Sempat kepikiran ketika jualan tanpa marketplace kalau biaya ongkir jadi mahal karena gak dapet subsidi lagi? Ternyata ada cara bikin ongkos kirim murah dibanding dari marketplace!
Jualan secara mandiri atau jualan tanpa marketplace memang banyak tantangannya. Salah satu yang paling kepikiran adalah biaya ongkirnya karena udah gak dapet subsidi ongkir lagi. Ini jadi pikiran bagi kebanyakan seller karena bisa mempengaruhi daya beli dari calon pembeli.
Seperti kita ketahui jika biaya ongkir di marketplace itu disubsidi bagi para pembeli yang membuat biaya ongkir menjadi sangat murah bahkan gratis. Tapi kebijakan ini mulai bergeser di tahun 2026 ini, dimana subsidi ongkir ini sudah gak seagresif dulu dan biaya logistik yang seller tanggung di marketplace bahkan jauh lebih tinggi dari yang kelihatan.
Nah, ternyata meski jualan tanpa marketplace atau secara mandiri, biaya ongkir itu bisa lebih murah dari yang dibayangkan. Tapi gimana sih cara mendapatkan ongkos kirim murah? Simak artikel ini sampai habis karena pada artikel ini akan membahas bagaimana cara mendapatkannya!
Kenapa Ongkir Marketplace Tidak Semurah yang Terlihat?
Tahukah kamu jika jualan di marketplace itu gak selalu untung? ada banyak biaya yang tidak terlihat yang biasanya luput di mata seller. Salah satu biaya yang tidak terlihat ini adalah subsidi ongkir yang nilainya berkurang.
Seperti gratis biaya ongkir yang sebenarnya tidak benar-benar gratis, melainkan biayanya sudah dibebankan kepada seller lewat beberapa mekanisme yang tidak selalu terlihat secara eksplisit seperti:
1. Program Gratis Ongkir Wajib
Program ini bersifat wajib ikut program subsidi ongkir tertentu yang artinya sebagian ongkir ditanggung seller bukan platform. Program ini membuat produk tampil di halaman utama atau ikut flash sale.
2. Biaya Layanan yang Meningkat
Biaya admin dan layanan terus meningkat pada tahun 2026 ini membuat subsidi ongkir semakin tidak terasa. Seller yang membayar biaya admin dan layanan sebenarnya ikut mendanai program gratis ongkir untuk pembeli.
3. Harga Ongkir Retail yang Tinggi
Alasan selanjutnya kenapa biaya subsidi ongkir tidak semurah yang terlihat adalah marketplace biasanya tidak menggunakan harga ongkir terbaik dari ekspedisi. Cara untuk mendapatkan harga ongkir murah adalah dengan memilih agregator logistik karena harganya yang kompetitif.
4. Perbandingan Biaya Logistik di Marketplace vs Biaya Logistik Mandiri
Asumsi harga produk: Rp150.000 dengan ongkos kirim riil Rp20.000.
| Komponen Logistik | Marketplace (Shopee/Tokopedia) | Jualan Mandiri (Via Aggregator Logistik) |
| Biaya Program Gratis Ongkir | Rp7.500 – Rp9.000 (Dipotong 5%-6% dari harga produk, bukan dari ongkir) | Rp0 |
| Biaya Packing | Rp2.000 | Rp2.000 |
| Risiko Retur/COD Gagal (RTS) (Beban biaya packing yang hilang & risiko barang rusak) | Rp1.500 (Dihitung rata-rata dari rate gagal COD) | Rp1.500 (Dihitung rata-rata dari rate gagal COD) |
| Pendapatan Cashback Ongkir | Rp0 (Keuntungan ongkir diambil penuh oleh platform) | -Rp4.000 (Diskon/cashback ongkir s.d 20% masuk ke dompet seller) |
| Total Biaya Logistik Riil | Rp11.000 s.d Rp12.500 | -Rp500 (Surplus Rp500) |
Simulasi Perbandingan Ongkir – Marketplace vs Mandiri
Jika kamu masih menganggap program “Gratis Ongkir” di marketplace benar-benar gratis untuk penjual, mari kita hitung bersama-sama. Berikut simulasi perhitungan biaya ongkir antara marketplace vs mandiri.
Asumsi Skenario:
-
Produk: Fashion (Hijab/Kemeja), berat paket 500 gram (dihitung tarif 1 kg reguler).
-
Harga Jual Produk (AOV): Rp150.000 per pcs.
