Ongkos kirim yang mahal memang seringkali bikin bisnis merugi. Tapi sebetulnya ada beberapa cara mengatasi ongkir yang mahal, dimulai dari tahap packing hingga memilih aggregator logistik yang tepat. Untuk tahu solusinya, simak artikel ini sampai akhir!
Kenapa Ongkir Bisa Terasa Mahal Bagi Seller?

Penyebab ongkir mahal bukan cuma soal tarif dari ekspedisi. Justru dalam banyak kasus, ongkir bisa membengkak karena faktor lain yang sebetulnya masih bisa diantisipasi seller, yaitu:
1. Volume Paket yang Terlalu Besar
Cara menghitung ongkos kirim itu bukan cuman dari berat aktual paket aja, tapi juga bisa berdasarkan volume paket. Kalau seller kirim paket yang ringan tapi ukurannya besar, ukuran paket besar meski isinya ringan, ongkir bisa jauh lebih mahal dari perkiraan seller.
2. Jarak Pengiriman Terlalu Jauh
Semakin jauh tujuan pengiriman, semakin tinggi biaya yang dikenakan. Jadi kalau kamu kirim paket ke pelanggan yang lokasinya lintas kota, pulau, atau bahkan ke wilayah dengan akses terbatas, besar kemungkinan ongkir terasa jauh lebih mahal.
3. Biaya Tambahan dari Platform
Platform yang seller pakai kadang juga mempengaruhi ongkir paket, karena beberapa platform punya biaya tambahan seperti biaya admin, biaya layanan, dan lainnya.
Nah, tanpa seller sadari, biaya tambahan ini bisa membuat total ongkir jadi lebih tinggi.
4. Tingkat Layanan yang Dipilih
Setiap layanan pengiriman itu punya tarif per kilo yang beda-beda. Contohnya, layanan Instant, Same Day, atau Express biasanya ongkirnya lebih mahal dibandingkan reguler.
Tapi semua layanan tentu juga dengan keunggulannya masing-masing. Jika seller tidak menyesuaikan dengan urgensi pesanan, tentu ongkir bisa jadi kurang efisien.
5. Packing Paket yang Kurang Tepat
Bagi bisnis online, packing paket tentu hal yang sangat krusial. Tapi, packing yang berlebihan seperti, kardus terlalu besar, berlapis, atau tidak proporsional membuat berat paket jadi bertambah atau volume-nya jadi naik.
Hal ini bisa berdampak langsung ke perhitungan ongkir meski barang di dalamnya kecil.
6. Kurangnya Diskon & Voucher Ongkir
Penyebab terakhir bisa karena seller kurang memanfaatkan penawaran, bisa karena diskonnya memang tidak ada atau seller tidak update dengan info program promo dari ekspedisi.
Padahal promo, diskon, atau voucher ongkir yang tersedia itu bisa menekan ongkir dengan cukup signifikan, bahkan memungkinkan seller untuk dapatkan gratis ongkir penuh.
Dampak Ongkir Mahal pada Penjualan dan Kepuasan Pelanggan
Tidak hanya merugi secara margin keuntungan, ongkir yang mahal bahkan juga bisa berdampak ke penjualan hingga kepuasan pelanggan, lho. Berikut beberapa dampaknya:
-
Angka Penjualan Menurun
Ongkir yang terlalu mahal sering bikin calon pembeli mengurungkan niat untuk beli di toko kamu. Akibatnya, transaksi yang masuk tetap berkurang, meski produknya udah diminati.
-
Meningkatkan Cart Abandonment Rate
Banyak pembeli baru sadar total biaya ongkir saat di halaman checkout. Ketika ongkir terasa tidak sepadan, mereka memilih meninggalkan keranjang tanpa menyelesaikan pembayaran.
Nah, di dalam bisnis online, ini disebut Cart Abandonment Rate yaitu, persentase pelanggan yang memasukkan produk ke keranjang belanja tapi justru meninggalkan halaman sebelum menyelesaikan pembeli, sehingga seller kehilangan potensi pendapatan.
-
Terbatasnya Jangkauan Pasar
Penyebab ongkir mahal karena jarak pengiriman yang terlalu jauh juga bisa berdampak ke semakin sempitnya jangkauan pasar bisnismu.
Dari yang seharusnya seller bisa menjangkau target pasar ke seluruh wilayah Indonesia, karena ongkirnya mahal, calon pembeli dari luar pulau jadi mengurungkan niat untuk membeli.
-
Turunnya Kompetisi Produk
Meski harga produk yang kamu jual sudah kompetitif, tapi total belanja bisa jadi kalah saing karena ongkir tokomu lebih mahal dibanding toko lain.
