Akun Shopee yang dibatasi bisa membuat seller tidak dapat mengakses fitur penting seperti transaksi, chat pembeli, hingga pencairan dana. Kondisi ini biasanya terjadi karena adanya pelanggaran kebijakan Shopee, baik yang disadari maupun tidak disadari oleh penjual.
Beberapa penyebab akun Shopee dibatasi antara lain spam upload produk, penyalahgunaan voucher dan promo gratis ongkir, transaksi di luar Shopee, penjualan produk terlarang, hingga aktivitas toko yang dianggap mencurigakan oleh sistem Shopee.
Karena Shopee kini semakin ketat dalam menerapkan aturan platform, seller perlu memahami penyebab dan cara mengatasi akun Shopee yang dibatasi agar akun tidak terkena suspend permanen. Untungnya, Shopee masih menyediakan proses banding dan pemulihan akun bagi seller yang ingin memperbaiki pelanggaran pada tokonya.
Nah, di artikel ini kamu akan mempelajari penyebab akun Shopee dibatasi, ciri-cirinya, cara mengajukan banding, hingga tips agar akun Shopee tetap aman dan tidak mudah terkena pembatasan.
Ciri-ciri Akun Shopee Dibatasi
Sebelum tahu cara mengatasi akun Shopee yang dibatasi, kamu perlu tahu dulu beberapa ciri-ciri akun yang dibatasi, diantaranya:
- Muncul notifikasi dari aplikasi Shopee tentang pernyataan bahwa akun penjual telah dibatasi.
- Pernyataan dari pihak Shopee ini akan memuat kode yang mengangkut kesalahan yang dilakukan.
- Akun Shopee penjual tidak bisa melakukan aktivitas termasuk bertransaksi.
- Pihak Shopee juga mengirim informasi pembatasan akun melalui email penjual.
Nah, jika kamu menerima ciri-ciri tersebut, tidak perlu khawatir karena kamu masih memiliki kesempatan untuk mengajukan banding.
Penyebab Umum Akun Shopee Dibatasi
Melansir dari situs resmi Seller Shopee, ada beberapa penyebab akun penjual dibatasi oleh Shopee, diantaranya:
- Punya lebih dari 3 toko dengan data pribadi yang sama.
- Terdeteksi adanya percobaan peretasan akun dari pihak eksternal.
- Pemalsuan informasi penjualan.
- Menyalahgunakan fitur diskon Shopee, seperti promosi, voucher, dan gratis ongkir.
- Adanya penipuan dalam bentuk apapun.
- Pengguna menyalahgunakan akun Shopee (termasuk spam).
- Pengguna mengunggah produk duplikat.
- Membuat pesanan yang palsu.
- Adanya penulisan informasi di toko Shopee yang mengarahkan pembeli untuk bertransaksi di luar Shopee.
- Adanya pelanggan fitur Chat Shopee.
- Tagihan SPayLater yang belum dilunasi.
- Penjual melanggar Syarat dan Ketentuan Layanan Shopee.
- Produk yang diupload sudah dihapus lebih dari 20 kali oleh Shopee.
- Pengguna melanggar kebijakan logo, penjualan produk, jasa, dan media.
Dampak dari Akun Dibatasi Shopee
Lalu, apa yang terjadi kalau akun Shopee penjual dibatasi? Nah, saat akun kamu dibatasi Shopee, ada beberapa dampak negatif yang akan kamu rasakan, mulai dari tidak bisa akses toko, tidak bisa menerima pesanan baru, dan fitur keuangan terkunci.
Termasuk kamu juga nggak bisa membalas ulasan pembeli di Shopee dan nggak bisa akses fitur chat.
Bahkan, jika sebagai pengguna atau penjual kamu nggak segera mengatasi isu ini dengan tidak mengajukan banding dalam 30 hari, maka akun kamu juga berisiko ditutup permanen.
Kalau akun ditutup permanen, otomatis kamu nggak akan bisa berjualan lagi di akun Shopee tersebut. Ini tentu bikin bisnis kamu jadi rugi banget, apalagi kalau akunnya udah cukup besar dan lama.
Kamu jadi harus buat akun baru dari nol dan mengejar algoritma Shopee dari awal.
Cara Mengatasi Akun Shopee yang Dibatasi
Sebelum akun kamu ditutup permanen karena dibatasi oleh Shopee, yuk segera atasi dengan beberapa cara berikut ini:
1. Hubungi Customer Service Shopee untuk Banding
Langkah pertama yang dapat kamu lakukan jika akunmu dibatasi yaitu menghubungi bantuan customer service Shopee. Kamu dapat menghubungi untuk menanyakan mengapa akunmu dibatasi.
Biasanya mereka akan menjelaskan mengapa akun dibatasi dan juga membantu untuk mengatasi masalah tersebut.
2. Verifikasi Identitas Pribadi Pemilik Akun
Kamu mungkin perlu memverifikasi identitas apabila akun kamu dibatasi oleh Shopee. Untuk memverifikasi identitas kamu dapat memberikan dokumen identitas untuk membuka akun kamu.
3. Lihat Aktivitas Akun Shopee
Apabila kamu merasa jika kamu tidak melakukan hal-hal yang dapat membuat akun dibatasi, kamu dapat melihat aktivitas akun Shopee kamu untuk memastikan.
Jika memang ditemukan aktivitas yang mencurigakan dan melanggar kebijakan dari Shopee, itu berarti menjadi alasan kuat mengapa akun dibatasi.
4. Ikuti Panduan Syarat dan Ketentuan Layanan Shopee
Pastikan kamu mematuhi semua panduan dari Shopee. Ini penting agar akun kamu tidak dibatasi oleh Shopee akibat melanggar kebijakan dan melanggar panduan dari Shopee.
