuntungan. Tapi, bukannya lebih baik kalau sekali ngiklan langsung efektif?

Nah, selain nerapin cara-cara di atas, ada tips jitu yang worth it kamu coba biar nggak banyak testing-testing keampuhan iklan TikTok, yaitu dengan belajar langsung sama mentor TikTok. 

Buat ketemu sama mentor TikTok yang udah profesional dan berpengalaman ngiklan di TikTok Ads, kamu bisa ikutan kelas Digital Marketing di Everpro Academy

Nantinya, kamu bakal dibimbing langsung sama Bang Apoy as mentor Everpro tentang gimana caranya bisa ampuh ngiklan di TikTok dan apa saja yang harus dihindari. 

Nggak cuma itu, kamu juga dapet kesempatan untuk bongkar akun TikTok Ads Manager nya mentor buat tahu strategi apa aja yang udah diterapin mentor saat pasang iklan di TikTok Shop. 

Benefit Ikut Everpro Academy

  • Akses ke 50+ materi pembelajaran 
  • Gabung komunitas belajar suportif
  • Akses eksklusif ke produk terkurasi 
  • 70% praktik langsung dan open dashboard
  • Didampingi langsung sama praktisi Digital Marketing berpengalaman 

Everpro Academy juga bakal pandu kamu untuk dapetin omset 5 sampai 15 kali lipat lebih besar dari budget iklan yang dikeluarin. 

1000+ member udah belajar di Everpro Academy dan ngerasain peningkatan omset jualan online. Apakah kamu mau jadi yang selanjutnya? 

Yuk, daftarkan diri dan gabung ke Everpro Academy sekarang juga! #PakaiEverproPastiCuan!

Daftar Sekarang

Artikel Terkait

Daftar GRATIS sekarang atau cari tahu paket berlangganan Everpro