everpro

Keren Banget! 4+ Contoh Landing Page UMKM yang Sukses

Ingin membuat landing page untuk UMKM kamu? Yuk, simak artikel contoh landing page UMKM sampai habis dan dapatkan inspirasinya!

Bisnis-bisnis, termasuk UMKM, sering memanfaatkan landing page sebagai elemen kunci dalam strategi pemasaran melalui Google Ads.

Tujuannya adalah untuk menjangkau pasar yang sesuai dan meningkatkan omset.

Dengan merancang landing page yang efektif, bisnis dapat menarik perhatian calon pelanggan, memberikan informasi yang relevan, dan mendorong tindakan pembelian.

Fungsi Landing Page

Fungsi dari landing page sendiri antara lain:

  1. Landing page menyediakan tawaran yang menjadi fokus pelanggan, bukan hanya fokus pada perusahaan.
  2. Dalam kampanye, landing page merupakan saran dan promosi yang bebas dari berbagai gangguan.
  3. Sesuai dengan segmentasi pasar, landing page muncul untuk calon pelanggan atau pengunjung yang mengunjungi situs tertentu.
  4. Untuk mengumpulkan informasi yang lebih spesifik mengenai calon pelanggan, fungsi landing page sangat penting.
  5. Sebagai jembatan, landing page menghubungkan calon pelanggan dengan situs transaksi atau penawaran utama yang menampilkan produk.

4 Contoh Landing Page UMKM

1. Mad Bagel

contoh landing page umkm
Sumber: mad-bagel.sirclo.me

Brand makanan yang berkembang di pasaran bisa menjadi salah satu wajah UMKM di sektor kuliner. Prima Hayuningputri dan Anika Miranti mendirikan dan memimpin Mad Bagel, sebuah brand makanan.

Keduanya merupakan pegiat UMKM yang memulai bisnisnya di tengah pandemi COVID-19. Mad Bagel telah membuka sekitar tujuh cabang toko, menunjukkan pertumbuhan yang positif.

Contoh landing Page makanan ini menampilkan desain menarik dengan penggunaan warna cerah dan gambar berkualitas. Halaman Mad Bagel menyajikan informasi yang sangat informatif, seperti daftar menu, harga, dan lokasi.

Halaman tersebut memanfaatkan media sosial dengan baik, terlihat dari keberadaan ikon WhatsApp di bagian bawah halaman.

Ini memberikan kemudahan bagi pengunjung untuk melakukan pemesanan atau mengajukan pertanyaan mengenai menu yang tersedia di Mad Bagel.

Dengan demikian, Mad Bagel memberikan contoh bagaimana UMKM dapat membangun kehadiran online yang efektif untuk meningkatkan jangkauan dan interaksi dengan pelanggan potensial.

2. Ederra Indonesia

contoh landing page umkm
Sumber: ederra.id

Berikutnya, Ederra, sebuah UMKM lokal, mengkhususkan diri dalam produksi busana muslim. Ederra menawarkan beragam koleksi busana, termasuk kerudung, scarf, tunic, dress, dan lain sebagainya.

Ederra merancang landing page-nya dengan menarik, menggunakan warna putih dan merah bata yang sederhana, serta menampilkan gambar-gambar berkualitas.

Contoh landing page produk fashion ini menyajikan informasi yang cukup informatif, mencakup daftar produk, harga, dan ukuran.

Dengan tata letak yang baik, halaman ini memiliki call to action yang jelas melalui tombol “Shop Now“.

Dengan demikian, Ederra memberikan contoh bagaimana UMKM di bidang busana dapat memanfaatkan marketplace dan mendesain landing page yang menarik serta fungsional untuk menarik perhatian konsumen.

3. Brodo Indonesia

contoh landing page umkm
Sumber: bro.do

Salah satu UMKM yang berhasil menaikkan prestasinya adalah Brodo Indonesia, yang mampu mencapai kesuksesan dengan mengoptimalkan teknologi.

Desain landing page Brodo memiliki kesan eksklusif dengan penggunaan warna hitam dan font berwarna putih, mirip dengan landing page brand luar negeri.

