everpro

Penting! Brand Equity Adalah: Pengertian, Manfaat, dan Contohnya

brand equity adalah

Ingin membangun bisnis tapi takut kalah saing? Brand Equity adalah hal penting untuk bisnis. Simak lebih lanjut pengertian Brand Equity hingga contohnya disini.

Ketika membuat sebuah merek atau brand, tentu perlu mengetahui bagaimana cara mengukur merek bisnis sendiri. 

Berbagai pertanyaan terkait merek, seperti apakah merek ini mudah dikenal orang? Apa merek ini sudah cukup kuat di mata orang lain? Dan apakah persepsi konsumen terhadap merek sama seperti yang anda inginkan?

Untuk menjawab berbagai pertanyaan tersebut brand equity adalah cara untuk menilai seputar merek tersebut. 

Maka dari itu, pelaku bisnis perlu memahami pengertian brand equity serta cara membangunnya. 

Melalui artikel ini anda akan lebih memahami tentang apa itu brand equity. Jadi, baca sampai selesai ya!

Pengertian Brand Equity

brand equity adalah
Sumber: google.com

Brand equity adalah seperangkat aset dan kepercayaan terkait merek tertentu, baik itu nama dan/atau simbol yang mampu menambah atau mengurangi nilai yang sebuah produk atau jasa berikan, baik untuk perusahaan maupun konsumen. 

Untuk dapat memahami brand equity adalah semudah anda menjawab Google, jika ada yg bertanya “kalau browsing internet menggunakan mesin pencari apa?”

Dari contoh brand equity tersebut, barulah bisa menarik kesimpulan dari pengertian brand equity berikut:

Everpro

Brand equity adalah nilai lebih yang perusahaan dapatkan karena brand lebih berkesan dan mudah dikenali daripada merek pesaing.

Baca juga: Biaya Marginal Adalah: Definisi, Rumus dan Cara Menghitungnya

Manfaat dari Brand Equity Adalah?

brand equity adalah
Sumber: google.com

Dengan memahami pengertian brand equity, setidaknya kita tahu bahwa hal ini memiliki dampak yang besar pada bisnis. 

Ekuitas merek bukanlah tentang meraih keuntungan instan, namun tentang bagaimana membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen.

Lebih jelasnya, berikut adalah manfaat dari ekuitas merek untuk bisnis:

  • Memperoleh Customer Loyalty

Jika anda memiliki teman, atau mungkin diri sendiri menggunakan barang dengan satu merek tertentu, padahal terdapat berbagai merek lainnya maka itu adalah bentuk dari ekuitas merek.

Sebagai contoh, seseorang gemar mengoleksi sepatu Nike, meski sebenarnya banyak merek sepatu olahraga lainnya. Hal tersebut merupakan salah satu manfaat ekuitas merek.

Karena brand equity adalah salah satu cara terbaik untuk membangun dan meningkatkan kesetiaan pelanggan. Bahkan faktanya, 59% pembeli lebih memilih produk yang familiar dan mereka percaya.

Dengan customer value yang positif tentu membuat konsumen lebih yakin dan setia memilih brand favorit mereka.

  • Meski Harga Tinggi, Penjualan Tetap Meningkat

Manfaat lainnya dari brand equity adalah konsumen akan mengesampingkan faktor harga saat membeli produk dari bisnis anda.

Berawal dari kesetiaan yang terbentuk atas rasa kepercayaan terhadap nilai brand, sehingga konsumen lebih memaklumi dengan harga yang tinggi dari produk atau jasa di bisnis anda.

Contoh brand equity yang dapat mewakilkan poin ini adalah brand Apple. Anda mungkin sudah mengetahui bahwa range harga HP dari merek ini lebih tinggi dari merek lainnya. 

Bahkan produk iPhone 13 terjual lebih dari 40 juta produk selama musim liburan akhir tahun 2021. Menakjubkan bukan?

  • Meningkatkan Customer Retention

Customer retention adalah upaya memuaskan konsumen agar mereka ingin membeli produk bisnis anda lagi dan lagi.

Dari pengalaman positif konsumen saat membeli suatu produk dari merek tertentu, memberi keyakinan bahwa produk lain yang berasal dari merek tersebut akan memberikan kualitas yang sama.

Oleh karenanya, pelanggan akan melakukan repeat order. Misalnya, ketika seseorang memakai blender Philips dan merasa puas, maka biasanya akan memutuskan untuk membeli produk Philips lainnya seperti rice cooker, mixer, dan lainnya.