Nah, kalau kamu jualan di marketplace, akan sulit untuk survive dan bersaing dengan kompetitor. Apalagi kalau produk yang dijual itu sama atau punya fungsi yang tak jauh beda.
-
Kepuasan Pelanggan Menurun
Indikator kepuasan pelanggan bukan hanya berasal dari pelayanan dan kualitas produk aja, melainkan juga dari beban ongkir yang harus mereka tanggung.
Kalau ongkir terlalu mahal dan tidak sebanding dengan barang yang mereka beli, tingkat kepuasan pelanggan bisa menurun, terutama jika waktu pengiriman tak sesuai ekspektasi.
-
Berpotensi Mendapat Komplain Negatif
Seperti penjelasan penyebab ongkir mahal di atas, tarif kirim yang mahal bisa aja terjadi karena seller yang kurang perhitungan dan memanfaatkan program diskon yang ada.
Nah, situasi ini juga bisa berdampak ke munculnya komplain atau ulasan negatif dari pelanggan, baik soal harga ataupun pengalaman belanja mereka secara keseluruhan.
Komplain negatif ini akan berpengaruh negatif ke rating toko kamu dan persepsi calon pelanggan lain yang ingin belanja di toko online kamu.
-
Sulit Meraih Repeat Order
Pengalaman pertama pelanggan dengan ongkir mahal bisa membuat mereka enggan belanja ulang, meskipun kualitas produk dan pelayanan seller sebenarnya sudah baik.
Akibatnya, seller bisa kesulitan untuk scale up bisnis. Bahkan, bisa merugi jika memaksakan pasang marketplace ads atau campaign lainnya jika ongkir masih terasa mahal.
Cara Menghemat Ongkir Secara Manual
Lalu, apa yang harus seller lakukan agar ongkir paket bisa lebih murah? Kamu bisa ikuti beberapa cara manualnya berikut ini:
1. Optimalkan Pengemasan Paket
Memastikan agar ongkir paket murah harus dimulai dari tahapan packing paket. Seller perlu gunakan ukuran kemasan yang pas dengan produk supaya volume paket tidak bertambah.
Kalau paketnya kecil dan tidak mudah pecah serta tumpah, cukup kemas dengan dus kecil atau plastik wrap secukupnya. Sementara untuk paket yang mudah pecah, beri dus dan bubble wrap secukupnya sampai bisa dipastikan aman selama di perjalanan.
Hindari packing terlalu besar dari ukuran barang atau dilapisi berlebihan karena bisa membuat ongkir jadi lebih mahal. Tapi, tetap sesuaikan juga dengan kebutuhan jenis barangnya, ya!
2. Pilih Layanan Sesuai Kebutuhan
Tidak semua pengiriman harus pakai layanan cepat. Kamu perlu sesuaikan lagi layanan yang dipakai dengan kebutuhan pembeli dan jenis barangnya.
Untuk kirim paket ukuran normal yang tidak mendesak, pilih layanan reguler supaya biaya kirim lebih hemat dan tetap efisien. Untuk paket bervolume besar, kamu bisa gunakan layanan cargo karena ongkirnya jauh lebih murah dibandingkan layanan reguler.
Tapi, kalau ingin kirim makanan fresh atau produk yang sensitif, seller dan pembeli harus siap dengan ongkir yang cukup mahal karena perlu pakai layanan Same Day atau Instant.
3. Bandingkan Tarif Ongkir Antar Ekspedisi
Setiap ekspedisi punya hitungan tarif per kilo dan ketentuan yang berbeda. Nah, supaya bisa dapat ongkir yang jauh lebih hemat, teknik membandingkan ongkir antar ekspedisi bisa dicoba.
Salah satu cara paling praktis yaitu, dengan meluncur ke fitur Cek Ongkir di Everpro. Pada fitur ini, kamu bisa cek estimasi ongkir berbagai layanan dan ekspedisi hanya dalam satu kali klik.
Jadi, tanpa harus repot keluar masuk ke satu-satu situs web atau aplikasi ekspedisi, seller udah bisa pilih ekspedisi yang paling hemat ongkir melalui Everpro Cek Ongkir.
4. Gabungkan Beberapa Paket
Menggabungkan paket bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama, seller bisa menyatukan beberapa pesanan dari satu pembeli ke dalam satu kali order pengiriman.
Kedua, menggabungkan beberapa order pengiriman sekaligus ke ekspedisi, sehingga biaya tambahan seperti biaya admin atau pick-up tidak perlu dibayar berulang kali.
5. Manfaatkan Program Diskon Ongkir
Cara mengatasi ongkir yang mahal tentunya juga bisa lewat program promo, voucher, atau cashback ongkir yang tersedia. Potongan ini cukup efektif untuk mengurangi biaya kirim, terutama untuk pengiriman rutin atau volume tinggi.
