everpro

7 Cara Melaporkan Penipuan Online Agar Uang Kembali, Resmi!

cara melaporkan penipuan online agar uang kembali

Bingung bagaimana mengatasi penipuan online? Coba beberapa cara melaporkan penipuan online agar uang kembali berikut ini dengan mudah dan legal. 

Maraknya penipuan online memang semakin meresahkan. Melansir informasi dari Kemkominfo, tercatat kurang lebih 405.000 laporan penipuan transaksi secara online dari tahun 2017 – 2022.

Sebenarnya jenis penipuan transaksi daring telah ada sejak lama. Namun, dengan semakin canggihnya teknologi menyebabkan modus penipuan semakin beragam.

Maka dari itu, anda perlu berhati-hati terkait transaksi online. Caranya yaitu dengan mengedukasi diri apa saja ciri-ciri penipuan online serta bagaimana cara menghindarinya.

Tapi bagaimana jika sudah terjadi? Maka anda harus segera melaporkannya. 

Oleh karena itu, baca ulasan tentang cara melaporkan penipuan online agar uang kembali berikut ini hingga tuntas.

Baca juga: Usaha yang Dikelola Sendiri Disebut Usaha? Ini Jawabannya!

Apa Saja Ciri Penipuan Online?

ciri-ciri penipuan online
Sumber: pexels.com

Adanya media sosial menjadi sarana yang memudahkan orang tak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi penipuannya. Terdapat banyak modus penipuan yang semakin canggih dan berani mengatasnamakan pihak tertentu.

Mulai dari menggunakan akun palsu sebagai modus akun layanan konsumen untuk menjawab keluhan nasabah atau pelanggan dengan lebih cepat dari official account, hingga hack akun pribadi untuk modus pinjam uang ke pengikut akun yang di-hack tersebut.

Everpro

Berbagai modus yang sering penjahat siber gunakan yaitu seperti meminta kode verifikasi atau OTP (One Time Password) untuk melakukan transaksi ilegal, meminta data diri, hingga kebutuhan mendesak dan meminta transfer sejumlah uang.

Para penipu ini memanfaatkan kelengahan calon korban untuk melancarkan aksinya. Oleh karena itu, perhatikan ciri-ciri penipuan berikut agar tidak tertipu oleh modus sejenis:

    • Memikat dengan cara iming-iming hadiah tertentu
    • Meminta informasi pribadi (contoh: foto KTP)
    • Meminta anda mengirimkan sejumlah uang di awal
    • Akun media sosial yang tidak terverifikasi
    • Kolom komentar akun media sosial tersebut di limited atau disable
    • Terdapat angka di belakang username
    • Chat atau pesan dari akun teman yang jarang atau tidak pernah berkomunikasi tapi tiba-tiba meminjam sejumlah uang

Bagaimana Cara Mencegah Terjadinya Penipuan Online

cara melaporkan penipuan online agar uang kembali
Sumber: pexels.com

Setelah memperhatikan dan memahami ciri-ciri penipuan, anda bisa lebih berhati-hati dan mencegah terjadinya penipuan online.

Seperti himbauan dari Kominfo untuk lebih waspada jika ada yang meminta kode verifikasi atau OTP melalui email, aplikasi chat, telepon, media sosial, maupun SMS dengan mengaku sebagai perwakilan dari institusi resmi.

Kominfo juga memperingatkan agar selalu berhati-hati terhadap situs palsu atau phising, serta penipuan menggunakan fitur call forwarding (penerusan panggilan).

Berikut saran dari Kominfo yang dilansir dari situs resmi kominfo.go.id:

“Tolak jika ada yang meminta anda untuk menekan nomor pengganti dengan kode tertentu. Bisa jadi, itu adalah penipuan menggunakan penerusan panggilan untuk mengirim data telepon dan sms kepada pelaku.”

Lebih lanjut berikut adalah cara mencegah terjadinya penipuan online:

  1. Jangan mudah memberikan data pribadi
  2. Waspada terhadap nomor tidak dikenal
  3. Menyimpan bukti transaksi pengiriman

Cara Melaporkan Penipuan Online Agar Uang Kembali

cara melaporkan penipuan online agar uang kembali
Sumber: pexels.com

Ketika anda menemukan ciri-ciri penipuan, pastikan mengikuti langkah pencegahan. Kemudian laporan hal tersebut agar langsung ditindaklanjuti dan tidak melakukan modus penipuan lagi.

Oleh karena itu, mengetahui cara melaporkan penipuan online adalah hal yang wajib anda perhatikan. Baik itu berhasil mencegah maupun telah terlanjur ditipu.

Adapun beberapa cara melaporkan penipuan online agar uang kembali melansir dari Adira Finance adalah sebagai berikut:

  • Melalui Bank

Jika modus penipuan mengatasnamakan bank tertentu atau meminta transfer ke bank tertentu, maka bisa langsung melaporkan ke bank yang bersangkutan.

Caranya melaporkan penipuan online agar uang kembali yaitu dengan mendatangi kantor cabank yang penipu gunakan. Bisa juga dengan menghubungi call center bank tersebut.

Selanjutnya pihak bank akan membantu proses pemblokiran nomor rekening dan memproses ke pihak berwajib jika ada bukti penipuan yang konkret atau nyata.

