everpro

5 Contoh Iklan Hard Selling Untuk Meningkatkan Penjualan

Ingin meningkatkan penjualan secara cepat?. Artikel ini akan menjelaskan contoh iklan hard selling promo dari berbagai brand.

Strategi marketing dengan iklan hard selling digunakan oleh beberapa perusahan untuk mendapatkan hasil yang cepat.

Tapi sebelum itu ketahui lebih lanjut tentang apa itu iklan hard selling, bagaimana cara membuat iklan hard selling yang efektif, dan contoh iklan hard selling yang sukses dan cocok untuk bisnis Anda.

Baca Juga : Contoh Iklan Kolom Lengkap Dengan Pengertiannya, Yuk, Simak!

Apa itu Iklan Hard Selling?

Iklan hard selling adalah jenis iklan yang langsung menjual produk atau jasa.

Iklan tersebut efektif karena menggunakan kalimat persuasif dan ajakan bertindak untuk mendorong konsumen untuk membeli produk atau jasa.

Iklan-iklan tersebut juga menargetkan konsumen yang tepat dan relevan dengan produk atau jasa.

Kelebihan dan Kekurangan Iklan Hard Selling

Walaupun iklan hard selling ini memberikan hasil yang lebih cepat,  Anda perlu mengetahui tentang kelebihan lainnya dan kelemahan yang mungkin bisa berakibat untuk perkembangan bisnismu.

Iklan hard selling memiliki beberapa kelebihan, antara lain:

  • Dapat menjangkau audiens yang luas
  • Mudah dipahami oleh audiens
  • Efektif untuk meningkatkan penjualan dengan memanfaatkan perasaan FOMO calon pembeli, sehingga proses pembelian berlangsung cenderung cepat 
  • Risiko kehilangan customer rendah selama persaingan jangka panjang dengan soft selling
  • Hard selling sangat bermanfaat bagi sales yang mendapat penghasilan berbasis komisi
  • Tidak menguras waktu dan sumber daya seperti pada soft selling

Kekurangan iklan hard selling, antara lain:

  • Taktik agresif dapat membuat calon pembeli tidak nyaman, menjauh, dan pada akhirnya tidak jadi membeli
  • Dapat menimbulkan kesan negatif bagi merek
  • Memiliki biaya yang lebih tinggi

Terlepas dari kelebihan dan kekurangannya, efektivitas hard selling tergantung pada perusahaan, produk, dan target market-nya. Tentunya untuk menghasilkan nilai yang baik perusahan bisa mengkombinasikan beberapa strategi marketing agar menghasilkan nilai profit yang tinggi dalam jangka panjang.

Tips Membuat Iklan Hard Selling yang Efektif

Berikut adalah tips-tips yang bisa Anda ikuti membuat iklan hard selling yang efektif untuk meningkatkan penjualan.

  • Pahami target audiens, ketahui apa yang mereka sukai? apa yang mereka butuhkan?, dan pastikan iklan Anda relevan dengan target audiens.
  • Gunakan kalimat-kalimat yang kuat dan meyakinkan untuk membujuk audiens untuk membeli produk atau jasa.
  • Tampilkan bagaimana produk atau jasa dapat memecahkan masalah atau memenuhi kebutuhan audiens.
  • Lewat media apapun selalu memaksimalkan design dan copywriting lewat caption ataupun headline, tagline agar mudah diingat audiens.

Ciri-Ciri  Iklan Hard Selling 

Iklan hard selling memiliki ciri-ciri yang mencolok dan fokus pada penjualan langsung dengan menekankan aspek persuasif. Berikut adalah beberapa ciri-ciri umum dari iklan hard selling:

  1. Mencantumkan panggilan aksi langsung (Call to Action)  yang mendorong penonton untuk segera mengambil tindakan, seperti “Beli Sekarang,” “Hubungi Kami Hari Ini,” atau “Dapatkan Penawaran Ini Saat Ini.”
  2. Penekanan pada keuntungan produk: Iklan ini fokus pada penjelasan keuntungan langsung yang dapat  oleh pelanggan dengan membeli produk atau layanan. Ini termasuk fitur unggulan, harga khusus, atau bonus tambahan.
  3. Adanya penawaran waktu terbatas, adalah ciri khas iklan hard selling agar menciptakan urgensi dengan menawarkan promo atau diskon khusus yang hanya berlaku untuk periode waktu tertentu. Hal ini dirancang untuk mendorong pelanggan agar segera mengambil keputusan pembelian.
  4. Harga yang jelas dan spesifik, iklan ini menyajikan informasi harga dengan jelas dan spesifik. Diskon, cicilan, atau bonus dinyatakan secara tegas untuk menarik perhatian konsumen.
  5. Fokus pada fitur produk merupakan Iklan hard selling sering kali digunakan. Hal ini bertujuan untuk meyakinkan pelanggan bahwa produk tersebut memenuhi kebutuhan mereka.
  6. Pendekatan yang bersifat menjual dengan bahasa yang digunakan dalam iklan hard selling bersifat persuasif dan menekankan pada keunggulan produk atau layanan. Penekanan pada manfaat langsung bagi pelanggan menjadi fokus utama.
  7. Sertifikat, atau bukti keandalan. Terdapat beberapa iklan hard selling dapat menyertakan sertifikat, testimoni pelanggan, atau bukti keandalan lainnya sebagai upaya untuk meyakinkan calon pembeli tentang kualitas produk atau layanan.
  8. Pemakaian bahasa yang tegas: Bahasa yang digunakan dalam iklan hard selling cenderung tegas dan meyakinkan, tanpa banyak permainan kata-kata atau penjelasan yang panjang.

