Meskipun udah banyak toko online yang banjir penjualan karena iklan Shopee, tapi ternyata masih ada seller yang ragu karena takut biaya iklan Shopee mahal. Emang beneran mahal, ya?
For your information, biaya iklan Shopee itu terbilang tidak mahal kok. Kamu tidak akan boncos saat pasang iklan di Shopee, karena penagihan dana hanya saat ada pembeli yang klik iklan kamu.
Jadi, bagi para bisnis owner, reseller, ataupun internet marketers (IMER), jangan ragu untuk mulai beriklan di Shopee. Yuk, simak panduan iklan Shopee beserta biayanya di artikel ini!
Kenapa Perlu Pasang Iklan Berbayar di Shopee?
Iklan Shopee atau Shopee Ads adalah fitur promosi berbayar yang memungkinkan produk kamu bisa muncul di halaman-halaman aplikasi dan situs Shopee yang paling ramai pengunjungnya.
Shopee sangat merekomendasikan para bisnis owner, reseller, hingga IMERS untuk pasang iklan di Shopee, karena manfaat berikut:
1. Brand dan Produk Makin Dikenal
Saat mengaktifkan iklan di Shopee Ads , produk-produk kamu akan ditampilkan di halaman tertentu yang kunjungannya paling tinggi.
Dengan begini, produk kamu punya peluang besar untuk dilirik pengguna yang juga target pembeli. Jadi, iklan Shopee bisa banget untuk meningkatkan exposure dan visibilitas tokomu.
2. Penjualan Makin Bertambah
Karena target iklannya lebih spesifik dan tepat sasaran, maka ada peluang besar pembeli minat untuk beli produk kamu dan klik iklan yang muncul di layar mereka. Pastinya ini bikin penjualan kamu di Shopee jadi kian meningkat.
3. Terbukti Ampuh dan Efektif
Meskipun berbayar, iklan Shopee punya sistem ROAS (Return on Advertising Spend) yang terukur. Jadi, kecil kemungkinan seller bisa rugi saat beriklan.
Bahkan, berdasarkan situs resmi Shopee, menurut data Januari hingga Juni tahun 2022, tercatat bahwa penjualan seller yang beriklan 3,6 kali lebih tinggi dibanding yang tidak beriklan.
Selain itu, pesanan juga 3,6 kali lebih banyak dibandingkan seller yang tidak pasang iklan.
Mengenal Sistem Pembayaran Shopee Ads Cost
Kalau kamu pernah ngiklan di Google Ads, mungkin kamu sudah tahu dengan Pay per Click (PPC) atau Cost per Click (CPC), yaitu metode pembayaran hanya untuk setiap klik pada iklan.
Nah, begitu juga dengan sistem biaya iklan di Shopee. Sebagai pengiklan, kamu cuma bakal ditagih kalau ada pengguna Shopee yang nge-klik iklan kamu saat muncul di layar mereka.
Melansir dari situs resmi Shopee, ada dua cara agar kamu bisa atur biaya iklan Shopee, yaitu:
-
Atur Harga Bid Iklan Kamu
Harga bid Shopee adalah harga paling tinggi yang kamu bayar untuk setiap klik iklan. Sederhananya, harga bid ini jadi penentu biaya per satu kali iklan diklik oleh pembeli.
Saran dari Shopee, kalau kamu masih pemula dan belum terlalu percaya diri buat ngiklan, kamu bisa pasang harga bid terendah atau yang paling minimum. Kamu bisa naikin harga bid kalau ternyata iklan Shopee efektif ke penjualan tokomu.
Namun, kalau kamu masih bingung dan pusing menentukan strategi bid ini kamu bisa konsultasikan dengan jasa Everpro Marketplace Enabler yang siap kasih solusi untuk permasalahan jualan online kamu di Shopee. Yuk, daftar dulu sekarang!
-
Atur Modal Harian Iklan Kamu
Kalau masih pemula dan belum yakin ngeluarin budget besar, kamu bisa atur modal harian iklan Shopee berapapun yang kamu mau. Misalnya, kamu pasang modal harian Rp20.000. Jadi, nanti iklan Shopee kamu akan berhenti kalau total tagihan yang nge-klik iklan kamu sudah Rp20.000.
