...

Table of Contents

Table of Contents

Biaya Jualan Online Makin Mahal, Ini Cara Seller Menjaga Profit

\"Everpro\"
Share
Biaya Jualan Online Makin Mahal, Ini Cara Seller Menjaga Profit

Mulai merasa pusing sebagai seller karena biaya jualan online makin mahal sekarang? Simak cara seller menjaga profit selengkapnya hanya di bawah ini!

Pernahkan kamu merasa bahwa pesanan di toko online makin menumpuk, tapi ketika dihitung-hitung keuntungan yang didapat terasa kecil dan tak sesuai ekspektasi? Banyak seller saat ini merasakan hal seperti ini. Toko terlihat ramai dari luar tapi di dalamnya ternyata boncos.

Realitanya sekarang memang ekosistem marketplace banyak berubah. Biaya jualan online makin mahal karena komponen pengeluarannya yang kini makin kompleks. Seller tidak lagi hanya memikirkan modal produk, tapi juga harus berhadapan dengan biaya admin yang meningkat di marketplace contohnya seperti di Shopee.

Belum lagi ada biaya iklan yang meningkat, subsidi gratis ongkir yang dibebankan ke penjual, risiko barang retur, drama COD hingga membengkaknya biaya operasional untuk membayar gaji tim. Semua itu pasti dirasakan para seller di marketplace.

Kondisi ini pasti membuat seller makin pusing karena mereka harus memikirkan bagaimana cara menjaga margin keuntungan tetap sehat. Nah, pada artikel ini kami akan memberikan beberapa cara seller menjaga profit di tengah fenomena biaya jualan online makin mahal. Penasaran apa aja caranya? Simak selengkapnya di bawah ini!

Kenapa Biaya Jualan Online Makin Mahal Saat Ini?

Sumber: magnific.com

Berbeda dengan beberapa tahun ke belakang, saat ini seller memang disulitkan dengan sejumlah biaya yang bikin margin keuntungan makin tercekik. Ada beberapa faktor utama di balik situasi yang menantang ini:

  • Kenaikan biaya admin marketplace: Potongan komisi per produk dari platform terus meningkat secara berkala.
  • Iklan makin kompetitif: Biaya iklan menjadi lebih mahal karena iklan makin kompetitif dan banyak yang berebut perhatian di media sosial dan marketplace.
  • Perang harga: Produk yang sama bisa dijual oleh lebih dari ratusan seller lain dengan margin tipis, terpaksa harga jual harus ditekan.
  • Biaya retur dan pengiriman: Paket COD yang ditolak atau gagal dikirim membuat biaya logistik jadi bertambah dan ini kadang ditanggung oleh penjual.
  • Customer Acquisition Cost (CAC): Biaya yang dikeluarkan untuk mendatangkan satu pelanggan baruu kini nilainya jauh lebih tinggi.

Karena faktor-faktor di atas, seller mau tidak mau harus lebih efisien, jeli dan cerdas dalam mengelola operasional untuk tetap menjaga margin keuntungan tetap sehat jika dibandingkan dengan beberapa tahun lalu.

Order Banyak Belum Tentu Profit Besar

Dalam beberapa kasus order dalam jumlah yang besar belum tentu mendatangkan profit yang besar pula. Ini dikarenakan ada biaya-biaya tersembunyi yang kadang tidak diketahui seller yang menggerogoti margin keuntungan.

Oleh sebab itu, seller harus jeli dan tidak terlalu fokus pada omset atau jumlah paket yang dikirim per harinya. Coba hitung laba bersih setelah dikurangi biaya-biaya tersembunyi tersebut untuk mengetahui angkanya riilnya.

Ada penawaran khusus dari kami buat kamu!

Promo Diskon

Biaya yang tersembunyi yang menggerus margin keuntungan tanpa disadari membuat kamu sebenarnya “bekerja untuk marketplace” bukan untuk tujuan mengembangkan bisnis kita sendiri.

Cara Seller Menjaga Profit di Tengah Biaya Jualan Online Makin Mahal

Jika kamu merasakan tantangan biaya jualan online ini berikut beberapa cara menjaga profit di tengah biaya jualan online makin mahal:

1. Mulai Bangun Channel Penjualan Sendiri

Jangan terlalu bergantung dengan marketplace dan coba jualan tanpa marketplace untuk membangun channel penjualan sendiri. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan kelebihan yang tidak didapatkan di marketplace seperti bisa mengontrol harga jual dan margin keuntungan sendiri serta tidak terpotong biaya admin.

Channel yang bisa kamu coba bisa melalui website sendiri berupa landing page atau WhatsApp Business yang cukup ramah dengan seller pemula. Simak keuntungan jualan di website sendiri agar kamu bisa lebih tertarik.

