everpro

Usaha yang Dikelola Sendiri Disebut Usaha? Ini Jawabannya!

usaha yang dikelola sendiri disebut usaha

Usaha yang dikelola sendiri disebut usaha apa? Simak artikel yang akan membahas usaha yang dikelola sendiri berikut ini.

Dalam menjalankan bisnis terdapat jenis-jenis usaha dan cara mendirikannya, baik itu dengan cara join usaha maupun modal sendiri.

Begitu juga dengan usaha yang dikelola sendiri, terdapat ciri serta jenisnya. Lalu, usaha yang dikelola sendiri disebut usaha apa? Apa saja ciri dan jenisnya?

Baca artikel ini sampai selesai untuk mendapatkan jawabannya.

Penjelasan Pertanyaan: Usaha yang Dikelola Sendiri Disebut Usaha?

usaha yang dikelola sendiri disebut usaha
Sumber: pexels.com

Usaha yang dikelola sendiri disebut usaha perorangan. Informasi tersebut tercantum dalam buku Arif Cerdas untuk SD Kelas 5. Umumnya usaha ini memiliki modal yang terbatas dengan pengelolaan secara sederhana.

Berdasarkan informasi di buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, menjalankan usaha perorangan biasanya untuk memenuhi kebutuhan individu serta kebutuhan masyarakat.

Menjalankan usaha yang di kelola sendiri akan memaksimalkan sumber daya alam, keahlian, serta mendapatkan bahan baku dengan lebih mudah. 

Biasanya, dalam melakukan usaha perorangan juga bertempat di rumah pemilik usaha. Hal ini karena modal yang terbatas untuk jenis usaha yang perorangan.

Namun, keuntungannya adalah pemilik usaha dapat memaksimalkan kemampuan serta kreativitas diri dalam menciptakan produk baik itu barang maupun jasa, serta lebih terkendali.

Everpro

Tak hanya itu, pelaku usaha perorangan juga dapat menentukan sendiri target pasar. Hal ini karena pasar masih dalam lingkup kecil dan sebanding dengan penawaran produk atau layanannya.

Baca juga: Untuk Menguji Kelayakan Usaha Diperlukan? Ini Jawabannya!

Ciri-Ciri Usaha Ekonomi yang Dikelola Sendiri

usaha yang dikelola sendiri disebut usaha
Sumber: google.com

Merujuk pada pengertian UU 20/2008, usaha ekonomi yang dikelola sendiri merupakan salah satu definisi Usaha Kecil, Mikro, dan Menengah atau UMKM. 

Di samping itu, kepemilikan dan pengelolaan UMKM juga dapat sekelompok kecil orang jalankan dengan total kekayaan serta penghasilan tertentu.

Adapun ciri-ciri usaha ekonomi peorangan merujuk pada informasi di buku Mandiri Belajar Tematik SD/MI Kelas 5, yaitu berikut ini:

  1. Memiliki modal kecil karena hanya bersumber dari satu orang.
  2. Ukuran perusahaan yang kecil karena keterbatasan tempat.
  3. Pemilik modal yang langsung mengendalikan perusahaan.
  4. Pemilik modal menanggung sendiri keuntungan serta kerugian bisnis.

Jenis Usaha yang Dikelola Sendiri Beserta Contohnya

usaha yang dikelola sendiri disebut usaha
Sumber: pexels.com

Merujuk pada buku Benda-Benda di Sekitar Kita dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, terdapat beberapa jenis usaha yang dikelola sendiri seperti berikut ini:

  • Jenis Usaha Pertanian

Sebagian besar, pengelolaan usaha pertanian ialah secara perorangan dengan modal yang sedikit. Oleh karena itu, lahan yang petani garap juga terbatas, yaitu lahan persawahan serta tegalan.

Namun, terdapat juga usaha pertanian secara besar-besaran bagi yang memiliki modal besar dan lahan yang luas.

Contoh dari usaha pertanian perseorangan yaitu seperti budidaya tanaman hias, tanaman dan sayuran hidroponik, sawah, dan lain-lain.

  • Jenis Usaha Perdagangan

Usaha perdagangan adalah kegiatan bisnis yang  memiliki tujuan untuk menyalurkan baik barang maupun jasa dari produsen kepada konsumen. 

Produk perdagangan juga bervariasi, tergantung dari ide pemilik usaha. Biasanya, pemilik usaha akan memasarkan sesuai dengan tren yang ada di masyarakat saat ini.