Tapi pertanyaannya, dimana seller bisa dapatkan diskon ongkir dari berbagai ekspedisi? Nah, solusinya ada di layanan Everpro Shipping!
Solusi Mengatasi Ongkir Mahal dengan Everpro Shipping
Everpro Shipping hadir sebagai solusi praktis untuk mengatasi ongkir mahal bagi para seller online. Lewat satu aplikasi aja, kamu bisa akses dan bandingkan ongkir dari 15+ ekspedisi terbaik, sehingga bisa pilih layanan pengiriman yang paling hemat.
Kamu juga tak perlu menunggu event spesial dari ekspedisi tertentu, karena Everpro Shipping rutin menawarkan program promo dengan cashback shipping hingga 40%!
Bahkan kamu juga bisa gabungkan beberapa promo diskon dan cashback ongkir sekaligus, misalnya diskon khusus new member Everpro + cashback ongkir spesial dari ekspedisi.
Nah, apalagi saat ini Everpro juga sedang mengadakan program Tsunami Promo spesial hingga akhir tahun dengan cashback besar-besaran di banyak ekspedisi dan layanan pengiriman.
Bukan cuma cashback ongkir aja, Tsunami Promo juga mencakup gratis biaya retur, pencairan dana COD yang cepat, hingga bisa pakai promonya tanpa minimal order atau berat paket.
Jadi, dengan proses yang simpel, transparan, dan banyak penawaran, Everpro Shipping bisa jadi solusi bagi seller mengatasi ongkir yang mahal sehingga tetap bisa cuan!
Tips Tambahan Agar Biaya Pengiriman Tetap Efisien
Selain beberapa cara mengatasi ongkir yang mahal di atas, kamu bisa bisa ikuti tips berikut agar biaya pengiriman tetap efisien.
-
Klasifikasi Jenis Barang yang Dikirim
Setiap barang punya karakteristik berbeda, mulai dari mudah pecah, cair, sampai yang ukurannya besar. Dengan mengelompokkan jenis barang sejak awal, kamu bisa tentukan jenis packing dan layanan pengiriman yang tepat.
Everpro Shipping sendiri punya petunjuk pengemasan yang memudahkan seller packing barang sesuai jenisnya, sehingga biaya kirim tetap efisien dan risiko kerusakan bisa diminimalkan.
-
Ukur Berat dan Volume Paket dengan Akurat
Kesalahan pengukuran berat atau volume bisa bikin ongkir membengkak, karena ekspedisi biasanya pakai perhitungan berat aktual atau volumetrik.
Jadi, pastikan kamu menimbang paket dan mengukur dimensinya dengan benar agar ongkir yang dibayarkan sesuai dan tidak ada biaya tambahan di kemudian hari.
-
Cek Jadwal Operasional Ekspedisi
Tahu jam operasional ekspedisi juga bisa bantu kamu menghindari keterlambatan pengiriman.
Karena biasanya paket yang tertahan terlalu lama berpotensi terkena biaya tambahan atau justru membuat proses kirim jadi tidak efisien, terutama saat weekend atau hari libur.
-
Pantau Histori Rute Pengiriman
Sebelum kirim paket, kamu juga bisa pantau jalur atau rute pengiriman yang paling cepat dan jarang bermasalah. Nah, informasi ini akan memudahkan kamu memilih ekspedisi dengan rute yang lebih lancar, sehingga ongkir tetap sebanding dengan waktu kirim.
-
Mengandalkan Aggregator Logistik
Tips paling praktis dari semua persoalan pengiriman yaitu dengan mengandalkan aggregator logistik. Dibanding harus mencari ongkir termurah pakai cara manual, aggregator logistik memudahkan kamu membandingkan ongkir dari berbagai ekspedisi dalam satu aplikasi.
Selain lebih praktis, biasanya juga tersedia promo dan cashback yang bisa menekan biaya pengiriman secara signifikan, jadi cocok untuk seller yang ingin lebih untung dan hemat!
Dari penjelasan di atas, dengan pengelolaan pengiriman yang tepat, biaya ongkir sebetulnya bisa ditekan tanpa harus mengorbankan kualitas layanan.
Mulai dari memastikan ukuran dan berat paket sesuai, pakai fitur cek ongkir, hingga memanfaatkan platform logistik yang terintegrasi agar proses kirim jadi lebih praktis.
Lewat Everpro Shipping, kamu bisa bandingkan ongkir dari 15+ ekspedisi sekaligus dan menikmati cashback shipping hingga 40% yang bisa dipakai kapan saja.
Kalau ingin pengiriman lebih hemat, mudah, dan minim ribet, saatnya pertimbangkan kirim paket lewat Everpro Shipping dan saatnya optimalkan operasional bisnismu!