CTA “Find Here” mengarahkan pengguna untuk mencari produk Brodo sesuai dengan kebutuhan mereka.

Gambar produk Brodo memiliki kualitas tinggi dan fitur Zoom untuk memperjelas bahan serta sudut pandang produk dari berbagai sisi.

Setiap produk Brodo disertai dengan foto dan penjelasan mengenai prosedur Retur Produk, sehingga memudahkan pengguna untuk memahami dan melakukan retur produk.

Dengan demikian, Brodo Indonesia menunjukkan bagaimana pemanfaatan teknologi dan desain landing page yang eksklusif dapat mendukung kesuksesan UMKM.

4. PT Ika Indo Industri Karbonik

contoh landing page umkm
Sumber: ikaindo.com

Usaha kecil menengah (UMKM) yang berbasis di Medan, Sumatera Utara, fokus pada ekspor karbon aktif berkualitas dari batok kelapa, yang digunakan sebagai alat penyaringan air minum.

Saat ini, UMKM ini telah berhasil melakukan ekspor ke berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Eropa, dan Cina.

Meskipun desain landing page yang digunakan tergolong sederhana dengan warna dasar putih, halaman ini menggunakan CTA “Learn More” untuk mengajak pengguna memperoleh informasi lebih lanjut tentang produk yang ingin dibelinya.

Dengan sederhana namun efektif, landing page tersebut membantu UMKM untuk menjangkau pasar internasional dan menyampaikan pesan mengenai produk ramah lingkungan yang dihasilkannya.

9 Elemen yang Harus Ada di Landing Page

1. Headline dan Subheadline

Dalam struktur landing page, headline berperan sebagai elemen teratas untuk menarik perhatian calon pelanggan dan mendorong mereka untuk mengeksplorasi lebih rinci.

Analogi dengan judul artikel dalam berita, headline dirancang mencolok dengan ukuran font besar.

Sebagai perpanjangan, pentingnya headline dalam landing page mirip dengan judul artikel yang memicu rasa ingin tahu, sedangkan subheadline memberikan penjelasan singkat tentang manfaat produk atau jasa kamu.

2. Social Proof

Dengan sederhana, sosial proof menjadi bukti bahwa banyak orang telah menggunakan atau mempercayai produk atau jasa kamu.

Berbagai bentuknya termasuk pendapat ahli, wawancara video, jumlah pengguna, klien, dan logo perusahaan yang bermitra dengan kamu.

Meskipun kamu hanya menjual produk dan belum bermitra dengan perusahaan, kamu tetap bisa menampilkan jumlah pengguna dan rating produk.

Keseluruhan, sosial proof berfungsi sebagai bukti meyakinkan bagi pengunjung bahwa produk atau layanan kamu patut dicoba, dan transparansi ini memperkuat keyakinan dalam memilih apa yang kamu tawarkan.

3. Masalah dan Solusi

Tidak semua menyadari masalah yang dihadapi, maka penting untuk sadarkan mereka.

Dengan landing page yang efektif, tujuan kamu adalah membuat pembaca merasa terhubung dengan masalah yang dihadapi, menggunakan cerita atau daftar masalah.

Setelah teridentifikasi dengan masalah, perkenalkan produk kamu sebagai solusi yang cocok.

Pastikan masalah yang diungkap relevan dan dialami oleh target pelanggan agar terhubung dengan produk atau layanan yang kamu tawarkan.

4. Deskripsi Singkat Bisnis

Kamu dapat membagikan latar belakang bisnis menarik di sini. Meskipun opsional, keputusan untuk mencantumkannya dalam struktur landing page sepenuhnya terserah kamu.

Jika kamu memilih untuk melibatkannya, sertakan profil bisnis secara singkat, memberikan nilai tambah pada landing page, seperti nilai yang ingin kamu berikan atau pengalaman bertahun-tahun menangani berbagai klien.

Hindari penulisan yang terlalu panjang dan bertele-tele, karena hal ini dapat menjadi bumerang.