2. Fokus ke Repeat Order

Cara selanjutnya adalah dengan fokus penuh ke repeat order karena mendatangkan pelanggan baru di situasi seperti saat ini sangat menantang. Butuh modal iklan yang cukup besar untuk bisa meningkatkan exposure.

Fokus dengan data pembeli yang dimiliki untuk membuat strategi dan menentukan arah bisnis. Data tersebut bisa digunakan untuk membangun hubungan melalui komunikasi. Gunakan sistem komunikasi seperti Everpro Chat untuk melakukan follow up pelanggan secara otomatis untuk memicu repeat order dengan cara yang lebih efektif.

3. Rapikan Operasional Pengiriman

Pengiriman sangat penting dalam memengaruhi kepuasan pelanggan, rapikan operasional pengiriman agar biaya ongkos kirim mandiri yang lebih hemat bisa didapat. Kamu harus pintar memilih kurir yang efisien, memantau pergerakan paket agar meminimalisir risiko retur serta memiliki sistem tracking pengiriman yang jelas.

Everpro Shipping hadir sebagai jawaban untuk kamu seller yang menghadapi masalah ini. Layanan ini bisa membantu kamu mengelola pengiriman massal dan proses fulfillment secara terpusat multi ekspedisi dalam satu dashboard.

4. Kurangi Proses Manual yang Memakan Waktu

Efisiensi waktu merupakan hal yang bisa memengaruhi profitabilitas bisnis. Pekerjaan repetitif yang bisa digantikan dengan otomatisasi harus segera ditangani dengan bantuan sistem. Pekerjaan seperti menginput data pesanan secara manual, melacak resi satu per satu hingga membalas chat pelanggan bisa dilakukan secara otomatis.

5. Mulai Hitung Margin dengan Lebih Detail

Catat secara detail tentang semua biaya pengeluaran seperti biaya iklan harian, biaya risiko retur, hingga biaya printilan seperti lakban atau plastik pembungkus. Ketahui dengan pasti berapa angka laba bersih riil yang kamu hasilkan dari setiap orderan yang kamu dapat.

Marketplace Tetap Penting, Tapi Seller Perlu Diversifikasi

Meski channel lain mungkin terlihat lebih profitable, jangan terlalu gegabah dengan langsung meninggalkan marketplace. Platform tersebut masih berguna untuk menarik pelanggan karena punya traffic yang besar dan bisa berperan sebagai etalase bisnis.

Strategi terbaiknya adalah dengan melakukan diversifikasi channel. Jangan gunakan satu channel saja agar bisnis dimaksimalkan dengan baik. Gunakan marketplace sebagai pintu masuk, lalu arahkan pelanggan setia untuk bertransaksi langsung di toko mandiri.

Cara ini dapat membantu menjaga bisnis tetap stabil dan aman dari guncangan biaya jualan online makin mahal yang menjadi fenomena saat ini.

Kenapa Banyak Seller Kini Fokus ke Owned Customer?

Owned customer merupakan istilah yang mengacu pada pelanggan yang datanya benar-benar kamu miliki. Biasanya berupa nama dan nomor WhatsApp aktif. Kenapa data ini sangat penting untuk dimiliki saat ini?

Jawabannya karena data ini berguna untuk komunikasi langsung dengan mereka. Kamu bisa membangun hubungan jangka panjang yang lebih personal. Bisa berguna untuk memberikan informasi terbaru seperti penawaran menarik atau sekedar menyapa.

Mempunyai basis owned customer yang kuat merupakan tameng terbaik bagi seller agar bisa bertahan di tengah fenomena jualan online mahal saat ini.

Kedepannya mungkin biaya jualan online makin mahal akan terus berlanjut. Menghadapi fenomena ini dengan cara serba manual jelas bukanlah pilihan yang bijak untuk keberlangsungan bisnis.

Kunci keberhasilan menjaga kestabilan bisnis dari fenomena ini adalah siapa yang paling efisien dalam mengelola pengeluaran dan menjaga laba bersih bukan siapa yang paling banyak mendapatkan omzet.

Mulai bangun basis pelanggan mandiri serta menyusun sistem operasional yang rapi adalah investasi wajib untuk menjaga kestabilan dan keberlangsungan masa depan bisnis kamu.

Seller yang mulai membangun channel sendiri biasanya membutuhkan sistem pengelolaan dan operasional logistik yang lebih terintegrasi agar proses closing, follow-up, pengelolaan COD, hingga pengiriman paket tetap berjalan dengan efisien.

Gunakan layanan Everpro Chat dan Everpro Shipping untuk membantu bisnis mandiri jadi lebih efisien dan efektif untuk menjaga margin keuntungan tetap sehat. Yuk, konsultasi dan daftar gratis sekarang juga untuk mengamankan profit bisnis dan jadilah jutawan!

Shipping
Share
Artikel Lainnya