  • Eksistensi Bisnis Semakin Kuat

Manfaat brand equity lainnya adalah dapat memperkuat eksistensi perusahaan.

Kesetiaan pelanggan dengan permintaan yang terus meningkat tentu akan memberikan dampak yang signifikan untuk perkembangan bisnis.

Selain dari ekuitas merek, perusahaan juga tetap perlu meningkatkan kualitas pelayanan dan produk, agar tidak terkecoh oleh pesaing.

Elemen Dasar dari Brand Equity

elemen ekuitas merek
Sumber: google.com

Terdapat beberapa tahapan dalam ekuitas merek berdasarkan elemen dasar. Adapun elemen dasar dari brand equity adalah sebagai berikut:

  • Brand Awareness

Kesadaran merek atau brand awareness adalah kemampuan pelanggan untuk mengingat atau mengenali lagi suatu merek serta mengaitkannya dengan satu kategori produk tertentu.

Dengan meningkatkan brand awareness, akan membuat konsumen lebih familiar terhadap suatu produk/jasa sehingga mudah untuk mengingatkan.

Elemen ini merupakan tahap awal untuk membangun ekuitas merek, cara untuk meningkatkan kesadaran merek adalah dengan cara seperti free trial, influencer marketing, dan sebagainya.

  • Brand Association

Asosiasi merek atau brand association adalah segala sesuatu yang terkait dalam memori pelanggan terhadap suatu merek.

Sebagai contoh ketika berbicara tentang mie goreng, merek apa yang pertama muncul di pikiran anda?

Sebagian besar, akan memikirkan Indomie. Pasalnya, brand ini memang sangat melekat dengan produknya dan namanya pun mudah diingat.

Pada tahapan ini, calon konsumen sudah mulai mengenal merek anda. Bahkan, mereka akan mulai mempelajari tentang kualitas produk bisnis anda.

  • Perceived Quality

Persepsi kualitas atau perceived quality menggambarkan respons secara keseluruhan dari pelanggan terhadap kualitas dan keunggulan brand.

Untuk meningkatkan kesan yang baik pada pelanggan, anda harus bisa memperkuat customer experience dan tentunya kualitas produk/jasa yang anda tawarkan.

  • Brand Loyalty

Loyalitas merek atau brand loyalty adalah suatu komitmen yang kuat dalam berlangganan atau melakukan repeat order suatu merek dengan konsisten di masa mendatang.

Komitmen ini dapat terjalin ketika pelanggan sudah percaya dengan merek bisnis anda. Jadi, jika anda meluncurkan produk baru, konsumen akan langsung memilih merek kesayangannya daripada merek kompetitor.

  • Proprietary Brand Assets

Proprietary brand assets adalah hal lainnya yang tidak termasuk dalam empat elemen sebelumnya. Elemen dasar ini berkaitan dengan cara mempertahankan ekuitas merek.

Beberapa caranya antara lain dengan memiliki hak paten, rutin meluncurkan inovasi baru, serta menjalin partnership.

Cara Membangun Brand Equity

ekuitas merek
Sumber: pexels.com

Brand equity adalah hal yang penting untuk mempertahankan dan mengembangkan bisnis. Maka dari itu, sebagai pengusaha anda perlu mempelajari cara membangunnya.

Adapun cara membangun brand equity adalah sebagai berikut:

  • Membuat Produk yang Unggul

Cara yang pertama untuk membangun brand equity adalah ketika anda berhasil membuat produk yang unggul dan dapat menjawab pertanyaan seperti:

“Siapa yang akan membeli produk dari brand anda?”, “Mengapa pembeli membutuhkan produk ini?”, serta “apa yang membuat konsumen mengingat merek anda?”

Pastikan anda mampu menjawab pertanyaan tersebut ketika hendak meluncurkan suatu produk. Selanjutnya produk juga harus memiliki:

    • Persona: informasi yang dapat merepresentasikan target konsumen mencakup demografis, perilaku, dan lainnya.
    • Brand story: cerita dari merek anda, seperti sejarah, tujuan, nilai, dan masih banyak lagi.
  • Melakukan Uji Coba Produk ke Target Pasar

Untuk mengetahui apakah produk yang anda luncurkan mampu menjawab kebutuhan target pasar adalah dengan melakukan product testing.