Copywriting landing page yang terlalu panjang dapat membuat struktur kehilangan daya tarik, mungkin membuat pembaca memilih untuk meninggalkan halaman tersebut.

5. Manfaat Produk atau Layanan

Meski produk kamu dianggap sebagai solusi bagi masalah-masalah yang dibahas, calon pelanggan mungkin masih ragu-ragu.

Untuk memperkuat keyakinan mereka, sampaikan penjelasan mengenai manfaat dan kelebihan produk atau jasa kamu. Informasi ini krusial, karena calon pelanggan perlu pemahaman yang jelas.

Tanpa pengetahuan mengenai manfaat, mereka bisa merasa ragu atau mempertimbangkan kembali keputusan untuk membeli.

Sebagai contoh, jika kamu mencari jasa pengelolaan akun Instagram bisnis, pahami manfaatnya seperti mendapatkan konten kreatif yang menarik pelanggan dan meningkatkan branding bisnis.

6. Testimoni Positif Pelanggan

Untuk membangun kepercayaan calon pelanggan, tidak hanya penjelasan penjual yang penting, melainkan juga testimoni dari pengguna lain.

Dalam bisnis online, testimoni memiliki peran krusial sebagai faktor pertimbangan sebelum pelanggan membuat keputusan pembelian.

Analoginya, saat berbelanja di marketplace, rating dan testimoni pembeli sebelumnya menjadi faktor penting selain deskripsi dan harga produk.

7. Foto atau Video Produk/Layanan

Perkaya struktur landing page dengan menambahkan foto atau video yang jelas memperlihatkan keaslian produk atau kualitas layanan. Kamu dapat mengambil foto-foto dari postingan Instagram atau marketplace kamu.

Pastikan pengguna terpikat dengan foto atau video yang menarik perhatian.

8. Penawaran Khusus

Calon pembeli selalu berminat pada promo dan garansi. Untuk menarik perhatian, tambahkan penawaran khusus seperti potongan harga dan sejenisnya. Pastikan promo memiliki batas waktu untuk mendorong pembelian segera.

Beberapa penjual juga menyertakan garansi, misalnya 30 hari tanpa syarat, sebagai bentuk keyakinan pada kualitas produk. Pemberian garansi akan memberikan rasa aman kepada calon pembeli, mendorong mereka untuk melakukan transaksi.

9. Call to Action

Setelah melalui proses di atas, masukkan call to action dalam struktur landing page untuk mengarahkan calon pelanggan melakukan tindakan, seperti pembelian atau konsultasi.

Pemilihan tempat yang strategis membantu mengurangi waktu calon pelanggan yang harus melakukan scroll untuk menemukan tombol tersebut.

Sampai juga di akhir artikel pembahasan mengenai contoh landing page UMKM kali ini. Semoga bermanfaat untuk kamu yang ingin memulai usaha bisnis.

Jangan lupa untuk share artikel ini ke media sosialmu dan nantikan artikel selanjutnya yang pastinya menarik dan informatif hanya di Everpro, ya!

Benefit Everpro Funnel Landing Page Builder

Ingin memiliki landing page yang keren dan sukses seperti contoh UMKM di atas? Sini cobain Everpro Funnel Landing Page Builder yang bisa buat landing page kamu menarik perhatian pelanggan!

  • Load time landing page cepat
  • Sub Domain & hosting page bisa dicustom dan GRATIS.

Daftar sekarang juga dan buat landing page yang keren dan sukses bersama Everpro Funnel Landing Page Builder!

Daftar Sekarang

Safira Rasendriya

Safira Rasendriya

SEO Content Writer yang memiliki minat di digital marketing dan bisnis. Dengan latar belakang pendidikan dalam bidang Digital Marketing, saya telah mengembangkan keterampilan menulis yang kuat. Saya percaya bahwa kombinasi antara kreativitas dan optimasi dapat menyampaikan pesan dengan cara yang menarik dan informatif.
Share:
Everpro

Yuk, Dapatkan Promo dan Penawaran Istimewa dari Berbagai Layanan Everpro untuk Tingkatkan Bisnismu! 

Artikel Lainnya