Mengenal Jenis Jenis E Commerce yang Perlu Anda Ketahui

jenis jenis e commerce

Ternyata ada banyak Jenis E Commerce yang tersedia! Apa anda baru tahu? Simak penjelasan mengenai jenis jenis e commerce melalui artikel ini.

Sejak hadirnya internet, hampir semua aktivitas kian bergantung dengan kemudahannya. Semua kalangan dapat memanfaatkannya, mulai dari pebisnis, pelajar, ibu rumah tangga, dan banyak lagi.

Bahkan bisnis juga banyak yang telah berbasis internet. Salah satunya yaitu E Commerce, yang merupakan singkatan dari electronic commerce.

Banyak keuntungan yang terdapat dari e commerce ini baik untuk pebisnis maupun konsumen. Yaitu kemudahan dalam menjalankannya karena dapat dilakukan dari mana dan kapan saja.

Dengan semakin meningkatnya pengguna internet, bisnis juga akan berinovasi dan semakin mengikuti perkembangan. Maka dari itu hadirlah e commerce sebagai upaya untuk terus meningkatkan strategi dalam menjangkau calon konsumen tanpa batas geografis.

Apakah anda tahu ada banyak jenis e commerce? Melalui artikel ini anda akan mendapat penjelasan mengenai jenis-jenis e commerce. Jadi baca hingga tuntas ya.

Sekilas Tentang E-Commerce

jenis jenis e commerce
Sumber: pexels.com

Layanan digital menjadikan aktivitas berbisnis menjadi lebih mudah. Baik itu kegiatan promosi, penjualan, atau pembelian dapat dilakukan secara online. Hal tersebut sering disebut sebagai e commerce.

E commerce adalah bentuk perdagangan yang memanfaatkan internet dalam menjalankannya. Tidak seperti berdagang secara tradisional yang harus memiliki tempat atau toko secara fisik, dengan e commerce anda hanya perlu menggunakan device yang terkoneksi internet untuk menjalankan proses bisnisnya.

Ada banyak keuntungan dalam bisnis e commerce ini. Beberapa diantaranya adalah:

Everpro
  1. Fleksibilitas dalam menjalankan usaha.
  2. Dapat menjangkau calon konsumen lebih luas.
  3. Tidak harus bermodal besar.
  4. Waktu dan tenaga lebih efisien.
  5. Dapat mengembangkan bisnis lebih mudah.

Terdapat beberapa jenis e commerce yang ada saat ini. Simak lebih lanjut penjelasannya.

Baca juga: Penjelasan Lengkap Tentang Ecommerce, Baca Disini!

Berbagai Jenis E Commerce 

jenis jenis e commerce
Sumber: google.com

Adanya sistem e commerce anda sebagai produsen atau penjual tidak perlu bertemu secara langsung dengan konsumen karena semua dapat dilakukan online. Begitu juga dengan pembeli yang dapat dengan mudah memilih dan membeli produk tanpa harus datang langsung ke toko.

Tak hanya penjualan dari produsen ke konsumen, terdapat berbagai jenis e commerce lainnya yang ada saat ini. Lantas apa saja jenis jenis e commerce itu? Berikut penjelasannya:

  • E Commerce Business to Business (B2B)

Jenis yang pertama ini merupakan transaksi yang dilakukan oleh dua belah pihak yang saling memiliki kepentingan bisnis. Keduanya saling mengerti dan mengetahui bisnis yang dijalankan.

Jadi konsumennya bukanlah perorangan, melainkan sebuah grup atau kelompok yang menjalankan bisnis yang saling berkaitan. Contohnya adalah, Pabrik tekstil sebagai bahan baku sepatu dengan Pabrik pembuat sepatu. 

Karena bentuk transaksinya antar perusahaan tentu memiliki jumlah kebutuhan yang besar pula. Maka dari itu, dalam proses transaksi menggunakan email atau Electronic Data Interchange (EDI) agar lebih mudah.

  • E Commerce Business to Consumers (B2C)

Jenis B2C menjadi yang paling dikenal secara umum. E commerce ini merupakan kebalikan dari B2B karena proses transaksinya.

Dalam Business to Consumers produsen memasarkan barang langsung pada konsumen akhir dan perorangan. Jadi sama seperti berjualan tradisional pada umumnya yang menjual langsung ke konsumen.

Karena jenis bisnis ini merupakan bagian dari e commerce, tentu dalam proses menjalankannya menggunakan internet atau secara online. Contoh dari jenis ini antara lain: Berrybenka, Lazada, Traveloka, dan masih banyak lagi.