Sebagian besar jenis usaha perdagangan merupakan usaha perorangan. Kemudian, setelah semakin berkembang, pemilik usaha akan mencari rekan bisnis untuk memperluas aktivitas bisnis. 

Adapun contoh usaha perdagangan perseorangan adalah seperti jualan makanan kekinian, jual minuman, warung, dan sebagainya.

  • Jenis Usaha Jasa

Selanjutnya, terdapat juga jenis usaha jasa yang menyediakan layanan bukan produk berupa benda untuk memperoleh pendapatan atau laba. 

Sama seperti usaha perdagangan, jenis usaha jasa juga banyak yang berawal dari usaha perorangan. Pemilik usaha langsung menjalankan usahanya sendiri dengan menawarkan layanan berdasarkan kemampuan yang mereka miliki.

Contoh dari usaha jasa perseorangan terdapat dalam berbagai macam, seperti pemandu wisata, ojek, les privat, fotografer, penulis, dan masih banyak lagi.

  • Jenis Usaha Perikanan

Usaha perorangan lainnya adalah jenis usaha perikanan. Sebagai contoh, usaha perikanan darat yang memelihara ikan dari perairan darat dengan membuatkan kolam khusus.

Jenis usaha ini dapat mengelolanya secara perorangan atau mandiri, namun biasanya dalam ukuran dan jumlah lahan terbatas. Cara menjalankan usaha perikanan untuk perorangan ini biasanya memelihara di halaman dengan membuat empang.

Contoh usaha perikanan dengan menjalankannya secara perorangan yaitu seperti budidaya ikan lele, ikan hias, nila, bawal, dan gurame. Ada juga perikanan air payau seperti ikan bandeng.

  • Jenis Usaha Peternakan

Jenis usaha perorangan yang terakhir adalah usaha peternakan. Peternakan merupakan jenis usaha dengan memelihara hewan ternak untuk mengambil manfaatnya, seperti daging, kulit, dan lainnya. 

Terdapat tiga kategori usaha peternakan, yaitu ternak hewan besar, hewan kecil, serta unggas. 

Peternakan hewan besar mencakup sapi, kerbau, dan kuda. Sementara, ternak hewan kecil meliputi kambing, domba, babi, dan kelinci. Kemudian, peternakan unggas biasanya seperti ayam, itik, dan burung.

Dampak Mendirikan Usaha Perorangan

bisnis perorangan
Sumber: pexels.com

Usaha yang dikelola sendiri disebut usaha perorangan, dan jenis usaha ini memiliki dampak positif juga negatif.

Adapun kelebihan atau dampak positif dari usaha perorangan menurut buku Ekonomi & Akuntansi: Mengasah Kemampuan Ekonomi oleh Bambang Widjajanta dkk, adalah:

  1. Pelaku usaha dapat mengatur dan mengendalikan sendiri proses usaha.
  2. Dapat mengambil keputusan dengan lebih cepat, karena langsung menjalankannya sendiri.
  3. Tidak memerlukan modal yang besar.
  4. Beban pajak tidak tinggi, karena skala usaha yang kecil.

Menurut Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia, UMKM masih termasuk dalam usaha perorangan. Kemudian, UMKM memiliki fleksibilitas yang tinggi daripada usaha berskala besar.

Maka dari itu, perlu perhatian khusus dengan dukungan informasi akurat untuk UMK. Hal ini bertujuan agar terdapat jaringan bisnis yang lebih terarah.

Tak hanya itu, UMKM juga dapat membantu pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja baru. Karena melalui UMKM, tercipta berbagai unit kerja baru yang akan membutuhkan tenaga kerja baru.

Di samping itu, usaha perorangan juga memiliki dampak negatif atau kekurangannya, seperti:

  1. Memiliki sumber modal yang terbatas.
  2. Sulit untuk mendapatkan pinjaman usaha.
  3. Pemilik usaha menanggung segala tanggung jawab dan risiko .
  4. Kurang terjaminnya kelangsungan usaha.

Baca juga: 10+ Usaha yang Jarang Tapi Dibutuhkan 2023, Peluang Besar!

Demikian penjelasan usaha yang dikelola sendiri disebut usaha perorangan. Mulai dari ciri-ciri usaha perorangan, jenis, hingga kelebihan dan kekurangannya.

Semoga informasi yang terdapat di artikel ini bermanfaat untuk anda. Simak juga berbagai artikel informatif lainnya hanya di Everpro!

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Telegram
Artikel Terkait