Penting untuk diingat bahwa efektivitas iklan hard selling dapat bervariasi tergantung pada industri dan jenis produk atau layanan yang dipasarkan.

Kesuksesan iklan ini tergantung pada sejauh mana iklan tersebut memahami dan merespons kebutuhan serta preferensi target audiensnya.

Selain itu juga penting untuk melakukan startegi marketing jangka panjang dengan soft selling untuk tetap menjaga loyalitas customer.

Baca juga : Retargeting Customer, Pelajari Contoh Iklan Soft Selling Berikut

5 Contoh Iklan Hard Selling 

1.Cashback Untuk Produk Elektronik Laptop

Conoth Iklan Hard Selling Cashback Laptop
Sumber: Google.com/bersosial

Iklan hard selling peralatan teknologi atau elektronik lebih sering menggunakan kalimat “cashback” dengan nominal tertentu dalam iklan penjualan produknya.

Sebagai daya tarik secara finansial istilah cashback menawarkan insentif finansial langsung kepada konsumen. Dengan memberikan pengembalian dana  kepada pembeli setelah membeli produk tersebut, iklan ini menciptakan daya tarik yang kuat untuk memotivasi pembelian. 

2. Voucher Belanja

Iklan Hard Selling Voucher Belanja Gofood
Sumber: Google.com

Penawaran voucher belanja juga merupakan contoh iklan hard selling  untuk produk jasa yang efektif conothnya seperti iklan voucher untuk aplikasi goofod.

Cara ini  untuk meningkatkan nilai transaksi dan juga urgensi. Dengan menawarkan voucher belanja dan promo ganda, contohnya pada iklan makanan dapat menciptakan kesan bahwa konsumen akan mendapatkan nilai lebih tinggi atau manfaat ekstra dengan pembelian mereka.

Ini dapat merangsang pembelian yang lebih besar atau produk tambahan.

3. Promo Beli paket A dapat bonus B

Contoh Iklan Hard Selling Promo Janji Jiwa
Sumber: Google.com/bersosial

Selanjutnya iklan hard selling untuk produk makanan dan minuman yang biasanya memiliki banyak variasi ini bisa menggunakan beli paket A dan dapat bonus B.

Adanya bonus tersebut untuk memperkenalkan produk baru atau produk yang kurang populer, caranya dengan mengaitkan dengan pembelian paket yang lebih populer. 

Selain itu juga Konsep “beli paket A dapat bonus B” dapat mendorong konsumen untuk melakukan pembelian yang lebih besar untuk mendapatkan bonus yang menarik. Ini dapat membantu meningkatkan nilai transaksi dan pendapatan.

4. Bonus Pengguna Baru

Contoh Iklan Hard Selling Promo Bibit
Sumber: Google.com

Strategi hard selling untuk produk aplikasi biasanya memberikan bonus kepada pengguna baru. Contohnya pada iklan Bibit yang berkolaborasi dengan Bank Jago, lewat promo Cashback 50rb untuk pengguna baru yang menginstal Aplikasi Bank jago.

Memberikan bonus dapat mempercepat proses akuisisi pengguna baru. Brand mungkin ingin meningkatkan jumlah pengguna baru dalam waktu singkat, dan bonus dapat menjadi alat untuk mencapai tujuan tersebut serta meningkatkan awareness untuk Bank Jago.

5. Menjelaskan Kelebihan Produk

Contoh Iklan Hard Selling By.u
Sumber: Google.com/bersosial

Terakhir menjelaskan kelebihan produk dalam iklan merupakan strategi pemasaran yang sudah sangat umum. Meskipun begitu setiap produk pasti memiliki keunikan, dan keunggulan yang berbeda dari kompetitor.

Contohnya pada iklan kartu provider By.u yang menyebutkan salh satu keunggulan bahwa dengan menggunakan kartu tersebut pengguna tidak perlu memperpanjang kartu seperti provider lain.

Maka menjelaskan kelebihan produk membantu membangun kesadaran konsumen terhadap fitur dan nilai suatu produk.

Everpro Facebook Ads Account Whitelisted 

Jika Anda berencana menjalankan strategi pemasaran dengan menggunakan media sosial, Anda bisa menyerahkannya kepada Everpro. Berikut ini adalah benefit dari Everpro Facebook Ads Account Whitelisted:

  • Partner Official Meta, minimalisir akun terbanned 
  • Edukasi Facebook Ads sampai ahli
  • Kemudahan dalam scale-up iklan
  • Transaksi terjamin Aman
  • Top Up Saldo Minimal Rp 50.000 Untuk Facebook Ads

DAFTAR SEKARANG

Fenti Perniawati

Fenti Perniawati

Seorang Junior SEO Content Writer, aktif menulis dan mengedit artikel yang berkaitan dengan Bisnis dan Digital Marketing untuk Blog Everpro. Pernah mengerjakan project SEO mulai dari research keyword, produksi content blog dan reporting untuk website otourism.id. Saya terus belajar untuk membuat artikel yang dapat bermanfaat bagi orang lain. Semoga lewat tulisan artikel yang saya buat, kita bisa saling belajar dan menemukan sudut pandang baru.
Share:
Everpro

Yuk, Dapatkan Promo dan Penawaran Istimewa dari Berbagai Layanan Everpro untuk Tingkatkan Bisnismu! 

Artikel Lainnya