5. Membuat Akun Shopee yang Baru
Apabila hal-hal diatas sudah kamu coba namun hasilnya akun masih dibatasi, cara terakhir yang bisa kamu lakukan adalah membuat akun baru.
Gunakan informasi email dan nomor HP yang tidak punya keterkaitan dengan akun lama kamu. Jika sudah, pastikan kamu tidak melanggar kebijakan Shopee lagi untuk ke depannya.
Tips Mencegah Akun Shopee Dibatasi
Akun Shopee yang dibatasi tentu akan bikin seller kewalahan. Selain harus memulihkan dan memahami letak salahnya di mana, kamujuga jadi nggak bisa untuk membuat flash sale di Shopee.
Tapi semua ini sebetulnya bisa diantisipasi, lho. Berikut beberapa tips mencegah akun Shopee dibatasi:
1. Hindari Spamming Upload Produk
Kamu perlu hindari mengunggah produk yang sama berulang kali karena bisa dianggap memanipulasi sistem oleh Shopee yang berujung akun dibatasi.
2. Jangan Pakai Identitas Pribadi yang Sama untuk Banyak Akun
Salah satu penyebab akun dibatasi adalah karena data pribadi pemilik akun sama di beberapa akun lainnya. Karena itu, hindari hal ini supaya akun kamu tidak dicurigai terjadi penyalahgunaan.
3. Arahkan Pembeli Hanya Bertransaksi di Dalam Shopee
Jangan arahkan pembelu untuk bertransksi di luar Shopee karena bisa terdeteksi sebagai pelanggaran, percobaan penipuan, dan lain-lain. Pastikan pembeli tetap bertransaksi di Shopee, ya!
4. Selalu Bayar SPayLater Tepat Waktu
Kalau kamu punya tagihan cicilan di SPayLater, selalu pastikan kamu sudah membayarnya tepat waktu. Kalau terlambat, ini bisa berakibat akun Shopee kamu dibatasi.
5. Selalu Waspada Terhadap Aktivitas Mencurigakan
Jika kamu mendapati ada aktivitas mencurigakan, misalnya perangkat lain yang coba terhubung ke perangat kamu, maka kamu bisa langsung hubungi layanan pelanggan Shopee, laporakan masalah tersebut, atau bsia dihadapi dengan mengubah data keamanan seperti kata sandi, nomor telepon, atau email.
6. Hindari Pelanggaran Seluruh Syarat dan Ketentuan Layanan Shopee
Jangan sampai kamu melanggar kebijakan layanan Shopee, seperti menyalahgunakan promosi atau voucher, melakukan pemesanan palsu, menjual produk terlarang, dan lainnya.
FAQ Akun Shopee Dibatasi
1. Bagaimana cara menghapus batasan di Shopee?
Untuk menghapus batasan di Shopee, kamu bisa mengajukan banding lewat menu “Chat dengan Shopee” di aplikasi. Tapi identifikasi dulu apakah masalah yang kamu hadapi benar akun yang dibatasi, atau akun yang diblokir/dihapus pihak Shopee.
2. Berapa lama akun Shopee diblokir?
Bervariasi tergantung jenis pelanggan yang dilakukan. Kalau akuan diblokir sifatnya sementara, maka isa 3 hari, 7 hari, atau 30 hari. Namun, kalau permanen tergantung pada berat pelanggarannya.
3. Bagaimana cara mengajukan banding di Shopee?
Masuk ke aplikasi Shopee atau website Shopee Seller Centre, masuk ke halaman notifikasi atau bagian Pengambilan/Pembatasan. Berikan alasan yang jelas dan bukti pendukung banding kamu. Kirim banding, lalu pantau hasil banding melalui notifikasi yang akan dikirim pihak Shopee.
4. Dimana Saya dapat melihat pelanggaran di Shopee?
Untuk melihat pelanggan akun kamu di Shopee, kamu bisa cek di halaman Kesehatan Akun, kemudian lihat detailnya di kategori Pelanggaran Listing.
Mulai Mandiri dengan Jualan di Luar Marketplace dengan Everpro
Marketplace tetap jadi channel penting untuk menjangkau lebih banyak pembeli dan meningkatkan penjualan. Namun, belakangan ini banyak seller mulai mencari cara agar bisnisnya tidak hanya bergantung pada satu platform, terutama sejak biaya admin, komisi, dan biaya layanan marketplace terus meningkat.
Karena itu, banyak brand dan seller online mulai menerapkan strategi multi-channel, seperti mengoptimalkan penjualan lewat WhatsApp, landing page, dan database customer sendiri. Dengan begitu, bisnis tetap bisa berjalan lebih stabil meski ada perubahan kebijakan marketplace atau kendala pada akun toko.
Selain membantu menjaga penjualan tetap aman, strategi ini juga bikin seller lebih leluasa membangun hubungan dengan pelanggan, meningkatkan repeat order, dan mengoptimalkan profit tanpa terlalu terbebani biaya platform. Nah, supaya proses jualannya lebih praktis, kamu juga bisa memanfaatkan layanan seperti Everpro yang menyediakan solusi WhatsApp commerce, iklan, pengiriman multi ekspedisi, hingga landing page untuk bantu seller mengembangkan penjualan di luar marketplace.
Jadi, sambil tetap memaksimalkan marketplace, tidak ada salahnya mulai membangun channel penjualan sendiri dari sekarang supaya bisnis online kamu makin kuat dan nggak bergantung pada satu platform saja. Coba jualan tanpa marketplace sekarang dengan ekossitem layanan Everpro!








