Pernah bingung kenapa iklan TikTok ditolak tanpa alasan? Iklan yang ditolak tentu bisa merusak momentum kampanye. Kamu jadi boncos waktu dengan hasil yang nihil. Tapi jangan khawatir, ditolak bukan berarti akhir, tapi tanda bahwa ada optimasi yang meleset.
Apalagi sejak awal tahun 2026 ini, sistem review TikTok sudah berbasis AI yang sangat ketat. Jadi, ada banyak aspek yang harus sangat kamu perhatikan agar iklan TikTok bisa disetujui dan tayang di beranda target audiens.
Memahami Proses Review Iklan TikTok

Sebelum tahu penyebab iklan TikTok ditolak, mari mengenal proses terbaru TikTok dalam mereview iklan. Jika sebelumnya review iklan dilakukan manual oleh tim manusia, maka di awal tahun 2026 ini, TikTok mulai mengkombinasikan AI Scanning dan Human Review.
Artinya, selain ditinjau oleh manusia, setiap video iklan yang diunggah juga akan dipindai oleh sistem otomatis AI dengan estimasi waktu review 1-24 jam, sehingga lebih minim terjadi human error dalam mengidentifikasi pelanggan kebijakan platform.
Daftar Penyebab Iklan TikTok Ditolak
Iklan TikTok yang tidak disetujui bukan selalu karena kontennya produknya bermasalah, tapi ada banyak kategori teknik lainnya yang bisa jadi pemicu penolakan, diantaranya:
1. Masalah Kreatif (Visual & Audio):
Iklan yang udah sangat kreatif, baik dari segi visual maupun audio, belum tentu lulus dari review TikTok. Iklanmu bisa ditolak jika menggunakan musik ber-hak cipta dan bukan dari Commercial Music Library (CML) TikTok.
Kualitas konten video juga bisa jadi penyebabnya, mulai dari resolusi video yang sangat rendah, ada teks yang tertutup elemen UI TikTok, atau justru dari isi kontennya yang mencantumkan klaim berlebihan, seperti “Turun 10kg dalam 1 hari” misalnya.
2. Masalah Landing Page (Destinasi):
Jika ingin menjalankan campaign dengan objektif konversi, maka TikTok Ads sangat menyarankan kamu untuk cantumkan tautan landing page saat proses setting iklan. Meski prosesnya simpel, tapi ternyata landing page juga bisa jadi alasan penolakan iklan, lho.
Bisa karena konten landing page yang tidak sesuai dengan isi video iklan, halaman landing page yang tidak mobile-friendly, loading page yang lebih dari 3 detik, atau justru karena tidak adanya kebijakan privasi atau informasi kontak yang jelas di halaman landing page.
3. Produk & Konten Terlarang (Restricted):
Meski dikenal sebagai platform yang sangat terbuka dan kreatif, tapi tidak semua produk bisa dipromosikan di TikTok. Platform ini punya kebijakan larangan produk tertentu seperti produk dewasa, alkohol, perjudian, hingga suplemen tanpa izin BPOM.
Isi konten yang sensitif juga bisa dianggap pelanggaran, misalnya iklan dengan unsur kekerasan, produk palsu, unsur penipuan, atau iklan dengan niche di skincare, body care, atau produk diet yang menampilkan bagian tubuh terlalu close–up.
4. Saldo Iklan yang Tidak Cukup:
Karena TikTok Ads termasuk platform iklan berbayar, maka kamu juga perlu siapkan saldo yang cukup untuk menjalankan iklan. Ketika saldo akun iklan belum mencukupi, ini bisa jadi salah satu penyebab kenapa iklan TikTok ditolak secara tiba-tiba.
5. Respons Pengguna Setelah Iklan Tayang:
Tidak semua penolakan iklan oleh TikTok terjadi di awal. Pada beberapa kasus, TikTok bisa menyetujui iklan sampai tayang, tapi kemudian meninjau ulang dan memutuskan untuk menolak melanjutkan penayangan iklan.