  • Melaporkan Penipuan Online ke Kantor Polisi

Cara melaporkan penipuan online agar uang kembali selanjutnya adalah langsung ke pihak berwajib yaitu kantor polisi. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Persiapkan bukti tindakan penipuan online, seperti screenshot transaksi, chat, link atau toko online penipu, serta nomor rekening penipu.
  2. Selanjutnya, datangi kantor kepolisian. Untuk memperkuat laporan, bawa juga saksi yang mengetahui kronologi kejadian secara langsung (jika ada).
  3. Setelah sampai di Kantor Polisi, dapat langsung menuju ruang Serta Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Lalu sampaikan laporan dan serahkan bukti tersebut ke petugas.
  4. Nantinya petuga akan mengajukan beberapa pertanyaan dan akan meminta anda untuk menjelaskan kronologis kejadian.
  5. Setelah petugas menerima semua laporan dan bukti, tunggu pemberitahuan selanjutnya dari pihak Kepolisian.
  • Lapor Melalui Situs lapor.go.id

Selain cara offline, terdapat juga cara online untuk melaporkan penipuan melalui situ lapor.go.id. Adapun langkah-langkah melaporkan penipuan online agar uang kembali melui situ ini yaitu:

  1. Masuk ke situs lapor.go.id
  2. Kemudian masuk ke menu Kategori Pelaporan, dan pilih Pengaduan
  3. Lalu tuliskan judul pelaporan serta rincian kronologi penipuan online yang anda alami, pilih tanggal dan lokasi kejadian, serta pilih instansi tujuan yang terkait dengan pengaduan tersebut.
  4. Setelah itu pilih kategori Tindak Pidana, lalu unggah berkas lampiran
  5. Lalu pilih kategori Pengadu, dan klik Lapor!
  6. Langkah terakhir yaitu mengisi data diri dan lengkapi semua persyaratan.
  • Lapor Melalui Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI)

Jenis penipuan melalui aplikasi WhatsApp bisa langsung anda laporkan melalui BRTI. hal ini bertujuan untuk memblokir nomor penipu dan tidak ada lagi yang menjadi korban.

Cara melaporkan penipuan online agar uang kembali melalui BRTI adalah dengan langkah-langkah berikut ini:

  1. Pastikan jenis penipuan menggunakan WhatsApp, karena hanya jenis ini yang dapat anda laporkan melalui BRTI
  2. Kemudian, lampirkan semua bukti pendukung terjadinya penipuan, meliputi screeshot isi pesan penipu, hasil rekaman percakapan, hingga nomor telepon penipu
  3. Selanjutnya buka laman pengaduan di layanan.kominfo.go.id, dan pilih bagian aduan BRTI
  4. Lalu isi juga informasi yang dibutuhkan. Kemudian pilih menu Pengaduan dan tuliskan kasus penipuan yang anda alami
  5. Setelah itu, klik Mulai Chat 
  6. Selanjutnya lakukan percakapan dengan petugas helpdesk, lampirkan bukti adanya penipuan yang konkret
  7. Setelah selesai melaporkan, anda cukup menunggu petugas melakukan verifikasi.

Setelah proses verifikasi selesai, petugas akan membuat tiket laporan serta meminta penyelenggara jasa telekomunikasi untuk memblokir nomor tersebut. Jangka waktu proses pemblokiran yakni 1 x 24 jam.

  • Melaporkan Penipuan Melalui Situs cekrekening.id

Cara online lainnya yang bisa anda lakukan untuk melaporkan rekening penipu agar tidak ada lagi korban adalah melalui situs cekrekening.id.

Adapun langkah-langkah mudah sebagai cara melaporkan penipuan online agar uang kembali melalui situ ini yaitu:

  1. Masuk ke situs https://cekrekening.id/ melalui smartphone atau perangkat komputer
  2. Selanjutnya, masukkan nomor rekening, nama pemilik rekening, dan nama bank yang penipu gunakan
  3. Kemudian isi formulir yang tersedia hingga selesai

Selain untuk melaporkan rekening penipu, anda juga bisa menggunakan situs ini untuk cek rekening penipu apakah asli atau palsu.

  • Melakukan Cek Rekening Penipuan Online di kredibel.co.id

Saat melihat ciri-ciri penipuan, cek langsung melalui situs ini. Karena situs ini mampu mendeteksi adanya penipuan saat berbelanja online. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Kunjungi laman https//www.kredibel.co.id/report
  2. Kemudian lakukan Login menggunakan akun Google atau Facebook 
  3. Lalu pilih jenis laporan
  4. Selanjutnya isi formulir yang tampil dengan lengkap sampai selesai
  5. Langkah terakhir, klik Kirim Laporan
  • Melaporkan Penipuan Online ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Cara melaporkan penipuan online agar uang kembali yang terakhir adalah melalui Otoritas Jasa Keuangan atau OJK. Berikut adalah beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk membuat laporan penipuan melalui OJK:

  1. Pertama, ajukan surat tertulis kepada Anggota Dewan Komisioner OJK di bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen
  2. Cara kedua, laporkan melalui call center dengan menghubungi nomor 157. Jam operasional layanan pengaduan ini yaitu dari jam 08.00 – 17.00 WIB
  3. Ketiga, laporkan penipuan dengan menggunakan form pengaduan online dari OJK
  4. Keempat, lakukan pengaduan dengan cara mengirim email ke konsumen@ojk.go.id

Baca juga: 10+ Peluang Usaha yang Belum Banyak Pesaing, Patut Dicoba!

Itulah penjelasan cara melaporkan penipuan online agar uang kembali dengan mudah dan resmi. Pastikan anda selalu berhati-hati dengan memperhatikan ciri-ciri penipuan dan memahami cara pencegahan.

Semoga informasi dari artikel ini bermanfaat untuk anda. Sebarkan juga agar banyak yang dapat mengatasi dan terhindar dari penipuan online.

Simak berbagai artikel Everpro terkini dan informatif lainnya ya!

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Telegram
Artikel Terkait