  • E Commerce Consumer to Consumer (C2C)

Seperti namanya, proses transaksi pada jenis e commerce ini adalah antara konsumen ke konsumen. Jenis ini terbagi menjadi dua model yaitu marketplace dan classified.

Dalam model marketplace, penjual membutuhkan media atau platform sebagai wadah transaksi. Jadi dalam platform ini konsumen adalah penjual yang menawarkan produk untuk dibeli oleh konsumen lain. Contohnya adalah Shopee, Bukalapak, dan sebagainya.

Sedangkan dalam model classified, platform hanya berfungsi sebagai wadah bertemunya penjual dan pembeli. Tanpa memfasilitasi transaksi jual-beli online seperti proses pembayaran dan sebagainya.

Contoh dari model classified adalah OLX, Kaskus, dan lain-lain.

  • E-Commerce Consumer to Business (C2B)

Berbeda dari B2C, bukan produsen yang menawarkan kepada konsumen melainkan sebaliknya. Dalam jenis e commerce ini, transaksi jual beli produk atau jasa/layanan terjadi antara konsumen kepada perusahaan.

Jadi individu atau konsumen yang menawarkan produk atau jasa yang mereka miliki untuk kebutuhan perusahaan yang siap membelinya. Contohnya adalah seorang freelancer web developer, atau copywriter yang menawarkan jasa kepada perusahaan dalam website seperti freelancer.com atay fastwork.id.

  • Business to Administration (B2A)

Nama lain untuk jenis bisnis ini adalah Business to Government (B2G), merupakan jenis e commerce yang menjual jasa atau produk kepada lembaga pemerintahan. Jadi, suatu perusahaan sebagai pihak bisnis akan menawarkan produk atau jasa untuk operasional/proyek dari pemerintah.

Contohnya adalah website administrasi publik seperti pajak.go.id atau bpjs-online.com. Tujuan dari jenis e commerce ini adalah untuk memudahkan penggunaan layanan dengan dukungan teknologi dan informasi.

  • E Commerce Consumer to Administration (C2A)

Sedangkan jenis ini mirip seperti proses B2A, yang bertujuan untuk menjual produk atau jasa ke lembaga pemerinta. Hanya saja, dalam jenis ini yang menawarkan adalah konsumen atau individu.

Contoh dari jenis ini adalah pembayaran pajak atau iuran kesehatan dari individu ke pemerintah, seperti pajak.go.id.

  • Online to Offline (O2O)

Selanjutnya terdapat jenis online to offline, yang berhubungan dengan kegiatan pemesanan, pemasaran, dan lainnya secara online kemudian dilanjutkan dengan pembelian di toko offline.

Jadi pihak perusahaan sebagai produsen melakukan promosi untuk branding dan menarik minat beli konsumen melalui jaringan online. Kemudian saat konsumen hendak melakukan transaksi pembelian akan datang langsung ke toko atau bertemu secara fisik.

Contoh dari jenis ini banyak terdapat pada sektor transportasi dan akomodasi, seperti Gojek, AirBnB, dan masih banyak lagi.

Baca juga: 10 Jenis Contoh E Commerce Terpilih yang Banyak Pengunjung

Komponen dari E Commerce

jenis jenis e commerce
Sumber: google.com

Untuk mendukung operasional dari e commerce terdapat beberapa komponen-komponen di dalamnya. Beberapa komponennya antara lain berikut ini:

  1. Produk atau jasa yang akan dijual seperti software, ebook, dan masih banyak lagi.
  2. Tempat untuk menjual produk tersebut, yaitu website atau toko online,
  3. Cara mendapatkan pesanan, seperti menggunakan email, sms, atau sebagainya.
  4. Metode pembayaran, seperti transfer via ATM, COD, e-payment, dan lain-lain.
  5. Cara mengirim pesanan, yaitu dengan menggunakan jasa pengiriman seperti JNE, JNT, dan lainnya.
  6. Pelayanan konsumen, hal ini menjadi komponen penting untuk kelangsungan proses bisnis contohnya seperti online chat yang tersedia di website dengan customer service.

Demikian penjelasan mengenai jeni jenis e commerce beserta komponen yang terdapat didalamnya. Semoga uraian ini bermanfaat untuk anda.

Nantikan artikel informatif lainnya hanya di Evepro!

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Telegram
Artikel Terkait
Open chat
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?