-
Biaya Program Gratis Ongkir XTRA Marketplace: Kita ambil rata-rata 5% dari harga produk (= Rp7.500 per order, flat ke semua rute).
-
Sistem Mandiri (Everpro Shipping): Ongkir dibayar penuh oleh pembeli, dan seller mendapatkan rata-rata Cashback Ongkir 20% dari ekspedisi.
Berikut adalah perbandingan riil di tiga rute pengiriman yang berbeda:
1. Rute Jarak Menengah: Jakarta ke Surabaya (Ongkir Normal: Rp19.000)
-
Ongkir yang dibayar pembeli di marketplace: Rp0 (karena terpotong subsidi voucher marketplace up to Rp20.000).
-
Beban logistik riil yang keluar dari kantong seller: Rp7.500 (diambil dari potongan biaya program 5% dari harga produk).
-
Beban logistik seller via Everpro Shipping: Rp0 (ongkir Rp19.000 dibayar pembeli) + Seller malah untung/dapat Cashback Rp3.800.
2. Rute Luar Pulau (Kerapatan Tinggi): Jakarta ke Medan (Ongkir Normal: Rp35.000)
-
Ongkir yang dibayar pembeli di marketplace: Rp15.000 (setelah dipotong subsidi voucher marketplace sebesar Rp20.000).
-
Beban logistik riil yang keluar dari kantong seller: Rp7.500 (tetap dipotong dari nilai produk).
-
Beban logistik seller via Everpro Shipping: Rp0 (ongkir Rp35.000 dibayar pembeli) + Seller malah untung/dapat Cashback Rp7.000.
3. Rute Jauh: Jakarta ke Makassar (Ongkir Normal: Rp42.000)
-
Ongkir yang dibayar pembeli di marketplace: Rp22.000 (setelah dipotong subsidi voucher marketplace sebesar Rp20.000).
-
Beban logistik riil yang keluar dari kantong seller: Rp7.500 (tidak peduli sejauh apa rutenya, potongannya tetap flat).
-
Beban logistik seller via Everpro Shipping: Rp0 (ongkir Rp42.000 dibayar pembeli) + Seller malah untung/dapat Cashback Rp8.400.
Implikasi
Mari kita hitung total perputaran uangnya jika dalam satu bulan kamu mendapatkan total 100 order yang tersebar merata di tiga rute di atas (masing-masing ±33 order):
-
Di Marketplace: Kamu otomatis kehilangan uang sebesar Rp750.000 hanya untuk membayar “pajak” program gratis ongkir platform.
-
Mandiri via Everpro Shipping: Kamu mengeluarkan Rp0 untuk ongkir, dan justru mendapatkan akumulasi Cashback masuk ke dompet sebesar Rp211.200 (dari total komisi kurir).
Selisih Keuntungan Bersih: Rp961.200 per bulan! Dengan volume order 100/bulan, kamu bisa menghemat hampir 1 juta rupiah. Uang yang tadinya diberikan ke platform kini bisa kamu gunakan untuk keperluan lainnya seperti iklan di Meta Ads atau peningkatan produk. Angka ini akan semakin kecil jika semakin besar pula volume penjualan.
Disclaimer: Simulasi di atas merupakan ilustrasi dan harga aktual dapat berbeda.
Strategi Dapat Ongkos Kirim Murah Saat Jualan Mandiri
Udah tahu kan jika biaya ongkir jualan mandiri bisa lebih kompetitif? Dampaknya juga gak main-main untuk kas bisnis kamu. Uangnya bisa dimanfaatkan untuk keperluan lainnya untuk buat bisnis makin maju.
Nah, strategi untuk mendapatkan ongkos kirim murah saat jualan sendiri itu sebenarnya gampang banget. Apa aja strateginya?
1. Gunakan Aggregator Logistik
Aggregator seperti Everpro Shipping punya volume pengiriman kolektif dari ribuan seller yang memberikan posisi negosiasi lebih kuat dibandingkan ekspedisi. Dengan begitu, ongkos kirim murah bisa jadi kenyataan.
2. Manfaatkan Promo Ongkir yang Bergantian Antar Ekspedisi
Everpro Shipping sebagai aggregator logistik sudah bekerjasama dengan banyak jasa ekspedisi terbaik dan terpercaya di Indonesia. Setiap jasa ekspedisi biasanya menawarkan promo ongkir yang berbeda. Manfaatkan cara multi ekspedisi ini untuk mendapatkan ongkos kirim murah.