Tapi jika sudah semakin percaya diri, kamu bisa pilih Tanpa Batas di pengaturan modal supaya iklan Shopee kamu makin dilihat banyak pembeli tanpa berhenti karena batas budget harian.
Biaya Iklan di Shopee Berdasarkan Jenis-jenisnya
Shopee menawarkan berbagai contoh jenis iklan Shopee dengan biaya yang berbeda-beda. Berikut adalah beberapa jenis iklan Shopee beserta biayanya:
1. Biaya Iklan Pencarian Produk
Cara Kerja Iklan | Iklan tampil di halaman hasil pencarian Shopee ketika pengguna mencari kata kunci yang relevan dengan produk kamu. |
Metode Penagihan | Biaya per Klik atau Cost per Click (CPC). |
Biaya Iklan/Bid (Minimum) | Mulai dari Rp200 per klik iklan. |
2. Biaya Iklan Produk Halaman Rekomendasi
Cara Kerja Iklan | Produk ditampilkan ke pengguna yang sudah pernah melihat produk yang serupa atau terhubung dengan kategori produk tersebut. |
Metode Penagihan | Biaya per Klik atau Cost per Click (CPC). |
Biaya Iklan/Bid (Minimum) | Mulai dari Rp150 per klik iklan. |
3. Biaya Iklan Pencarian Toko
Cara Kerja Iklan | Toko ditampilkan di halaman hasil pencarian Shopee ketika pengguna mencari kata kunci yang relevan dengan nama toko.  |
Metode Penagihan | Biaya per Klik atau Cost per Click (CPC). |
Biaya Iklan/Bid (Minimum) | Mulai dari Rp5000 per klik iklan. |
4. Biaya Iklan Banner atau Iklan Display
Cara Kerja Iklan | Iklan akan tampil di berbagai halaman Shopee, seperti halaman utama, halaman kategori, dan halaman produk berbentuk banner, cover, header, atau latar belakang. |
Metode Penagihan | Biaya per Klik atau Cost per Click (CPC). |
Biaya Iklan/Bid (Minimum) | Mulai dari Rp5000 per klik iklan. |
5. Biaya Iklan Shopee Live
Cara Kerja Iklan | Saat seller memulai live Shopee, notifikasi pop-up akan tampil di bagian menu Shopee Live pengguna ketika mereka buka aplikasi. |
Metode Penagihan Biaya Iklan | Berdasarkan durasi tayang. |
Biaya Iklan/Bid (Minimum) | Mulai dari Rp10 ribu per jam siaran langsung. |
Cara Menghitung Biaya Iklan di Shopee
Meski biaya iklan Shopee nggak satu-satunya penentu kesuksesan iklan, tapi kalau perhitungan modalnya tepat dijamin deh peluang iklan dilirik calon pembeli juga makin besar.
Supaya lebih mudah, ada dua cara yang bisa kamu lakukan untuk hitung modal biaya iklan Shopee:
1. Metode Top-Down
Metode top-down adalah cara hitung biaya iklan harian per produk berdasarkan omzet harian.
Kalau kamu brand owner, reseller, atau IMERS yang suka perhitungan dalam bentuk persentase, metode ini cocok untuk kamu pakai. Begini rumusnya:
Modal Iklan Harian Per Produk = Omzet Harian per Produk x % Alokasi Modal Harian (Take Rate).
Untuk tahu omzet harian per produk, pakai rumus berikut:
Omzet Harian per Produk = Total Pembayaran Pembeli x Rata-rata Penjualan Organik Produk pe Hari.
2. Metode Bottom-Up
Jika kamu penjual baru di Shopee dengan produk iklan yang tidak banyak, kamu bisa pakai metode bottom-up, yaitu cara menghitung modal harian iklan per produk berdasarkan laba bersih.
Begini rumus untuk menghitung modal biaya iklan:
Modal Iklan Harian per Produk = Laba Bersih per Produk x Rata-rata Penjualan Produk per Hari x % Biaya Iklan dari Laba Bersih
Simulasi Hitung Biaya Iklan di Shopee yang Terbatas
Kira-kira berapa biaya periklanan harian di Shopee jika budget iklan terbatas?