Bukan karena kesalahan teknis saat setting iklan, namun karena ada sinyal negatif dari audiens. Contohnya, banyak orang yang menyembunyikan iklanmu, iklan diblokir, ada yang melaporkan iklan, atau iklan mendapat feedback negatif dari pengguna.
Checklist: Cara Memperbaiki Iklan yang Ditolak
Iklan TikTok yang ditolak bukanlah akhir dari segalanya, melainkan ada upaya lebih yang harus kamu lakukan untuk mengoptimasinya. Ikuti panduan mudahnya berikut ini:
Step 1: Membaca “Reason” di Ads Manager Secara Detail.
Ketika iklanmu ditolak, maka yang pertama kali harus kamu lakukan adalah menuju TikTok Ads Manager dan cari tahu alasan penolakannya. Biasanya, sistem akan memunculkan status “Tidak Tayang” dan informasi tambahan yang menjelaskan alasan penolakan.
Bisa karena akun tidak disetujui, akun ditangguhkan, saldo tidak cukup, pelanggaran produk, kualitas konten, dan lain-lain. Pahami alasannya secara detail supaya kamu tahu langkah penyelesaian yang paling tepat untuk kasusmu.
Step 2: Melakukan Editing Video
Jika konten video yang menjadi penyebab iklanmu tidak disetujui TikTok, maka hapus elemen-elemen pemicunya. Berikut beberapa tips agar video iklanmu bisa disetujui:
- Sound video wajib dari Commercial Music Library (CML) TikTok dan harus jelas.
- Resolusi yang sangat direkomendasikan: 720 x 1280 px atau 19080 x 1920 (1080p).
- Format video: MP4, MOV, MPEG, 3GP, atau AVI.
- Ukuran video: Maksimal 500 MB.
- Durasi yang sangat disarankan yaitu 9-15 detik.
- Tidak ada teks penting atau logo yang tertutup oleh UI TikTok.
- Pastikan tidak ada teks atau visual terlarang di konten video.
Step 3: Mengajukan Banding (Appealing).
Setelah tahu penyebabnya, saatnya ajukan banding melalui TikTok Ads Manager. Masuk ke Grup Iklan, lalu klik Ajukan Banding. Kamu bisa ikuti langkah berikut ini:
- Buka dashboard TikTok Ads Manager.
- Buka menu Kampanye.
- Cari daftar Grup Iklan kamu.
- Pilih ikon Edit pada grup iklan yang ditolak.
- Klik Ajukan Banding yang muncul di bawah bagian Masalah dengan Grup Iklan.
Setelah klik Ajukan Banding, kamu akan diminta mengisi detail banding dan mengunggah materi-materi pendukung. Supaya banding disetujui, berikut beberapa tips menulis pesan banding yang profesional agar jadi prioritas:
- Tulis pesan banding maksimal 2.000 karakter.
- Gunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris yang sopan, formal, dan jelas.
- Jangan bertele-tele, kamu bisa langsung pada inti pesan mengapa iklanmu sudah layak untuk ditayangkan.
- Hindari kata-kata emosional dan fokus pada fakta bahwa produk dan kontenmu sudah profesional.
- Cantumkan bukti pendukung, seperti dokumen perizinan, sertifikat BPOM, screenshot landing page, dan lain-lain.
Setelah pesan banding kirim, kamu akan terima respon TikTok dalam estimasi waktu 24 jam. Sementara menunggu proses review, status iklanmu akan tetap “Tidak Tayang-Tidak Disetujui”. Jadi, jangan khawatir dan tetap tunggu sampai hasilnya keluar, ya.
Step 4: Membuat Ad Group Baru Jika Banding Tetap Gagal
Jika banding diterima, iklanmu akan mulai tayang dengan status “Aktif”. Tapi jika proses banding tetap gagal, maka solusi terbaik adalah dengan membuat ulang iklan.
Membuat Ad Group baru artinya kamu perlu mereset skor iklan, dengan begitu riwayat review yang berisi penolakan bisa bersih dan konten iklanmu jadi lebih mudah disetujui.