3. Optimasi Ekspedisi Per Rute
Gunakan ekspedisi yang berbeda per rute bukan satu ekspedisi untuk semua rute. Contohnya ekspedisi A mungkin punya harga paling murah untuk pengiriman ke Jawa tapi ekspedisi B lebih untuk pengiriman ke Sumatera. Seller yang pakai multi-ekspedisi dan tahu peta harganya bisa dapat ongkos kirim murah yang signifikan dari cara ini.
Cara Hitung Apakah Perlu Subsidi Ongkir ke Pembeli
Setelah mengetahui bagaimana caranya mendapatkan ongkos kirim murah, pertanyaan yang muncul adalah apakah perlu menawarkan gratis ongkir atau ongkir flat ke pembeli? Gunakan formula indikator sederhana ini:
- Kondisi A: jika margin produk > 40% dan AOV (nilai rata-rata order) > Rp150.000 maka subsidi ongkir sangat layak dilakukan sebagai strategi pendorong konversi.
- Kondisi B: Jika margin/AOV di bawah angka tersebut, berhenti subsidi ongkir. Terus teranglah mengenai tarif ongkir, lalu berikan kompensasi dengan value produk atau penawaran bonus (bundling) yang lebih kuat.
3 Model Ongkir Pilihan Seller Mandiri
Jika kamu memutuskan untuk mengelola ongkir dengan fleksibel, ada tiga model yang bisa kamu pilih dan sesuaikan dengan profil bisnis:
1. Model Ongkir Ditanggung Penuh Pembeli
Biaya dibebankan penuh ke pembeli.
- Kelebihan: margin aman sepenuhnya.
- Kekurangan: risiko pembatalan tinggi jika ongkir terlalu mahal.
- Cocok untuk: produk unik, langka, atau berat (>2kg) seperti furnitur dan elektronik.
2. Model Ongkir Flat
Satu tarif tetap untuk wilayah tertentu (subsidi silang).
- Kelebihan: harga pasti & menarik bagi pembeli rute jauh.
- Kekurangan: risiko momok jika ongkir asli jauh di atas tarif flat.
- Cocok untuk: produk ringan & seragam (<1kg) seperti jilbab, kosmetik atau aksesori.
3. Gratis Ongkir dengan Minimum Pembelian
Gratis ongkir hanya jika total belanja mencapai nominal tertentu.
- Kelebihan: ampuh mendorong pembeli belanja lebih banyak (upselling).
- Kekurangan: perlu perhitungan cermat agar subsidi tidak menghabiskan margin.
- Cocok untuk: produk harian atau fast-moving seperti skincare, herbal atau camilan.
Cara Kasih Informasi Ongkir Real-Time ke Pembeli
Marketplace punya satu keunggulan yang sering dikangenin para seller mandiri yakni pembeli bisa langsung cek ongkir ke alamatnya sebelum beli. Pengalaman ini juga harus diberikan para seller mandiri kepada para pembelinya.
Berikut cara melakukannya:
- Seller via WA: CS busa cek ongkir real-time langsung dari dashboard dan kasih informasi ke pembeli dalam hitungan detik.
- Seller via website: Bisa integrasikan fitur cek ongkir otomatis yang lansung menghitung berdasarkan jarak ke alamat pembeli.
Semuanya bisa dilakukan dengan fitur cek ongkir canggih dari Everpro yang bisa membandingkan semua ekspedisi sekaligus hanya dalam satu klik. Dengan begitu, CS gak perlu buka banyak tab atau menghafal biaya ongkir masing-masing ekspedisi.
Biaya ongkir itu bukan penghalang untuk jualan mandiri tanpa marketplace, sebaliknya dengan sistem yang tepat, kamu bisa mendapat ongkos kirim murah dan kompetitif sekaligus margin yang lebih sehat karena tidak ada lagi potongan biaya platform.
Kuncinya adalah menggandeng aggregator logistik terbaik yang berani menawarkan harga kompetitif dari berbagai jasa ekspedisi dan aktif memanfaatkan promo yang bergantian. Everpro Shipping hadir sebagai jawaban untuk para seller yang ingin mendapatkan ongkos kirim murah untuk bisnis mandiri mereka.
Everpro Shipping juga telah bekerjasama dengan 20+ ekspedisi dan promo ongkir hingga 35%. Buat bisnis mandiri terbang tinggi dengan aggregator logistik Everpro Shipping yang punya banyak fitur dan keunggulan. Daftar atau konsultasi gratis sekarang juga!