Nah, bagi bisnis owner, reseller, atau IMERS yang belum punya modal besar untuk ngiklan, Shopee merekomendasikan untuk pasang modal setidaknya Rp50 ribu untuk tiap produk iklan.
Strategi efektif agar iklan Shopee bikin jualan laris, pilihlah produk yang potensi penjualannya lebih tinggi jika diiklankan, misalnya produk-produk best seller.
Contoh perhitungannya, kamu menjalankan iklan pencarian produk dengan budget Rp50 ribu. Kamu bisa pasang harga bid Rp200 per klik iklan. Jadi, jika dihitung maka:
Modal Harian : Harga Bid = Jumlah Klik
Rp50.000 : Rp200 = 250 jumlah klik
Berarti jika pasang iklan Rp50.000, maka kemungkinan ada 250 orang yang akan klik iklan kamu. Dari 250 orang ini kamu bisa meraih penjualan jika aspek beriklan lainnya juga maksimal.
Tips Agar Biaya Iklan Shopee Bisa Maksimal
1. Tentukan Modal Iklan dari AwalÂ
Membuat anggaran iklan itu penting banget agar tidak boncos karena terlalu boros mengeluarkan dana. Kalau modal iklan udah ditentukan dari awal, kamu jadi lebih tahu batasan dalam beriklan.
2. Pahami Target Market
Meskipun strategi budget iklan udah diatur sedemikian maksimal, tapi jika target audiens nya salah, maka pasti percuma dong!
Karena itu, sebelum setting iklan Shopee pastikan kamu udah benar-benar tahu siapa segmentasi pasar yang bakal tertarik sama produk kamu.
3. Buat Konten Iklan yang Menarik
Semakin menarik konten iklan, semakin besar juga kemungkinan dapat lirikan dari pengguna. Terutama jika kamu menjalankan iklan banner yang tentunya butuh kreativitas.
4. Pasang Periode Iklan
Untuk menjaga pengeluaran iklan tetap berada di batas modal harian yang kamu atur, aktifkan juga fitur biaya-per-klik otomatis sebelum running iklan di Shopee.
5. Sesuaikan Harga Bid
Khusus bagi kamu yang masih pemula, jangan buru-buru pasang harga bid yang tinggi. Di awal beriklan, kamu bisa pasang bid yang paling rendah dulu, ya!
Nanti, setelah iklan banyak dilihat pembeli, baru deh kamu bisa menaikkan harga bid nya.
6. Pakai Jasa Optimasi Shopee di Everpro
Tips terakhir ini untuk kamu yang mau segala proses beriklan dan aktivitas jualan di Shopee jadi lebih praktis, yaitu dengan pakai layanan Marketplace Enabler Everpro.
Kalau dibayangkan, mengelola toko Shopee seorang diri tentu bikin pusing tujuh keliling. Mulai dari mengatur strategi iklan, bikin konten iklan, sampai mengatur tampilan toko yang menarik.
Tapi, sekarang kamu nggak perlu khawatir lagi karena ada layanan Marketplace Enabler Everpro yang bantu kamu kelola toko Shopee termasuk urusan optimasi.
Masih bingung tentang cara ningkatin penjualan di Shopee? Tenang, MPEnabler Evepro juga bakal mempertemukan kamu dengan mentor yang udah berpengalaman jualan di Shopee.
Kalau ada masalah teknis, juga ada customer service yang siap bantu kamu tuntaskan segala kendala yang ada.
Udah ada 150+ brand yang percaya untuk kelola tokonya bareng Everpro. Sekarang, giliran toko kamu yang dibikin makin menarik dan dilirik banyak pelanggan.
Lagi ada banyak promo di MPEnabler. Ada harga spesial 2,5 juta untuk berlangganan dan juga diskon 30% khusus Ramadan. Batasnya cuma sampai 31 Maret, lho!
Tunggu apa lagi yuk daftar sekarang di layanan Marketplace Enabler Evepro! Dijamin deh #PakaiEverproPastiCuan!