Pastikan lagi cara pasang iklan di TikTok Ads sudah benar dan sesuai kebijakan, mulai dari setting Ad Group, membuat materi iklan, posting konten iklan, hingga copy iklan.
Strategi “Clean Ads” untuk Advertiser Skala Besar
Iklan TikTok yang ditolak memang bisa diatasi dengan cara mengajukan banding. Tapi, bagi pengiklan skala besar dengan budget yang tidak sedikit, penolakan yang terlalu sering juga tidak baik untuk kesehatan akunmu, termasuk jadi boncos waktu hingga budget.
Karena itulah Clean Ads jadi sangat penting, supaya akunmu tidak kena banned, reputasi brand bisa positif, ROI (Return of Investment) jadi maksimal, dan budget iklan tetap efisien.
Ikuti beberapa tips mengelola akun TikTok Ads agar tidak terkena flag permanen:
1. Pastikan Konten Selalu “Clean Ads”:
- Hindari overclaim dan konten dengan pesan yang palsu atau menyesatkan.
- Pastikan produk sudah punya sertifikat resmi atau surat izin edar yang sah.
- Utamakan orisinalitas konten dan hindari meniru konten orang lain.
- Jangan mempromosikan konten atau produk terlarang, sensitif, dan yang melanggar hak kekayaan intelektual.
2. Pastikan “Landing Page” Selalu Aman:
- Selalu pertahankan konsistensi produk yang kamu iklankan dengan produk yang dijual di landing page.
- Pastikan landing page punya kebijakan privasi, syarat dan ketentuan, serta kontak bisnis yang jelas.
- Selalu optimasi landing page secara berkala agar loading page cepat, tidak blank, dan tidak mudah error.
3. Kelola Akun TikTok Ads Manager:
- Aktifkan verifikasi dua langkah di TikTok Ads Manager dan Business Center.
- Gunakan metode pembayaran yang sah dan valid sesuai nama di profil bisnis akunmu.
- Pastikan kamu punya beberapa akun iklan (Business Center) sesuai niche masing-masing.
4. Manajemen Isu Akun dengan Cermat:
- Selalu update dengan informasi panduan kebijakan TikTok Ads yang terbaru.
- Periksa Account Standing di akun TikTok for Creator untuk melihat pelanggaran yang pernah terjadi, sehingga kamu tidak mengulang pelanggaran yang sama.
- Ketika iklan TikTok Ads ditolak, segera atasi dengan mengedit dan ajukan banding.
Kelola Iklan Tanpa Drama dengan Everpro Ads
Meski bisa diatasi dengan cepat, namun iklan TikTok Ads yang ditolak tetap tidak baik untuk manajemen bisnis kamu secara menyeluruh. Selain membuat akunmu jadi menumpuk poin pelanggaran, kamu juga jadi harus mengeluarkan waktu ekstra untuk mengatasinya.
Agar seluruh pengelolaan bisnismu tetap stabil, sebetulnya isu seperti iklan TikTok yang ditolak bisa diantisipasi sejak awal dengan pakai TikTok Ads Account dari Everpro Ads.
Sebagai TikTok Partner Indonesia, Everpro Ads bisa menghubungkan kamu dengan TikTok Ads Account Whitelist resmi, sehingga akunmu minim resiko suspend, top up saldo lebih gampang, akun lebih aman, dan iklanmu jadi lebih mudah disetujui.
Setelah iklan lolos tanpa drama, kamu juga bisa gunakan Everpro MPE untuk pantau apakah trafik dari iklan tersebut benar-benar menghasilkan orderan di marketplace atau landing page yang kamu sematkan.
Iklan sudah jalan sampai bikin orderan menumpuk? Tenang, juga ada Everpro Shipping yang bantu otomatisasi pengiriman ke pelanggan, jadi kamu bisa fokus ke konten iklan aja.
Bersama Everpro, kamu bisa kelola iklan dengan tenang tanpa menghadapi banyak drama dan penolakan lagi. Jadi, tunggu apa lagi, yuk mulai berlangganan di Everpro!