Product testing merupakan hal yang wajib untuk anda lakukan sebelum meluncurkan suatu produk. Pasalnya, dengan melakukan uji coba anda bisa mendapat kritik serta saran untuk mengevaluasi produk.

Dengan begitu, anda bisa melakukan perbaikan dan mengantisipasi kegagalan produk serta pengalaman buruk konsumen.

  • Menjalankan Strategi Marketing yang Efektif

Bagaimana produk ini dapat menjangkau konsumen? Apakah cara terbaik untuk meyakinkan konsumen bahwa brand ini adalah pilihan terbaik?

Untuk dapat menjawab pertanyaan tersebut tentunya dengan membuat strategi pemasaran yang efektif. Dengan menjalankan strategi marketing yang efektif, anda dapat meningkatkan ekuitas merek.

Adapun beberapa strategi marketing efektif mencontoh dari brand besar seperti Apple adalah:

  • Community Marketing
  • Menghindari perang harga
  • Menciptakan situs yang sederhana dan user friendly
  • Membuat copywriting yang menarik
  • Meningkatkan Customer Experience

Cara membangun brand equity yang terakhir adalah dengan meningkatkan pengalaman konsumen atau customer experience yang mengesankan.

Pengalaman positif dari konsumen ini mencakup produk juga pelayanan pelanggan. Dengan meningkatkan pengalaman konsumen yang positif, tentunya brand equity akan terjaga. Terlebih jika terdapat banyak ulasan positif serta kekuatan word of mouth.

Sebagai contoh, Bank BCA terkenal dengan customer experience yang positif, terutama pelayanan dari satpam BCA yang banyak orang mengakui sebagai pelayanan cap jempol.

Baca juga: SPPKP Adalah: Pengertian, Fungsi, Hingga Cara Memperolehnya

Contoh Brand Equity

Nah, setelah mengetahui pengertian brand equity, manfaat, elemen dasar, hingga cara membangunnya anda akan lebih memahami melalui contoh brand equity yang sukses seperti berikut ini:

  • Teh Botol Sosro

contoh brand equity
Sumber: google.com

Jika ada yang bertanya “apapun makanannya, minumnya?”

Pasti akan banyak yang menjawab “Tehbotol sosro” secara serempak.

Merek Teh Botol sosro merupakan contoh brand equity yang sukses dikenal sebagai produk teh siap minum dalam kemasan.  

Sesuai dengan tagline “apapun makanannya, minumnya teh botol sosro”, merek ini tersedia hampir di semua tempat makan. Mulai dari warung, kantin, makanan kaki lima, hingga restoran menyediakan teh botol sosro sebagai pilihan minumannya.

Bahkan faktanya, Teh Botol Sosro pernah meraih penghargaan Digital Popular Brand Award (IDPBA) pada tahun 2018. Persentasenya juga 62% lebih tinggi daripada merek sejenis lainnya.

Prestasi ini tentu tak lepas dari kualitas Teh Botol Sosro yang unggul, kuatnya strategi pemasaran, pendistribusian produk yang merata, inovasi berbagai varian rasa dan kemasan, serta harga yang ramah di dompet untuk setiap kalangan.

  • Aqua

contoh brand equity
Sumber: google.com

Sekarang coba jawab: siapa yang pernah membeli air mineral ke warung dengan mengatakan mau beli Aqua?

Pasti banyak yang pernah mengalami, mungkin anda juga salah satunya. Hal tersebut merupakan dampak suksesnya brand equity yang Aqua bangun.

Padahal terdapat berbagai merek air mineral dalam kemasan di pasaran. Suksesnya brand equity dari Aqua ini tak hanya berasal dari kemampuan menjaga kualitas, tetapi merek ini juga melakukan diferensiasi produk serta inovasi melalui produk air mineral berasa.

Proses diferensiasi produk dari Aqua bertujuan untuk menghasilkan produk yang lebih baik dari kompetitor, serta agar pelanggan lebih menyukainya.

Selain itu, diferensiasi produk juga merupakan upaya agar dapat memenuhi beberapa fragmen pasar.

Demikian penjelasan dari brand equity adalah hal yang penting untuk mengembangkan bisnis.

Semoga informasi dari artikel ini bermanfaat untuk anda. Simak berbagai artikel informatif lainnya dari Everpro ya!

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Telegram
Artikel Terkait
Open chat
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?