everpro

Ketahui! Shipper Artinya dalam Kegiatan Logistik

Berdasarkan terjemahan Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia, shipper artinya pengirim. Namun, shipper bukanlah yang mengirimkan langsung ke alamat penerima. Simak pembahasan lebih lanjut mengenai shipper pada artikel ini.
shipper

Istilah shipper sangat erat kaitannya dengan bidang logistik. Apa itu shipper? Ketahui lebih lanjut dengan membaca artikel ini.

Dunia logistik memang semakin berperan penting sebagai penunjang berbagai aktivitas. Mulai dari aktivitas bisnis maupun keperluan sehari-hari.

Dalam kegiatan logistik ini terdapat istilah-istilah yang menggambarkan peran maupun proses kegiatan. Salah satu istilah yang sering muncul dan esensial dari kegiatan mengirim barang adalah shipper.

Lalu, apa arti shipper? Baca ulasan artikel ini hingga selesai untuk memahami arti dan perannya.

Shipper Artinya

shipper
Sumber: pexels.com

Mengutip dari Cambridge Dictionary, arti shipper adalah “a person or company whose job is to organize the sending of goods from one place to another.”

Dalam Bahasa Indonesia, pengertian istilah tersebut artinya adalah seseorang atau perusahaan yang bertugas untuk mengatur pengiriman barang dari satu tempat ke tempat lainnya.

Hasil terjemahan dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia, shipper artinya pengirim. Melansir dari Wiktionary, pengirim adalah orang yang mengirim atau orang yang menyuruh untuk menyampaikan.

Secara umum, kata ini erat kaitannya dengan kegiatan logistik, karena artinya adalah pengirim. Namun, pengirim bukanlah orang yang mengirimkan barang langsung ke alamat tujuan.

Jadi apa peran pengirim ini dalam aktivitas kirim barang? Simak lebih lanjut.

Everpro

Baca juga: Apa Itu POD dalam Pengiriman Barang? Ini Penjelasannya!

Apa Itu Shipper Berdasarkan Perannya?

shipper
Sumber: pexels.com

Melansir dari Marine Insight, seorang pengirim memiliki tanggung jawab terkait pengiriman barang. Dalam industri perkapalan, perannya sangat vital dan tidak terabaikan.

Kehadiran pengirim membantu pekerjaan pemilik kapal menjadi lebih mudah karena mengemban tanggung jawab dalam memastikan bahwa kiriman sampai ke tujuan tanpa masalah atau kecelakaan.

Peran shipper berkaitan dengan pengurusan dokumen sebagai kelengkapan syarat prosedur pengangkutan, sehingga tidak ada kendala yang timbul saat pengiriman.

Pengirim dalam hal proses pengiriman bukanlah yang mengangkut barang atau mengirimkan barang secara langsung ke alamat tujuan. Melainkan seseorang yang mengatur tahap awal pengiriman ke pihak jasa ekspedisi, mulai dari pengemasan, penyerahan, dan sebagainya.

Karena terdapat sebutan lain untuk orang yang mengangkut atau mengirimkan barang ke penerima, yaitu kurir atau carrier.

Arti Shipper dan Perbedaannya dengan Carrier

pengirim
Sumber: pexels.com

Setelah mengetahui apa arti dan peran pengirim, maka akan lebih mudah dalam membedakannya dengan carrier.

Melansir dari Texas International Freight, carrier adalah “a person or company that transports goods or people for any person or company and that is responsible for any possible loss of the goods during transport.” 

Dalam terjemahan Bahasa Indonesia, maka pengertian carrier tersebut adalah seseorang atau perusahaan yang mengangkut barang atau orang untuk setiap orang atau perusahaan dan bertanggung jawab atas kemungkinan kehilangan barang selama pengangkutan.

Jadi, perbedaan antara pengirim dan pengangkut terletak pada tanggung jawab dan prosesnya. Seorang pengirim bertanggung jawab untuk mengemas dan menyertakan informasi penerima dengan jelas, serta memenuhi kebutuhan dokumen pengiriman lainnya.

Setelah itu, menyerahkan barang ke pihak jasa pengiriman. Barulah pengangkut atau kurir yang akan mengirimkan langsung dan bertanggung jawab atas keamanan barang sampai ke tangan penerima. 

Persiapan Sebelum Mengirim Barang Lewat Jasa Logistik

pengirim
Sumber: pexels.com

Setelah memahami apa arti shipper dan perannya dalam proses pengiriman barang. Barulah bisa lebih memperhatikan keperluan mengirim barang.

Adapun beberapa persiapan yang harus pengirim lakukan sebelum mengirim barang melalui jasa logistik adalah:

  • Mencari tahu terkait tarif dan layanan jasa pengiriman.
  • Menentukan jasa pengiriman yang sesuai dengan kebutuhan kirim barang.
  • Memperhatikan syarat dan ketentuan pengiriman dari ekspedisi yang dipilih.
  • Mengemas barang dengan aman dan mencantumkan alamat penerima dengan lengkap dan jelas.
  • Menyerahkan paket atau barang kiriman ke agen jasa pengiriman ataupun pesan pengangkutan melalui aplikasi ekspedisi terkait.

Baca juga: Arti Shipment Forwarded to Destination dan Estimasi Waktu Sampai

Demikian penjelasan mengenai shipper yang merupakan istilah esensial dalam kegiatan logistik.

Semoga informasi dari artikel ini bermanfaat untuk anda. Simak juga berbagai artikel informatif lainnya, hanya di Everpro!

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Telegram
Artikel Terkait
Open chat
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?