everpro

Kenalilah! Social Commerce di Indonesia

Social Commerce

Sangat penting saat ini mengetahui berbagai social commerce, apalagi jika memiliki cita-cita untuk menjadi pengusaha muda.

Banyak hal yang harus di lakukan, salah satunya mengikuti zaman, setidaknya tidak buta akan teknologi.

Dengan memiliki dan mengenal sosial commerce, maka akan sangat membantu dalam membangun usaha.

Bahkan tak perlu lagi mencari konsumen secara langsung, dengan menggunakan platform social commerce, konsumen bisa di dapatkan secara mudah dan banyak yang akan melihat produk yang di tampilkan di platform.

Untuk pembahasan lebih lanjut, yuk simak artikel berikut ini:

Apa itu Social Commerce?

Social Commerce
Sumber: Pexels.com

Social commerce adalah penggunaan media sosial untuk memfasilitasi pembelian dan penjualan produk dan layanan secara online.

Ini termasuk aktivitas seperti memamerkan produk di media sosial, menggunakan media sosial untuk terlibat dan memengaruhi pelanggan, dan memungkinkan pelanggan membeli produk langsung dari platform media sosial.

Fitur yang biasa ditemukan di social commerce antara lain rating pengguna, rating, dan rekomendasi; kemampuan untuk berbagi produk dengan teman dan pengikut; dan memasukkan fitur media sosial seperti “suka” dan komentar ke dalam proses pembelian.

Baca juga: 4 Cara Ampuh Meningkatkan Omzet Ecommerce, Cobalah!

Everpro

Jenis Jenis Social Commerce

Semakin hari semakin banyak perusahaan yang membuat platform social commerce. Sehingg orang mulai kesulitan untuk mengidentifikasi jenis dan pola yang ada.

Berikut adalah 7 bentuk social commerce yang dirilis oleh Mashable untuk mempermudah mengenal social commerce dari jenis-jenisnya:

1. Peer-to-peer sales platforms

Ini adalah “tempat” di mana transaksi terjadi berdasarkan komunitas. Setiap orang berkomunikasi dan menjual produk secara langsung kepada orang lain. Contohnya adalah eBay, Etsy dan Amazon Marketplace.

2. Social network-driven sales

Penjualan dalam kategori ini didorong oleh jejaring sosial yang sudah populer. Transaksi juga dapat terjadi di dalam jaringan itu sendiri. Contohnya termasuk Facebook, Pinterest dan Twitter.

3. Group Buying

Pembelian kelompok memungkinkan produk di jual ke banyak pembeli dengan tingkat harga yang lebih rendah. Contohnya adalah Groupon dan LivingSocial.

4. Peer Recommendations

Merupakan website yang menampilkan review dari pembeli sebelumnya untuk meningkatkan nilai negosiasi produk. Biasanya, reward di berikan kepada orang yang bersedia menceritakan dan membagikan pengalaman berbelanjanya melalui media sosial. Contohnya adalah Amazon, Yelp dan JustBoughtIt.

5. User-curated shopping

Ini adalah situs belanja yang dapat di gunakan oleh pengguna untuk membuat dan membagikan daftar produk dan layanan yang dapat di beli. Contohnya adalah The Fancy, Lyst dan Svpply.

6. Participatory Commerce

Ini adalah bentuk perdagangan di mana konsumen terlibat langsung dalam proses produksi. Misalnya crowdfunding seperti Kickstarter, Threadless dan CutOnYourBias.

7. Social Shopping

Commerce yang termasuk dalam kategori ini adalah website yang berupaya menghubungkan konsumen berbelanja secara offline melalui forum chat untuk berbagi pendapat dan saran.

Manfaat Social Commerce

Social Commerce
Sumber: Pexels.com

Ada beberapa manfaat social commerce bagi bisnis, antara lain:

  • Tingkatkan Visibilitas Produk : Menampilkan produk di media sosial dapat meningkatkan visibilitas produk dan menarik perhatian calon pelanggan.
  • Mengumpulkan Data Pelanggan: Media sosial dapat memberikan informasi tentang pelanggan, termasuk minat dan preferensi mereka, yang dapat membantu bisnis meningkatkan pengalaman berbelanja pelanggan mereka.
  • Tingkatkan kepercayaan pelanggan: Umpan balik dan ulasan pelanggan di media sosial dapat membantu membangun kepercayaan pelanggan di perusahaan.
  • Tingkatkan tingkat penjualan: Menggunakan fitur belanja media sosial memudahkan pelanggan untuk membeli produk langsung dari platform, yang dapat meningkatkan tingkat penjualan.
  • Tingkatkan loyalitas pelanggan: Media sosial menawarkan pelanggan kesempatan untuk berinteraksi dengan perusahaan, yang dapat membantu meningkatkan loyalitas pelanggan dan membangun hubungan jangka panjang.

Baca juga: Kesulitan Mengelola Toko? Gunakan Jasa Kelola Ecommerce

Platform Social Commerce di Indonesia

Berikut ini adalah 10 platform social commerce yang populer di Indonesia:

  1. Tokopedia
  2. Bukalapak
  3. Shopee
  4. Lazada
  5. Blibli
  6. Zalora
  7. Matahari Mall
  8. Elevenia
  9. JD.ID
  10. Akulaku

Semua platform ini menawarkan fitur belanja online yang memungkinkan pelanggan untuk membeli produk dari berbagai penjual yang terdaftar di platform tersebut.

Mereka juga menyediakan fitur-fitur seperti ulasan pelanggan, rating, dan rekomendasi untuk membantu pelanggan membuat keputusan pembelian.

Contoh Social Commerce

Beberapa contoh social commerce yang bisa Anda lihat adalah:

  • Belanja di Instagram

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk membeli produk yang di tampilkan di postingan Instagram dengan mengeklik tautan yang di sertakan dalam deskripsi postingan.

Layanan ini seperti etalase digital karena perusahaan dan pengembang dapat menjual produknya langsung melalui Instagram, seperti halnya di pasar.

Saat pertama kali di luncurkan di Indonesia, Instagram Shopping hanya tersedia untuk sejumlah kecil pengguna.

Namun kini dengan berbagai fitur menarik, banyak sekali para pengguna yang memanfaatkan Instagram untuk menjual produk dan melakukan endorse di platform ini.

  • Facebook Marketplace

Ini adalah platform belanja di Facebook yang memungkinkan pengguna menelusuri dan membeli produk dari pengecer lokal atau perusahaan besar.

Oleh karena itu, platform ini merupakan dimana orang dapat menemukan, membeli dan menjual barang.

Pengguna dapat menelusuri penawaran, mencari barang yang di jual di dekat mereka, atau menemukan produk yang dapat diantar.

  • Pin yang Dapat Dibeli Pinterest

Fitur ini memungkinkan pengguna Pinterest untuk membeli produk yang menginspirasi di Pinterest dengan mengklik tombol beli yang terletak di pin.

Pin Produk berisi metadata dan diformat untuk memberi tahu pengunjung Pinterest bahwa produk tersedia untuk dibeli. Pin Produk mencakup informasi harga, ketersediaan, judul produk, dan deskripsi.

  • Toko TikTok

TikTok menambahkan fitur toko online yang memungkinkan pengguna membeli produk yang ditampilkan dalam video TikTok.

Ini adalah salah satu fitur belanja online yang ditawarkan oleh platform TikTok. Fitur ini memungkinkan siapa saja untuk berjualan dan berbelanja secara online

Sekian informasi artikel kali ini, Semoga bermanfaat! Nantika artikel yang update dan informatif di Everpero.id!

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Telegram
Artikel Terkait